ASUS Rilis Kartu Grafis Intel Arc Perdananya, UGen Arc Pro B70 32 GB untuk Akselerasi AI

ASUS secara diam-diam telah mendaftarkan UGen Arc Pro B70 32 GB di situs web resminya, menjadikannya sebagai kartu grafis berbasis arsitektur Intel Arc pertama dari pabrikan tersebut. Sebelumnya, ASUS diketahui absen merilis seri konsumen dari generasi Alchemist maupun Battlemage. Terakhir kali ASUS memproduksi kartu grafis diskrit rancangan Intel adalah seri Iris Xe DG1-4G berpendingin pasif pada tahun 2021 silam.
Menariknya, ASUS tidak memasukkan produk ini ke dalam lini kreator ProArt andalannya, melainkan menempatkannya di bawah payung merek akselerator kecerdasan buatan, UGen AI. Penempatan ini menjadikannya satu keluarga dengan perangkat akselerator UGen300 USB AI yang sempat dipamerkan ASUS pada ajang CES 2026 lalu.
Sejauh ini, pihak ASUS belum mengumumkan jadwal rilis maupun harga resminya ke publik. Sebagai perbandingan, Intel sendiri telah meluncurkan Arc Pro B70 dengan harga referensi perdana $949 pada bulan Maret lalu, meskipun kini harga eceran di pasar Amerika Serikat terpantau melonjak mendekati angka $1.300.


Spesifikasi Gahar “Big Battlemage” dan Dukungan VRAM Skala Besar
Kartu grafis ASUS ini ditenagai secara penuh oleh cip silikon “Big Battlemage” BMG-G31, mengemas 32 core Xe2, 256 mesin XMX, serta memori GDDR6 ECC berkapasitas 32 GB pada bus 256-bit yang sanggup menyemburkan bandwidth memori hingga 608 GB/s.
Di atas kertas, ASUS mematok boost clock kartu ini di angka 2.800 MHz dengan klaim performa AI yang sanggup mencapai 367 INT8 TOPS. Guna menopang kinerja setinggi itu, ASUS mengonfigurasi batas daya perangkat (board power) hingga 290 W. Angka ini menyentuh batas tertinggi dari rentang daya 160-290 W yang ditetapkan Intel untuk seri B70 (di mana daya standar referensinya hanya dipatok pada 230 W).
Untuk sektor pendinginan, UGen Arc Pro B70 mengandalkan desain pendingin blower dua slot (dual-slot blower) yang ideal untuk lingkungan server dan workstation padat. ASUS juga menyoroti kapabilitas skalabilitasnya, di mana empat unit kartu grafis ini dapat dioperasikan sekaligus secara paralel untuk menghasilkan total VRAM gabungan sebesar 128 GB. Kapasitas masif ini diklaim cukup mumpuni untuk menjalankan berbagai model bahasa besar (Large Language Models / LLM) dengan parameter hingga mencapai 120 miliar.
Kehadiran ASUS di ranah Arc Pro B70 ini akan meramaikan peta persaingan melawan sejumlah pabrikan lain seperti ASRock, Sparkle, dan Maxsun yang telah lebih dulu merilis varian B70 mereka di pasaran. Pada akhirnya, strategi penetapan harga dari ASUS akan menjadi kunci utama yang menentukan daya saing varian UGen ini di hadapan para konsumen.
Sumber: ASUS








