ASUS Rilis Monitor Gaming OLED 720Hz dan 540Hz, ROG Swift PG259QWS Ace Siap untuk Esports Profesional

ASUS Republic of Gamers (ROG) resmi mengumumkan ketersediaan dua monitor gaming OLED terbaru, yaitu ROG Swift OLED PG259QWS Ace dan ROG Strix OLED XG259QWPG Ace, yang dirancang khusus untuk kebutuhan esports profesional dengan refresh rate masing-masing mencapai 720Hz dan 540Hz.
Diumumkan pada 28 Oktober 2026, kedua monitor tersebut menggunakan panel TrueBlack Glossy Tandem WOLED berukuran 24,5 inci dengan resolusi Full HD (1920 × 1080), response time hanya 0,02 ms (GTG), serta tingkat kecerahan HDR maksimum hingga 1.700 nits.
ASUS juga membekali keduanya dengan dukungan warna 10-bit, cakupan DCI-P3 sebesar 99,5%, serta berbagai fitur khusus untuk gamer kompetitif, termasuk Quick OSD, Hue Optimizer, dan Esports Color Modes.
Model flagship ROG Swift OLED PG259QWS Ace menawarkan refresh rate native 720Hz dan konektivitas DisplayPort 2.1 dengan bandwidth hingga 80 Gbps. Monitor ini juga telah ditunjuk sebagai perangkat resmi untuk turnamen PGL Counter-Strike 2 Major Singapore 2026.
Sementara itu, ROG Strix OLED XG259QWPG Ace menghadirkan teknologi panel serupa dengan refresh rate 540Hz sebagai alternatif bagi pemain yang ingin beralih dari monitor TN berkecepatan tinggi menuju teknologi OLED.
Teknologi Tandem WOLED Hadirkan Refresh Rate hingga 720Hz
Selama bertahun-tahun, monitor dengan panel Twisted Nematic (TN) menjadi pilihan utama dalam kompetisi esports karena mampu menawarkan response time rendah dan refresh rate tinggi.
Namun, teknologi tersebut memiliki sejumlah keterbatasan dibandingkan panel modern, terutama dalam hal reproduksi warna, contrast ratio, dan viewing angle.
Melalui dua monitor Ace terbaru, ASUS mencoba menggabungkan karakteristik kecepatan panel TN dengan kualitas visual yang menjadi keunggulan teknologi OLED.
ROG Swift OLED PG259QWS Ace dan Strix OLED XG259QWPG Ace menggunakan teknologi Tandem WOLED, yakni panel OLED yang memanfaatkan dua lapisan pemancar cahaya.
Konfigurasi tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kemampuan menghasilkan cahaya dibandingkan panel WOLED konvensional.
Menurut ASUS, teknologi Tandem WOLED menawarkan peningkatan kecerahan hingga 31%, color volume 34% lebih luas, serta potensi masa pakai panel hingga 63% lebih panjang dibandingkan teknologi WOLED standar yang digunakan sebagai pembanding.
Selain itu, karena setiap piksel OLED menghasilkan cahaya sendiri, panel tidak membutuhkan backlight terpisah seperti monitor LCD.
Karakteristik tersebut memungkinkan warna hitam ditampilkan lebih pekat sekaligus mengurangi efek blooming yang dapat muncul pada layar dengan sistem local dimming.
Dalam game kompetitif, kemampuan ini berpotensi membantu pemain melihat detail objek pada area gelap tanpa mengorbankan kontras keseluruhan gambar.
ASUS juga menggunakan lapisan TrueBlack Glossy untuk mempertahankan kedalaman warna hitam, termasuk ketika monitor digunakan pada lingkungan dengan pencahayaan terang.




ROG Swift OLED PG259QWS Ace Jadi Monitor OLED 720Hz
ROG Swift OLED PG259QWS Ace merupakan model tertinggi dari dua monitor yang diumumkan.
