Microsoft Rilis Pembaruan Kumulatif Windows 11 KB5127648 dan KB5126653 untuk Patch Tuesday Oktober 2026

Microsoft resmi merilis pembaruan kumulatif Windows 11 berkode KB5127648 dan KB5126653 dalam siklus Patch Tuesday periode Oktober 2026. Pembaruan ini ditujukan bagi pengguna Windows 11 versi 26H2, 25H2, 24H2, serta 23H2 guna menambal berbagai celah keamanan, memperbaiki bug sistem, sekaligus menghadirkan sejumlah fitur baru.
Pembaruan bulan ini bersifat wajib (mandatory update) karena membawa patch keamanan krusial untuk menutup ratusan kerentanan yang ditemukan pada bulan-bulan sebelumnya. Pengguna dapat langsung mengunduh dan memasang pembaruan ini melalui menu Start > Settings > Windows Update, lalu memilih opsi Check for Updates. Selain melalui mekanisme pembaruan otomatis, paket instalasi offline juga telah tersedia untuk diunduh secara manual melalui halaman Microsoft Update Catalog.
Sebagai rilis Patch Tuesday kesepuluh di tahun 2026, pembaruan KB5127648 dibangun di atas basis kode versi 24H2. Hal ini berarti pengguna Windows 11 versi 25H2 maupun 26H2 akan menerima paket pembaruan serta daftar perbaikan yang sepenuhnya identik tanpa adanya perbedaan fitur eksklusif di antara versi-versi tersebut.
Peningkatan Fitur File Explorer, Dukungan Emoji 17.0, dan Kustomisasi
Pada pembaruan Oktober 2026 ini, Microsoft menyertakan sejumlah penyempurnaan pada File Explorer. Salah satu perubahan utamanya adalah penyesuaian cara preview pane menangani berkas yang diunduh dari internet. Untuk berkas berformat HTML, kini tersedia tombol Preview anyway yang memungkinkan pengguna menyetujui peringatan keamanan sebelum melihat pratinjau berkas. Sementara itu, berkas non-HTML seperti dokumen PDF kini akan langsung ditampilkan secara otomatis di preview pane.
Masih di bagian File Explorer, halaman Home kini dapat menyimpan status bagian kategori yang sedang dibuka (expanded) atau ditutup (collapsed), sehingga pengguna dapat melanjutkan aktivitas terakhirnya dengan lebih konsisten. Microsoft juga meningkatkan keandalan pratinjau thumbnail untuk berkas berbasis cloud pada Details pane, sekaligus menata ulang tata letaknya agar properti berkas lebih mudah ditinjau sekilas. Selain itu, bug yang sempat menyebabkan isi address bar terhapus secara tiba-tiba saat pengguna mengklik sisi kanan untuk masuk ke mode edit kini telah diperbaiki.
Dari sisi komunikasi visual, pembaruan ini menambahkan dukungan standar Emoji 17.0 yang mencakup berbagai karakter baru seperti wajah terdistorsi (distorted face), kepulan awan pertarungan (fight cloud), hingga makhluk berbulu (hairy creature). Pengguna dapat mengaksesnya dengan menekan pintasan tombol Windows + . untuk membuka panel emoji. Sejumlah desain emoji lama—seperti saluting face, face with peeking eye, angsa, bunga teratai, dan kissing cat—juga turut dipoles ulang demi menjaga konsistensi tampilan lintas platform.
Pada sektor antarmuka dan personalisasi, Microsoft memperkenalkan Tips Widget baru yang menyajikan panduan singkat seputar fitur-fitur Windows. Widget ini dapat ditambahkan melalui Widgets board maupun dipasang langsung pada Lock screen melalui menu pengaturan. Halaman Personalization > Background di menu Settings juga mendapat serangkaian peningkatan stabilitas, mulai dari dukungan format gambar DIB sebagai latar belakang desktop, perbaikan resolusi pratinjau pada monitor berorientasi vertikal (portrait mode), peningkatan keandalan transisi slideshow pada akun pengguna baru, hingga dukungan penuh untuk mempertahankan mode slideshow wallpaper saat menggunakan fitur multiple desktops.
Tak ketinggalan, pembaruan pada komponen Fonts turut membawa dukungan aksara Garay (Unicode 16.0) dan Beria Erfe (Unicode 17.0) ke dalam jenis huruf Ebrima, menjadikannya font Microsoft pertama yang mendukung kedua aksara tersebut. Desain glyph Adlam pada Ebrima juga telah disempurnakan agar selaras dengan standar Unicode terkini.
Optimalisasi Konektivitas Bluetooth, Touchpad, dan Tombol Copilot
Sektor konektivitas Bluetooth mendapatkan perhatian khusus melalui peningkatan stabilitas dan kompatibilitas audio. Kini, ketika pengguna melakukan panggilan suara dan mengatur volume langsung dari tombol fisik aksesori Bluetooth Classic Audio, indikator volume flyout pada antarmuka Windows akan muncul untuk memberikan umpan balik visual. Microsoft juga memperbaiki akurasi status koneksi perangkat yang terputus, menstabilkan halaman pengaturan Bluetooth & devices, serta mengatasi bug di mana tombol toggle radio Bluetooth tetap terlihat aktif meskipun fitur Bluetooth sebenarnya sedang mati.
