Antarmuka BIOS GIGABYTE Diduga Bocor, Tunjukkan Keterlibatan HiCookie

Sebuah video berdurasi 30 detik yang diunggah di platform Bilibili memicu spekulasi baru terkait antarmuka BIOS GIGABYTE AORUS. Tayangan singkat tersebut memperlihatkan tampilan UEFI yang berbeda dari versi sebelumnya, dengan sejumlah teknologi AMD muncul di berbagai jendela. Video ini diunggah oleh sosok dengan nama unik, “Coward Yin Zhiping,” yang dikenal aktif dalam dunia tweaking BIOS dan overclocking lintas merek. Menariknya, deskripsi video disampaikan dengan gaya humor, termasuk judul yang menyindir pesaing: “ASUS mempekerjakan alien sebagai desainer; BIOS baru mereka benar-benar mematikan.”
Tak lama setelah itu, Uniko’s Hardware merilis interpretasi atas bocoran tersebut. Tangkapan layar menunjukkan gaya presentasi yang benar-benar baru, berbeda dari iterasi saat ini maupun pratinjau GIGABYTE pada September lalu. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa perusahaan tengah menyiapkan perubahan besar pada tampilan BIOS mereka.

Detail Teknis Platform
Data diagnostik dalam video mengindikasikan penggunaan platform berbasis chipset seri 800 milik AMD. Perangkat yang ditampilkan adalah X870E AORUS MASTER X3D ICE yang dipasangkan dengan prosesor Ryzen 9 9900X, serta memori DDR5 Hynix 48 GB (2 x 24 GB). Antarmuka UEFI yang diperlihatkan menampilkan fitur baru seperti “X3D 2.0” dan “PBO” yang dikategorikan sebagai Black technology.
Selain itu, terdapat elemen baru bernama “Cookie score”, yang diyakini sebagai sistem penilaian kualitas CPU berbasis AI. Menurut Uniko’s Hardware, fitur ini dirancang oleh HiCookie, overclocker legendaris sekaligus insinyur di GIGABYTE. Kehadiran fitur tersebut menandakan arah baru dalam pendekatan tuning dan evaluasi performa prosesor.

Indikasi Awal dan Spekulasi
Meski tampilan antarmuka terlihat menjanjikan, sejumlah perbedaan dan kejanggalan ditemukan oleh para pemerhati awal. Salah satunya adalah tanggal sesi yang tercatat pada video dan tangkapan layar, yakni 23 September 2025, yang menimbulkan dugaan bahwa materi tersebut berasal dari tahap pengembangan lama dan belum final.
Dengan adanya bocoran ini, komunitas teknologi kini menunggu konfirmasi resmi dari GIGABYTE mengenai apakah antarmuka baru tersebut benar-benar akan diimplementasikan pada produk mendatang, atau sekadar eksperimen internal yang belum siap dirilis.
Sumber: Uniko’s Hardware