Monitor ini menawarkan refresh rate 720Hz pada resolusi Full HD, menjadikannya salah satu monitor OLED tercepat yang tersedia untuk kebutuhan esports.
Refresh rate 720Hz berarti panel mampu memperbarui tampilan hingga 720 kali setiap detik.
Secara matematis, satu siklus refresh pada 720Hz berlangsung sekitar 1,39 milidetik.
Sebagai perbandingan, monitor 360Hz memiliki interval refresh sekitar 2,78 milidetik, sedangkan monitor 240Hz membutuhkan sekitar 4,17 milidetik.
Semakin pendek interval tersebut, semakin sering monitor dapat menampilkan frame terbaru yang dihasilkan sistem.
Pada game kompetitif seperti Counter-Strike 2 dan VALORANT, refresh rate tinggi dapat membantu meningkatkan kontinuitas gerakan visual, terutama ketika pemain melakukan tracking terhadap target yang bergerak cepat.
Namun, manfaat penuh 720Hz membutuhkan PC yang mampu menghasilkan frame rate sangat tinggi secara konsisten.
Selain itu, refresh rate tidak sama dengan response time maupun total input latency.
Performa aktual tetap dipengaruhi oleh game engine, GPU, CPU, konfigurasi sistem, dan mekanisme sinkronisasi tampilan.
ASUS memadukan refresh rate 720Hz dengan response time 0,02 ms Gray-to-Gray (GTG), sehingga transisi antarpiksel diklaim berlangsung sangat cepat.
Kombinasi tersebut dirancang untuk mengurangi motion blur dan efek ghosting yang dapat mengganggu kejelasan objek saat bergerak.
DisplayPort 2.1 UHBR20 dengan Bandwidth 80 Gbps
Untuk mendukung refresh rate ekstrem, ASUS membekali ROG Swift OLED PG259QWS Ace dengan konektivitas DisplayPort 2.1 UHBR20.
Antarmuka tersebut menyediakan bandwidth transmisi maksimum hingga 80 Gbps, jauh lebih besar dibandingkan DisplayPort 1.4.
Peningkatan bandwidth memberikan ruang lebih luas untuk mentransmisikan sinyal video beresolusi tinggi dengan refresh rate sangat cepat.
ASUS menyatakan konektivitas DisplayPort 2.1 UHBR20 memungkinkan monitor memanfaatkan kemampuan 720Hz secara penuh.
Namun, pengguna tetap membutuhkan kartu grafis, kabel DisplayPort, serta konfigurasi output yang kompatibel.
Selain DisplayPort 2.1, monitor ini juga dilengkapi dua port HDMI 2.1 dengan dukungan Fixed Rate Link (FRL) hingga 48 Gbps.
Konektivitas tersebut memberikan fleksibilitas untuk menghubungkan berbagai perangkat gaming modern.
Meski demikian, tidak seluruh perangkat yang menggunakan HDMI 2.1 atau DisplayPort otomatis mampu menghasilkan output 720Hz.
Kemampuan refresh rate maksimum tetap harus disesuaikan dengan dukungan hardware dan format sinyal video yang digunakan.
Position Sensor untuk Mengatur Posisi Monitor secara Presisi
Selain refresh rate 720Hz, ROG Swift OLED PG259QWS Ace memiliki fitur eksklusif bernama Position Sensor.
Teknologi ini memungkinkan monitor menampilkan informasi mengenai posisi fisik layar melalui antarmuka On-Screen Display (OSD).
Informasi tersebut mencakup sudut kemiringan, ketinggian, serta jarak antara pengguna dan monitor.
Fitur ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pemain esports profesional yang sering berpindah lokasi pertandingan.
Dalam kompetisi, posisi monitor dapat memengaruhi kenyamanan, konsistensi sudut pandang, dan kebiasaan visual pemain.
Sebagian pemain profesional memiliki pengaturan meja, tinggi monitor, dan kemiringan layar yang sangat spesifik.
