News

PCIe 8.0 Targetkan Bandwidth 1 TB/s, Bersiap Tinggalkan Konektor Tradisional?

PCI-SIG baru saja merilis pembaruan terkait standar PCIe 8.0 yang akan datang, dengan draf spesifikasinya kini telah mencapai versi 0.5. Menariknya, aspek paling mengundang rasa penasaran dari pembaruan draf ini bukanlah pada target kinerjanya semata, melainkan eksplorasi teknologi konektor baru untuk mendukung protokol dengan bandwidth super masif tersebut.

Tahun lalu, publik telah mengetahui bahwa PCI-SIG berencana untuk mengimplementasikan raw bit rate 256.0 GT/s dan bandwidth dua arah (bidirectional) sebesar 1 TB/s dalam konfigurasi jalur x16. Awalnya, banyak yang berasumsi bahwa protokol masa depan ini akan terus menggunakan teknologi konektor fisik yang sudah dikenal luas pada pembaruan PCIe sebelumnya.

Namun, tampaknya batas fisik konektor yang ada saat ini berpotensi menjadi faktor penghambat (bottleneck), sehingga memicu pencarian desain konektor pengganti untuk sambungan kelistrikan PCIe tradisional.

Batas Fisik Sambungan Tembaga

Konektor PCIe tradisional yang kita kenal saat ini merupakan sambungan berbasis tembaga dengan hingga 16 jalur (lanes) yang menghubungkan kartu grafis (GPU) ke slot motherboard. Dalam konfigurasi x16 penuh, koneksi fisik ini menyediakan bandwidth maksimum yang dapat disalurkan oleh platform.

Namun, dengan bit rate mentah 256 GT/s, konektor PCIe 8.0 dituntut untuk menyediakan bandwidth dua arah sekitar 1 TB/s—angka ini delapan kali lebih cepat dibandingkan platform PCIe 5.0 yang saat ini digunakan pada CPU dan GPU modern. Hal ini mengindikasikan bahwa lapisan fisik (physical layer) yang memfasilitasi komunikasi antara GPU dan motherboard kini mendekati titik jenuh, sehingga mutlak memerlukan metode koneksi alternatif.

Kapan Hadir di Pasar Konsumen?

Bagi para antusias PC dan perakit komputer, tidak perlu khawatir harus segera membuang sistem lama Anda. Standar PCIe 8.0 masih berada di jalurnya untuk tahap finalisasi pada tahun 2028, yang berarti PC konsumen (kelas retail) kemungkinan baru akan mengadopsinya secara masif pada dekade berikutnya.

Sebagai perbandingan, lini GPU konsumen saat ini saja baru mulai bertransisi dari PCIe 4.0 ke PCIe 5.0. Misalnya, NVIDIA baru beralih ke PCIe 5.0 pada seri RTX 50-Series “Blackwell” dari yang sebelumnya masih menggunakan PCIe 4.0 pada seri RTX 40 “Ada Lovelace”.

Oleh karena itu, pada saat GPU konsumen kelas atas benar-benar membutuhkan kecepatan PCIe 8.0 di masa depan, seluruh ekosistem motherboard kemungkinan besar sudah beradaptasi dengan mulus. Untuk tahap awal implementasi, standar ini diperkirakan hanya akan diadopsi secara eksklusif oleh GPU kelas server ketika AMD, Intel, dan NVIDIA memutuskan untuk beralih.

Target Utama Spesifikasi PCIe 8.0 (v1.0):

Berikut adalah beberapa tujuan desain yang ingin dicapai PCI-SIG dalam spesifikasi akhir PCIe 8.0 v1.0 mendatang:

  • Menghadirkan raw bit rate 256.0 GT/s dan bandwidth dua arah hingga 1.0 TB/s melalui konfigurasi x16.
  • Mengevaluasi dan mengimplementasikan teknologi konektor baru.
  • Memastikan target latensi, Forward Error Correction (FEC), dan keandalan sistem tetap terpenuhi secara ketat.
  • Mempertahankan kompatibilitas mundur (backward compatibility) dengan teknologi PCIe generasi sebelumnya.
  • Meningkatkan efisiensi bandwidth melalui peningkatan protokol secara perangkat lunak.
  • Menekan konsumsi daya seminimal mungkin melalui teknik-teknik tambahan.

Sumber: PCI-SIG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button