Untuk kualitas audio nirkabel, pembaruan ini meningkatkan kompatibilitas mikrofon pada perangkat Bluetooth Classic, meningkatkan performa aksesori berbasis LE Audio serta fitur shared audio, dan memperbaiki celah yang sebelumnya dapat memicu system crash dengan kode galat 0x139 saat melakukan streaming audio Bluetooth.
Bagi pengguna laptop, menu pengaturan Touchpad kini dilengkapi dengan dua kontrol gestur tambahan untuk precision touchpad, melengkapi fitur pengaturan kecepatan scroll dan zoom yang sebelumnya dirilis pada pembaruan Juli 2026 (KB5101684). Dua gestur baru tersebut meliputi Single-finger scrolling—yang memungkinkan pengguna menggulir layar secara vertikal cukup dengan satu jari dari tepi kiri atau kanan touchpad—serta Automatic scrolling untuk terus menggulir layar tanpa perlu mengangkat jari dengan cara menahan posisi jari di dekat tepi touchpad.
Fleksibilitas perangkat keras juga ditingkatkan lewat opsi pengaturan baru untuk Copilot key. Pengguna kini diberikan kebebasan untuk memetakan ulang (remap) fungsi tombol fisik Copilot pada papan ketik agar berfungsi sebagai tombol Right Ctrl atau tombol Context Menu. Fitur ini sangat membantu pengguna yang ingin mempertahankan alur kerja pintasan keyboard klasik maupun kebutuhan aksesibilitas.
Pembaruan Fitur Aksesibilitas, Settings, dan Manajemen Sistem
Pada aspek Accessibility, Windows 11 kini memiliki opsi baru bernama Open apps maximized di dalam menu Settings > Accessibility > Visual effects. Ketika diaktifkan, pengaturan ini akan membuat setiap jendela aplikasi langsung terbuka dalam ukuran layar penuh (maximized), sehingga mempermudah pengguna screen reader, fitur pembesar layar, maupun pengguna mode tablet. Selain itu, navigasi pada halaman Bluetooth quick settings menggunakan keyboard, gamepad, atau Narrator juga dibuat lebih responsif. Fitur Magnifier pun turut mendapatkan penyegaran visual berupa pembaruan ikon toolbar serta penyesuaian jarak (padding dan spacing) agar selaras dengan bahasa desain modern Windows 11, tanpa mengubah fungsi kontrol maupun pintasan yang sudah ada.
Sejumlah perbaikan fungsional juga diterapkan pada menu Settings, di antaranya peningkatan keandalan halaman Printers & Scanners, penampilan nomor versi secara langsung di tingkat teratas daftar Installed apps untuk aplikasi terpaket (packaged apps), serta perbaikan kontrol time picker agar konsisten mengikuti format waktu 12 jam atau 24 jam saat mengatur Active hours dan jadwal Night light. Opsi Allow multiple apps to use camera at the same time pada pengaturan kamera juga diperbaiki agar konfigurasinya tetap tersimpan secara permanen. Selain itu, Microsoft menghadirkan fitur Camera roll backup di menu Settings untuk mempermudah pencadangan foto perangkat seluler ke layanan OneDrive secara cepat menggunakan pemindaian kode QR.
Untuk manajemen sistem dan lingkungan korporasi, pembaruan ini membawa beberapa perubahan penting:
- Windows Recovery (WinRE): Penambahan plug-in recovery remote management guna memperluas kapabilitas pengelolaan WinRE bagi penyedia layanan Mobile Device Management (MDM).
- Kiosk Mode: Penonaktifan pintasan
Windows + Tabsaat sistem berjalan pada mode restricted UX kiosk, serta pemblokiran pintasanWindows + AdanWindows + Cpada penggunaan single-app kiosk mode. - Windows Backup: Penghentian ketersediaan fitur PC-to-PC Migration yang sebelumnya digulirkan secara bertahap untuk mentransfer berkas antar-PC secara langsung. Sebagai gantinya, pengguna diarahkan untuk menggunakan aplikasi Windows Backup saat hendak mencadangkan dan memulihkan data ke perangkat PC baru.
- Power and Battery: Peningkatan performa layar dan sistem pada kondisi tertentu di mana laptop yang sedang terhubung ke pengisi daya listrik secara keliru mendeteksi adanya perpindahan status dari daya AC ke mode baterai.
Terkait kendala teknis (known issues), Microsoft menyatakan belum menemukan adanya masalah baru yang muncul akibat instalasi Patch Tuesday bulan ini. Namun, Microsoft mengingatkan bahwa sebagian kecil perangkat PC mungkin masih mengalami kendala suara setelah pembaruan akibat bug lama yang belum sepenuhnya tuntas, di mana masalah tersebut hanya berdampak secara spesifik pada perangkat audio berbasis USB 1.0 dan tidak terjadi secara meluas.
Sumber: Microsoft Support