Dengan Position Sensor, pemain dapat mencatat konfigurasi yang biasa digunakan kemudian mereproduksinya secara lebih konsisten ketika bertanding di lokasi berbeda.
ASUS juga menambahkan skala pengukuran fisik pada stand dan bagian dasar monitor.
Penanda tersebut membantu pengguna menyesuaikan sudut tilt, swivel, serta ketinggian layar tanpa harus mengandalkan perkiraan visual.
Fitur ini menjadi salah satu pembeda utama PG259QWS Ace dari model Strix OLED yang menggunakan panel serupa.
ROG Strix OLED XG259QWPG Ace Tawarkan Refresh Rate 540Hz
Selain model flagship 720Hz, ASUS memperkenalkan ROG Strix OLED XG259QWPG Ace sebagai pilihan lain dalam keluarga monitor esports Ace.
Model ini menggunakan panel TrueBlack Glossy Tandem WOLED berukuran 24,5 inci dengan resolusi Full HD, sama seperti varian Swift.
Perbedaan utamanya terletak pada refresh rate maksimum yang dibatasi hingga 540Hz.
Meski lebih rendah dibandingkan PG259QWS Ace, refresh rate tersebut tetap sangat tinggi untuk kebutuhan gaming kompetitif.
Pada 540Hz, monitor mampu memperbarui gambar setiap sekitar 1,85 milidetik.
Strix OLED XG259QWPG Ace juga mempertahankan response time 0,02 ms GTG, kecerahan HDR hingga 1.700 nits, serta dukungan warna 10-bit.
Dengan demikian, pengguna tetap memperoleh sebagian besar karakteristik visual yang ditawarkan model flagship.
Namun, konektivitas DisplayPort pada model ini menggunakan DisplayPort 1.4 dengan Display Stream Compression (DSC), bukan DisplayPort 2.1 UHBR20.
Monitor juga dilengkapi dua port HDMI 2.1.
ASUS memposisikan model 540Hz sebagai pilihan bagi pemain kompetitif yang menginginkan kualitas visual OLED dan refresh rate tinggi tanpa harus menggunakan model 720Hz.
Kecerahan HDR 1.700 Nits dan Akurasi Warna Delta E di Bawah 2
Kedua monitor terbaru ASUS menawarkan tingkat kecerahan HDR maksimum hingga 1.700 nits.
Angka tersebut menunjukkan kemampuan peak brightness pada kondisi pengujian tertentu, bukan tingkat kecerahan yang dapat dipertahankan secara merata pada seluruh permukaan layar.
Kecerahan aktual tetap bergantung pada konten, area layar yang menyala, dan pengaturan monitor.
Selain peak brightness tinggi, kedua model mendukung color gamut DCI-P3 hingga 99,5%.
Standar DCI-P3 banyak digunakan dalam industri visual karena memiliki cakupan warna lebih luas dibandingkan sRGB.
ASUS juga menggunakan panel true 10-bit yang mampu merepresentasikan sekitar 1,07 miliar variasi warna.
Dari sisi akurasi, perusahaan mengklaim monitor telah melalui proses factory calibration dengan Delta E di bawah 2.
Nilai Delta E menggambarkan tingkat perbedaan warna yang dihasilkan layar dibandingkan warna referensi.
Semakin kecil nilainya, semakin rendah perbedaan warna tersebut berdasarkan metode pengukuran yang digunakan.
Kombinasi DCI-P3 99,5%, true 10-bit color, dan kalibrasi pabrik membuat kedua monitor tidak hanya ditujukan untuk gaming kompetitif, tetapi juga menawarkan kualitas visual yang lebih baik dibandingkan panel TN konvensional.
Meski demikian, pengguna yang membutuhkan akurasi warna untuk pekerjaan profesional tetap perlu memperhatikan profil warna dan melakukan kalibrasi sesuai kebutuhan.
