Alat Baru Mungkinkan Pengguna Edit dan Muat VBIOS Kustom di GPU GeForce RTX Tanpa Flashing

Seorang pengembang yang dikenal dengan nama pengguna Panchovix baru-baru ini merilis tiga alat inovatif yang memungkinkan para pemilik kartu grafis NVIDIA GeForce RTX seri 50, RTX 40, dan RTX 30 untuk menjalankan VBIOS yang telah dimodifikasi tanpa perlu menulis apa pun secara permanen ke dalam cip flash perangkat.
Alat pertama adalah sebuah VBIOS editor yang tersedia untuk sistem operasi Windows dan Linux. Alat ini mampu mengubah berbagai parameter krusial seperti batas daya (power limits), batas maksimal tegangan (voltage ceilings), batas arus (OCP), profil kipas, hingga rentang offset inti dan memori. Mengingat file gambar (ROM) yang telah diedit ini mempertahankan tanda tangan digital (signature) asli NVIDIA yang sudah tidak lagi cocok, ROM tersebut tidak dapat di-flash secara konvensional menggunakan alat nvflash. Sebagai catatan, meskipun alat patch sebelumnya sempat berhasil membongkar kunci signature BIOS NVIDIA untuk crossflashing pada tahun 2023, pendekatan baru ini sepenuhnya melewati proses flashing fisik.
Untuk menerapkan modifikasi tersebut, Panchovix menghadirkan program pemuat (loader) khusus. Pada sistem Windows, loader ini akan menyimpan gambar VBIOS yang telah diedit ke dalam registry key milik pengandar (driver) GPU. Setiap kali perangkat dinyalakan, driver akan membaca registry tersebut dan menjadikannya sebagai prioritas penimpa (override), sehingga pengguna hanya perlu melakukan restart cepat pada GPU. Sementara itu, untuk sistem Linux, loader beroperasi dengan menambal (patching) modul kernel terbuka NVIDIA sehingga firmware GSP dapat berjalan menggunakan gambar kustom sejak awal. Sejauh ini, distro Fedora 43 menjadi satu-satunya varian Linux yang telah diuji coba pada perangkat keras nyata.



Lonjakan Batas Daya Hingga 800 Watt pada RTX 5090
Tangkapan layar yang dibagikan oleh pengembang menunjukkan bagaimana modifikasi ini bekerja dalam skenario nyata. Pada sebuah ROM yang tampaknya merupakan milik RTX 5090 Founders Edition, batas daya papan (board power) berhasil dinaikkan dari 600 W menjadi 700 W, sementara batas tegangan NVVDD dan MSVDD didongkrak dari 1.110 mV menjadi 1.150 mV. Pada ROM RTX 4090, batas daya berhasil dinaikkan dari 666 W menjadi 750 W, dengan rentang offset inti yang digandakan menjadi +2.000 MHz. Pengecekan melalui nvidia-smi kemudian mengonfirmasi bahwa batas daya kartu tersebut melonjak dari 550 W menjadi 671 W.
Dalam pengujian mandiri sang pengembang, modifikasi ekstrem ini bahkan mampu mendorong batas daya RTX 5090 hingga mencapai 800 W. Model lain seperti RTX 5080 mengalami peningkatan dari 360 W menjadi 500 W, sementara RTX 5060 Ti naik dari 185 W menjadi 300 W. Kendati demikian, timing memori tidak dapat diubah karena kartu grafis membacanya langsung dari cip flash. Selain itu, GPU RTX seri 40 versi laptop saat ini masih belum mendukung fitur modifikasi ini.


Ancaman Pemblokiran dari NVIDIA dan Risiko Penggunaan
Untuk menjalankan loader versi Windows, pengguna mewajibkan penggunaan driver versi 616.56 atau yang lebih baru. Syarat ini cukup menarik, mengingat NVIDIA sebelumnya telah memblokir celah pembuka batas daya RTX 50 milik aplikasi mVolt+ melalui pembaruan driver pada bulan Agustus lalu. Mengingat loader baru ini menuliskan nilai registry yang persis sama dengan yang digunakan oleh mVolt+ untuk memuat VBIOS, belum diketahui secara pasti apakah NVIDIA juga berencana untuk menutup jalur modifikasi ini di masa mendatang.
Secara lisensi, kedua program loader dirilis dengan basis sumber terbuka (open source), sementara repositori GitHub untuk program editor mencantumkannya sebagai aplikasi biner sumber tertutup (closed-source binaries).
Meningkatkan batas daya dan tegangan di luar spesifikasi pabrik tentu membawa risiko kerusakan perangkat keras yang sangat nyata. Oleh karena itu, para pengguna yang berencana untuk mencoba metode ini sangat disarankan untuk selalu menyimpan salinan orisinal ROM mereka, serta melakukan tahap pengujian awal pada kartu grafis sekunder yang tidak terhubung langsung untuk menampilkan output ke monitor.
Sumber: Panchovix on Reddit, VBIOS Editor (GitHub), VBIOS Loader Windows (GitHub), VBIOS Loader Linux (GitHub)








