Artificial Intelligence (AI)

CTO dan Kepala AI Intel, Sachin Katti, Resmi Pindah ke OpenAI

Intel kembali kehilangan salah satu eksekutif utamanya di bidang kecerdasan buatan.
Sachin Katti, yang menjabat sebagai Chief Technology Officer (CTO), Chief AI Officer, serta Senior Vice President dan General Manager dari Network and Edge Group (NEX), resmi meninggalkan perusahaan untuk bergabung dengan OpenAI.


🔄 Perpindahan Mendadak ke OpenAI

Katti bergabung dengan Intel pada 2021 dan baru diangkat sebagai CTO serta AI Chief pada April 2025, menjadikannya salah satu tokoh sentral dalam restrukturisasi strategi AI perusahaan.
Meski masa jabatannya di posisi puncak itu relatif singkat, Katti memiliki peran penting dalam merancang peta jalan AI Intel, memimpin pengembangan infrastruktur jaringan dan edge computing, serta menjalin kemitraan dengan startup dan laboratorium riset eksternal.

Intel telah mengonfirmasi bahwa CEO Lip-Bu Tan akan mengambil alih tanggung jawab Katti sementara waktu untuk memastikan transisi berjalan mulus.
Tan kini harus memikul sejumlah tanggung jawab strategis — mulai dari Intel Foundry Services, Intel Product Group, hingga inisiatif AI korporat, menjadikannya salah satu figur paling sibuk di industri semikonduktor saat ini.


🧠 Fokus Baru: Infrastruktur AI untuk OpenAI

Melalui unggahan di akun X (Twitter) pribadinya, Katti menyampaikan antusiasmenya:

“Excited for the opportunity to work with @gdb, @sama and the @OpenAI team on building out the compute infrastructure for AGI! Very grateful for the tremendous opportunity and experience at Intel over the last 4 years leading networking, edge computing and AI.”

Pernyataan ini menandakan bahwa Katti akan memimpin pengembangan infrastruktur komputasi besar-besaran milik OpenAI, yang saat ini diukur dalam megawatt — mencerminkan skala proyek AGI (Artificial General Intelligence) yang sedang direncanakan perusahaan.
Tugas tersebut diperkirakan akan mencakup desain arsitektur data center generasi baru, optimisasi interkoneksi GPU, dan efisiensi energi untuk beban AI superkompleks.


🏭 Dampak bagi Intel

Kepergian Katti menjadi pukulan besar bagi Intel, yang tengah berupaya menata kembali bisnis AI dan data center-nya di tengah persaingan ketat dengan NVIDIA, AMD, dan perusahaan hyperscaler seperti Google serta Microsoft.
Dalam beberapa bulan terakhir, Intel juga kehilangan sejumlah eksekutif senior di divisi serupa — termasuk Justin Hotard (mantan Kepala Divisi Data Center & AI, kini CEO Nokia) dan Saurabh Kulkarni (mantan VP AI Product Management, kini di AMD).

Kekosongan posisi strategis di bidang AI menambah tantangan bagi Intel yang sedang berjuang memperkuat portofolio Gaudi accelerator dan produk berbasis AI PC.


🔍 Analisis

Langkah Katti menuju OpenAI memperkuat tren migrasi talenta AI dari industri semikonduktor tradisional ke perusahaan AI murni.
Dengan pengalamannya dalam silicon photonics, edge networking, dan AI hardware orchestration, Katti diyakini akan berperan penting dalam membangun infrastruktur AGI berskala global milik OpenAI — proyek yang dapat menentukan arah masa depan komputasi kecerdasan buatan.

Sementara itu, bagi Intel, tantangan utama kini adalah menjaga kesinambungan strategi AI-nya sambil mempercepat upaya restrukturisasi internal di bawah kepemimpinan Lip-Bu Tan.


Sumber: Sachin Katti on X

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button