NVIDIA Bantah Rumor Penghentian Produksi RTX 5090, Akui Pasokan Cip Sedang Tersendat

NVIDIA akhirnya angkat bicara menanggapi rentetan rumor yang menyebutkan bahwa produksi kartu grafis unggulan mereka, GeForce RTX 5090, telah dihentikan secara sepihak. Jeff Fisher, Wakil Presiden Senior Bisnis Komputasi Pribadi NVIDIA, secara tegas membantah kebenaran rumor tersebut kepada media Taiwan usai perhelatan acara peluncuran RTX Spark di Taipei pada 16 Oktober lalu.
Gelombang spekulasi ini pertama kali mencuat pekan lalu ketika sejumlah pembocor (leakers) dan situs teknologi BenchLife mengklaim bahwa NVIDIA telah menghentikan alokasi silikon GB202 untuk RTX 5090, yang mengakibatkan para mitra perakit (board partners) tidak lagi menerima pasokan cip tersebut. Situasi di kalangan gamer dan antusias PC semakin memanas setelah kartu grafis kelas atas ini seolah lenyap dari etalase marketplace resmi NVIDIA serta menghilang dari rak-rak toko ritel besar seperti Micro Center.
Meredam kepanikan pasar, Fisher memberikan klarifikasi langsung mengenai kondisi rantai pasokan.
“Rantai pasokan (kapasitas) kami saat ini memang agak terkendala, namun NVIDIA tengah mengerahkan seluruh kemampuan untuk membawa produk ke pasar. Meskipun ada varian lain dari (cip) RTX 5090, produk ini dipastikan tidak dihentikan produksinya. NVIDIA akan terus mengirimkannya, dan hal ini sangat penting,” tegas Fisher, sebagaimana diterjemahkan dari laporan media lokal 4Gamers.

Masalah Industri Global dan Dampak Harga di Pasaran
Lebih lanjut, Fisher mengungkapkan kepada Central News Agency (CNA) bahwa krisis pasokan ini sejatinya merupakan masalah global yang memengaruhi seluruh industri teknologi, bukan sekadar kendala internal NVIDIA. Ia juga menegaskan komitmen perusahaan dengan menyatakan bahwa NVIDIA tidak akan bisa mencapai posisinya yang sekarang tanpa kontribusi masif dari lini GeForce.
Kendati telah memberikan bantahan resmi, komentar Fisher belum memberikan kepastian mengenai kapan para mitra akan kembali mendapatkan pasokan cip GB202 segar. Selain itu, sebutan “varian lain” yang dilontarkannya memicu spekulasi lanjutan—mengingat silikon GB202 saat ini juga menjadi jantung penggerak untuk kartu grafis kelas workstation kelas atas seperti RTX PRO 6000 dan RTX PRO 5500.
Di tengah ketidakpastian pasokan ini, kondisi di pasar ritel kian liar. Saat ini, GeForce RTX 5090 sangat sulit ditemukan di kisaran harga ritel resmi (MSRP) sebesar $1.999. Efek kelangkaan barang ini telah memicu lonjakan harga yang ekstrem, di mana beberapa daftar penjualan di e-commerce seperti Amazon dan Newegg terpantau telah menembus angka lebih dari $8.000 per unit. Mengingat adanya kendala pasokan yang diakui langsung oleh eksekutif NVIDIA, harga selangit dan kelangkaan stok ini kemungkinan besar masih akan membayangi konsumen selama beberapa waktu ke depan.
Sumber: 4Gamers, Central News Agency (CNA)