Extreme Low Motion Blur Tingkatkan Kejelasan Gerakan
ASUS juga membekali kedua monitor dengan teknologi Extreme Low Motion Blur (ELMB).
Fitur tersebut dirancang untuk meningkatkan kejernihan objek yang bergerak cepat pada layar.
Dalam permainan FPS, pergerakan kamera yang cepat dapat membuat objek terlihat kurang tajam, terutama ketika pemain melakukan flick atau tracking.
Meskipun panel OLED sudah memiliki response time sangat rendah, persepsi motion blur tetap dapat muncul akibat karakteristik tampilan dan cara mata mengikuti gerakan objek.
ELMB digunakan sebagai mekanisme tambahan untuk membantu meningkatkan motion clarity.
Namun, penggunaan teknologi pengurangan motion blur tertentu dapat memiliki konsekuensi terhadap tingkat kecerahan maupun kompatibilitas dengan mode tampilan lainnya.
Karena itu, pengguna perlu menyesuaikan pengaturan ELMB dengan kebutuhan dan preferensi visual masing-masing.
Quick OSD dan Hue Optimizer Dirancang untuk Pemain FPS
ASUS mengembangkan monitor seri Ace dengan masukan langsung dari pemain esports profesional.
Selain aspek kecepatan, perusahaan menambahkan sejumlah fitur untuk mempermudah penyesuaian tampilan ketika digunakan dalam pertandingan.
Salah satunya adalah Quick OSD, menu yang menyediakan akses cepat terhadap pengaturan visual penting seperti brightness, shadow boost, dan saturation.
Melalui fitur ini, pemain dapat melakukan penyesuaian tanpa harus menavigasi banyak menu pengaturan.
ASUS juga menghadirkan Hue Optimizer dengan kontrol warna enam sumbu.
Berbeda dari pengaturan saturasi global, Hue Optimizer memungkinkan pengguna menyesuaikan karakteristik warna tertentu secara terpisah.
Fitur ini dapat membantu meningkatkan visibilitas elemen visual yang dianggap penting dalam permainan.
Selain itu, ASUS menyediakan tiga profil Esports Color Modes yang telah disesuaikan untuk berbagai skenario permainan FPS.
Profil tersebut mencakup pengaturan yang dioptimalkan untuk game kompetitif populer seperti Counter-Strike 2, PUBG, dan VALORANT.
Setiap game memiliki karakteristik pencahayaan, warna lingkungan, dan desain visual yang berbeda.
Melalui profil khusus, pemain dapat memperoleh titik awal pengaturan gambar yang sesuai tanpa harus melakukan seluruh penyesuaian secara manual.
Namun, preferensi visual tetap bersifat individual, sehingga pengguna masih dapat mengubah konfigurasi berdasarkan kenyamanan masing-masing.
OLED Care Pro dan Neo Proximity Sensor untuk Mengurangi Risiko Burn-In
Salah satu perhatian utama pada monitor OLED adalah kemungkinan terjadinya burn-in, yaitu perubahan permanen pada tampilan akibat penggunaan elemen visual statis dalam waktu lama.
Risiko tersebut menjadi relevan untuk monitor gaming karena berbagai game kompetitif menampilkan elemen antarmuka yang relatif tetap, seperti minimap, crosshair, dan informasi status pemain.
Untuk mengurangi risiko tersebut, ASUS membekali kedua monitor dengan OLED Care Pro.
Sistem perlindungan ini mencakup Neo Proximity Sensor yang dapat mendeteksi keberadaan pengguna di depan layar.
Ketika pengguna meninggalkan posisi monitor, sistem dapat menjalankan tindakan perlindungan otomatis sesuai pengaturan.
ASUS juga menyediakan opsi penyesuaian motion sensitivity dan auto-away timer.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna menentukan bagaimana monitor merespons ketika tidak ada aktivitas atau keberadaan pengguna yang terdeteksi.
Selain itu, kedua monitor menggunakan desain power supply berbasis Gallium Nitride Field-Effect Transistor (GaNFET).
