Tuxedo Rilis Mini PC Nano Pro Gen15 Berbasis Intel Core Ultra X7 358H dan Linux Preinstalled

Produsen komputer asal Jerman yang dikenal dengan ekosistem sistem operasi sumber terbuka (open-source), Tuxedo Computers, kembali memperluas lini produknya dengan mengumumkan kehadiran Tuxedo Nano Pro Gen15. Perangkat mini PC ringkas ini ditenagai oleh prosesor generasi terbaru Intel Core Ultra X7 358H berarsitektur Panther Lake, lengkap dengan dukungan pengolah grafis terintegrasi (iGPU) Intel Arc B390 yang mumpuni.

Secara peruntukan, Nano Pro Gen15 dirancang sebagai workstation mini yang menyasar kalangan developer, penggiat home lab, serta pengguna yang mendambakan sistem komputasi lokal, aman, dan berdaulat (sovereign) untuk menjalankan Large Language Models (LLM). Kendati demikian, Tuxedo juga memastikan bahwa perangkat ini sangat handal digunakan sebagai mini PC gaming bebas ribet, berkat dukungan grafis Intel yang telah terintegrasi secara optimal ke dalam kernel Linux pada sistem operasi bawaan mereka, TuxedoOS.
Dari segi fisik, Nano Pro Gen15 tampil sangat ringkas dengan dimensi hanya 110 × 117.5 × 49 mm. Menggunakan material sasis berbahan plastik, Tuxedo tetap mempertahankan filosofi desain yang ramah perbaikan (repair-friendly). Pengguna hanya perlu membuka empat buah baut untuk mengakses komponen internal, di mana slot RAM, media penyimpanan (storage), dan kartu jaringan nirkabel dirancang agar mudah ditingkatkan (upgradeable).




Performa Tangguh dan Konektivitas Modern
Untuk menyuplai daya, Tuxedo menyertakan adaptor daya eksternal 120 W melalui sambungan barrel adaptor, meskipun pabrikan belum merinci batasan daya maksimum (max TDP) dari prosesor Intel yang terpasang di dalamnya.
Sektor konektivitas pada Nano Pro Gen15 tergolong sangat modern dan lengkap untuk ukuran sebuah mini PC. Perangkat ini sudah dibekali teknologi nirkabel terkini seperti Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6, serta dukungan jaringan kabel lewat keberadaan dual 2.5 GbE LAN ports.
Tata letak port eksternal juga dirancang fungsional. Pada bagian belakang bodi, tersedia port daya DC-in, dua port 2.5 GbE, dua port USB 3.2 Gen 2 Type-A, serta dua port HDMI yang mendukung standar HDMI 2.1 pada platform Windows, sementara untuk sistem operasi Linux sementara waktu masih dibatasi pada standar HDMI 2.0b.
Sementara itu, pada panel bagian depan, terdapat satu port USB4, satu port USB 3.2 Gen 2×2 Type-C dengan dukungan DP 1.4a Alt Mode, satu port USB 3.2 Gen 2 Type-A, serta audio combo jack 3.5 mm. Melalui kombinasi port USB Type-C dan HDMI tersebut, Nano Pro Gen15 diklaim mampu mendukung penggunaan hingga empat layar monitor secara bersamaan (four simultaneous displays).


Konfigurasi Memori, Penyimpanan, dan Harga
Tuxedo Nano Pro Gen15 hadir dengan konfigurasi memori standar 16 GB RAM DDR5-7200 yang berjalan dalam mode dual-channel. Untuk ekspansi penyimpanan, tersedia dua slot M.2 SSD yang masing-masing berukuran 2242 dan 2280.
Dalam konfigurasi dasar yang dibanderol mulai dari 1.749 euro (sekitar Rp29,7 jutaan), perangkat ini sudah dipasangkan dengan SSD NVMe WD Blue SN5100 berkapasitas 500 GB. Bagi pengguna yang membutuhkan kapasitas lebih besar, Tuxedo menyediakan opsi peningkatan memori: upgrade ke RAM 32 GB dikenakan biaya tambahan sebesar 192 euro, konfigurasi 64 GB seharga 462 euro, hingga opsi maksimal 128 GB RAM yang memerlukan tambahan biaya sebesar 1.742 euro.


Sumber: Tuxedo Computers








