ATK Blazing Sky Phantom Hadir sebagai Mouse Gaming Wireless 44 Gram dengan Bodi Carbon Fiber

ATK resmi meluncurkan Blazing Sky Phantom, mouse gaming wireless terbaru yang menggabungkan konstruksi komposit carbon fiber, bobot sangat ringan, serta spesifikasi kelas flagship. Dengan berat hanya 44 gram, mouse ini dirancang untuk pengguna yang mengutamakan pergerakan cepat tanpa harus mengorbankan performa sensor dan konektivitas.
ATK memasarkan Blazing Sky Phantom dengan harga pre-order US$99,98. Setelah periode pre-order berakhir, harga resminya akan meningkat menjadi US$119,98. Mouse ini juga tersedia dalam empat pilihan warna, yaitu Eon (Black), Prime (White), Verge (Blue), dan Dune (Sand).
Bodi Carbon Fiber dengan Bobot Hanya 44 Gram
Salah satu daya tarik utama Blazing Sky Phantom adalah bobotnya yang hanya 44 gram. Untuk mencapai angka tersebut, ATK menggunakan material carbon fiber composite pada bodinya sekaligus menerapkan desain honeycomb pada bagian belakang shell.
Penggunaan lubang-lubang tersebut membantu mengurangi material tanpa harus membuat keseluruhan struktur mouse menjadi terlalu berat. Pendekatan ini memungkinkan ATK mempertahankan konstruksi yang relatif kokoh sekaligus mengejar bobot ekstrem ringan.
ATK juga memperbarui lapisan Nano coating pada permukaan mouse. Lapisan tersebut dirancang untuk memberikan grip yang lebih baik sehingga tangan tetap memiliki kontrol ketika digunakan dalam sesi gaming dengan intensitas tinggi.


Bentuk Simetris dengan Dimensi Lebih Ringkas
Secara desain, Blazing Sky Phantom menggunakan bentuk simetris yang mengingatkan pada sejumlah mouse gaming kompetitif dengan desain ambidextrous.
Namun, ukurannya dibuat lebih kecil. Mouse ini memiliki dimensi 119,7 × 62,5 × 37,3 mm, sehingga lebih ringkas dibandingkan beberapa mouse gaming sekelasnya.
Sebagai perbandingan, Razer Viper V4 Pro yang digunakan sebagai referensi memiliki dimensi 127,1 × 63,9 × 39,9 mm. Dimensi Blazing Sky Phantom yang lebih kecil berpotensi membuatnya lebih mudah digunakan oleh pengguna dengan ukuran tangan maupun gaya grip yang berbeda.
Posisi tombol samping juga dibuat lebih maju pada sisi bodi, sebuah perubahan yang terlihat cukup jelas dibandingkan desain mouse yang menjadi pembanding.

Sensor PixArt PAW 3955 Master hingga 50.000 DPI
Untuk perangkat internal, ATK membekali Blazing Sky Phantom dengan sensor PixArt PAW 3955 Master yang dipadukan dengan Nordic 54LM20 MCU.
Kombinasi tersebut memungkinkan mouse beroperasi dengan polling rate hingga 8 kHz, baik ketika digunakan dalam mode kabel maupun koneksi wireless 2,4 GHz. Sensor tersebut juga menawarkan sensitivitas maksimum hingga 50.000 DPI.
ATK mengklaim mouse ini memiliki latency hanya 0,174 ms. Namun, spesifikasi yang diberikan tidak menjelaskan apakah angka tersebut merujuk pada motion latency atau click latency. Karena itu, angka tersebut perlu dilihat dalam konteks pengujian yang digunakan ATK.
Dukungan polling rate 8 kHz sendiri memungkinkan mouse mengirimkan data posisi ke komputer hingga 8.000 kali per detik. Fitur seperti ini terutama ditujukan bagi gamer kompetitif yang membutuhkan respons input sangat cepat.

Omron Optical Switch dan Raesha Optical Encoder
Pada bagian switch utama, Blazing Sky Phantom menggunakan Omron Optical Switch. Teknologi optical switch tidak menggunakan kontak mekanis konvensional untuk mendeteksi input, sehingga dirancang untuk memberikan ketahanan penggunaan yang lebih tinggi.
Sementara itu, roda scroll menggunakan Raesha Optical Encoder. Penggunaan komponen optical pada switch dan encoder menjadi bagian dari pendekatan ATK untuk meningkatkan daya tahan komponen yang sering digunakan secara intensif.
Kombinasi tersebut membuat Blazing Sky Phantom tidak hanya berfokus pada bobot ringan, tetapi juga pada penggunaan komponen yang ditujukan untuk penggunaan jangka panjang.

Baterai 300 mAh dengan Klaim hingga 200 Jam
Untuk kebutuhan wireless, ATK memasang baterai berkapasitas 300 mAh.
Menurut ATK, baterai tersebut mampu memberikan daya tahan hingga 200 jam ketika mouse digunakan pada polling rate 1 kHz. Namun, angka tersebut akan berkurang secara signifikan ketika polling rate dinaikkan menjadi 4 kHz atau 8 kHz.
Hal ini merupakan konsekuensi umum dari penggunaan polling rate tinggi karena mouse harus mengirimkan data ke receiver jauh lebih sering. Pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai dapat menggunakan 1 kHz, sedangkan gamer yang membutuhkan respons maksimum dapat memilih polling rate lebih tinggi dengan konsekuensi konsumsi daya yang meningkat.

Mendukung Dua Dongle Wireless 8K
ATK menyediakan dua dongle wireless dalam paket Blazing Sky Phantom, yaitu Gem 8K Dongle dan Nano 8K Dongle.
Keduanya mendukung konektivitas dengan polling rate hingga 8 kHz. Kehadiran dua dongle memberikan fleksibilitas tambahan bagi pengguna dalam menempatkan receiver sesuai kebutuhan setup desktop mereka.
Selain koneksi wireless 2,4 GHz, mouse juga mendukung polling rate 8 kHz ketika digunakan melalui koneksi kabel.
Harga ATK Blazing Sky Phantom
ATK menawarkan Blazing Sky Phantom dengan harga US$99,98 selama periode pre-order. Setelah periode tersebut berakhir, harga mouse akan meningkat menjadi US$119,98.
Dengan bobot 44 gram, bodi carbon fiber composite, sensor PixArt PAW 3955 Master, polling rate 8 kHz, optical switch, serta dukungan wireless 2,4 GHz, ATK menempatkan Blazing Sky Phantom pada segmen mouse gaming ringan dengan spesifikasi kelas atas.
Empat pilihan warna yang tersedia juga memberikan variasi yang cukup luas dibandingkan sebagian mouse carbon fiber yang umumnya hanya menawarkan warna hitam atau warna serupa.
Secara keseluruhan, Blazing Sky Phantom menggabungkan tiga karakteristik utama yang semakin banyak dicari pada mouse gaming modern, yaitu bobot sangat ringan, sensor berperforma tinggi, dan konektivitas dengan polling rate tinggi. Dengan harga pre-order di bawah US$100, ATK juga menjadikan harga sebagai salah satu bagian penting dari positioning produk ini.
Sumber: ATK