Menurut ASUS, penggunaan GaNFET bersama solusi termal yang telah dioptimalkan membantu mengurangi panas selama pengoperasian.
Pengelolaan temperatur menjadi faktor penting dalam menjaga karakteristik dan masa pakai panel OLED.
Meski demikian, fitur perlindungan tidak berarti risiko burn-in dapat dihilangkan sepenuhnya.
ASUS memberikan garansi selama tiga tahun yang mencakup OLED burn-in sesuai ketentuan garansi produk.
ROG Swift OLED PG259QWS Ace Jadi Monitor Resmi PGL CS2 Major Singapore 2026
ROG Swift OLED PG259QWS Ace juga mendapatkan peran khusus dalam penyelenggaraan turnamen esports internasional.
ASUS mengonfirmasi monitor tersebut telah dipilih sebagai monitor resmi PGL Counter-Strike 2 Major Singapore 2026.
Turnamen ini menjadi salah satu kompetisi paling bergengsi dalam ekosistem Counter-Strike 2, mempertemukan berbagai tim profesional dari seluruh dunia.
Menurut ASUS, penyelenggaraan tersebut akan menjadi Counter-Strike Major pertama yang menggunakan monitor OLED sebagai perangkat kompetisi.
Penggunaan PG259QWS Ace sekaligus menjadi langkah penting dalam adopsi teknologi OLED pada pertandingan esports tingkat profesional.
Selama bertahun-tahun, monitor berpanel TN mendominasi kompetisi FPS karena menawarkan kecepatan refresh tinggi dan response time rendah.
Namun, perkembangan Tandem WOLED memungkinkan produsen menghadirkan panel OLED dengan refresh rate yang semakin mendekati, bahkan melampaui, sejumlah monitor TN kelas kompetitif.
Kombinasi refresh rate 720Hz dan response time 0,02 ms menjadi bagian dari alasan ASUS memposisikan PG259QWS Ace sebagai monitor flagship untuk esports.
Meski demikian, performa pertandingan tetap dipengaruhi berbagai faktor lain, termasuk kemampuan sistem menghasilkan frame rate tinggi, pengaturan game, dan keterampilan pemain.
Perbandingan ASUS ROG Swift OLED 720Hz dan Strix OLED 540Hz
Berikut perbandingan spesifikasi utama kedua monitor ASUS ROG Ace.
| Spesifikasi | Swift PG259QWS Ace | Strix XG259QWPG Ace |
|---|---|---|
| Ukuran layar | 24,5 inci | 24,5 inci |
| Resolusi | Full HD 1920 × 1080 | Full HD 1920 × 1080 |
| Teknologi panel | Tandem WOLED | Tandem WOLED |
| Lapisan layar | TrueBlack Glossy | TrueBlack Glossy |
| Refresh rate | 720Hz | 540Hz |
| Response time | 0,02 ms GTG | 0,02 ms GTG |
| Peak HDR brightness | 1.700 nits | 1.700 nits |
| Color gamut | 99,5% DCI-P3 | 99,5% DCI-P3 |
| Color depth | True 10-bit | True 10-bit |
| DisplayPort | 2.1 UHBR20 | 1.4 DSC |
| HDMI | 2× HDMI 2.1 | 2× HDMI 2.1 |
| Position Sensor | Ya | Tidak |
| Neo Proximity Sensor | Ya | Ya |
| OLED Care Pro | Ya | Ya |
| ELMB | Ya | Ya |
| Garansi OLED burn-in | 3 tahun | 3 tahun |
Secara keseluruhan, kedua model menawarkan kualitas panel dan fitur visual yang hampir identik.
Perbedaan utama terdapat pada refresh rate, konektivitas DisplayPort, dan ketersediaan Position Sensor.
ROG Swift OLED PG259QWS Ace lebih diarahkan pada pemain yang membutuhkan refresh rate setinggi mungkin dan fitur pengaturan posisi yang lebih presisi.
Sementara itu, ROG Strix OLED XG259QWPG Ace menyediakan alternatif dengan refresh rate 540Hz tanpa mengorbankan karakteristik utama panel Tandem WOLED.
Harga dan Ketersediaan ASUS ROG OLED Ace
ASUS sebelumnya telah mengumumkan harga ritel yang direkomendasikan untuk kedua monitor pada ajang Gamescom 2026.
Untuk pasar Amerika Serikat, ROG Swift OLED PG259QWS Ace dibanderol mulai US$1.099, sedangkan ROG Strix OLED XG259QWPG Ace ditawarkan mulai US$699.
Harga tersebut merupakan MSRP yang diumumkan ASUS dan dapat berbeda dari harga jual aktual di masing-masing wilayah.
Melalui pengumuman terbaru pada 28 Oktober 2026, ASUS kini mengonfirmasi ketersediaan kedua model sebagai bagian dari ekspansi lini monitor OLED Ace.
Namun, jadwal distribusi dan ketersediaan stok tetap dapat berbeda berdasarkan negara serta jaringan retailer.
Untuk pasar Indonesia, ASUS belum merinci harga resmi dan jadwal penjualan lokal dalam pengumuman ini.
Calon pembeli juga perlu memperhatikan kemampuan PC yang digunakan, terutama jika ingin memanfaatkan refresh rate 540Hz maupun 720Hz secara optimal.
Kedua monitor menggunakan resolusi Full HD yang relatif ringan dibandingkan QHD atau 4K, tetapi menghasilkan frame rate sangat tinggi tetap membutuhkan kombinasi CPU dan GPU dengan performa memadai.
ASUS Dorong Peralihan Monitor Esports dari TN ke OLED
Kehadiran ROG Swift OLED PG259QWS Ace dan ROG Strix OLED XG259QWPG Ace menunjukkan perkembangan teknologi panel OLED yang semakin relevan untuk esports profesional.
Sebelumnya, monitor OLED lebih sering dipilih karena kualitas warna, tingkat kontras, dan kemampuan menampilkan konten HDR.
Namun, dengan refresh rate mencapai 720Hz dan response time 0,02 ms, teknologi tersebut kini juga menawarkan karakteristik yang dibutuhkan untuk permainan kompetitif berkecepatan tinggi.
Penggunaan Tandem WOLED menjadi salah satu faktor penting karena memungkinkan peningkatan kecerahan serta potensi masa pakai panel dibandingkan teknologi WOLED konvensional.
Selain itu, fitur seperti Position Sensor, Quick OSD, Hue Optimizer, dan Esports Color Modes menunjukkan bahwa ASUS tidak hanya berfokus pada spesifikasi panel, tetapi juga pada kebutuhan penggunaan di lingkungan turnamen profesional.
Bagi pemain yang selama ini mengandalkan monitor TN, kedua produk tersebut menawarkan alternatif dengan kualitas visual lebih baik tanpa harus mengorbankan refresh rate tinggi.
Meski demikian, keputusan beralih ke monitor OLED tetap perlu mempertimbangkan harga, kebutuhan performa, kondisi penggunaan, dan risiko burn-in.
Dengan PG259QWS Ace yang akan digunakan pada PGL CS2 Major Singapore 2026, ASUS juga berupaya memperkenalkan penggunaan OLED secara lebih luas dalam kompetisi esports internasional.
Peluncuran kedua monitor ini sekaligus memperlihatkan bahwa persaingan monitor gaming tidak lagi hanya ditentukan oleh refresh rate, tetapi juga oleh perpaduan motion clarity, akurasi warna, kontras, serta fitur yang membantu pemain mempertahankan konsistensi pengaturan saat bertanding.
Sumber: ASUS Republic of Gamers — ASUS Republic of Gamers Announces Availability of ROG Swift OLED PG259QWS Ace and Strix OLED XG259QWPG Ace








