AMDHubs

Microsoft Dikabarkan Pangkas Spesifikasi Surface 12-Inci Murah, Pertimbangkan Chip ARM Buatan AMD

Microsoft dilaporkan tengah mempertimbangkan pemangkasan spesifikasi pada perangkat Surface berukuran 12-inci kelas entry-level guna menekan biaya produksi dan bersenar sengit di pasar komputer jinjing. Berdasarkan laporan eksklusif dari DigiTimes yang bersumber dari rantai pasok industri, langkah strategis ini diambil sebagai respons atas tekanan kompetitif dari lini perangkat Apple, seperti MacBook Neo.

Kesenjangan harga yang signifikan menjadi pemicu utama peninjauan ulang ini. Microsoft sebelumnya baru saja menyegarkan lini Surface Pro 12-inci dengan dukungan prosesor Snapdragon X2 Plus, di mana banderol harganya melompat naik menjadi $1.149 (naik dari $799 tahun sebelumnya), salah satunya karena hilangnya opsi konfigurasi RAM dasar berkapasitas 8 GB. Di sisi lain, Apple memasarkan MacBook Neo di kisaran harga $599 hingga $699, membuat perangkat Surface kehilangan daya saing di segmen harga yang lebih terjangkau.

Dalam laporan tersebut, Microsoft dikabarkan sedang mengevaluasi ulang berbagai komponen utama, mulai dari prosesor, kapasitas memori, kamera, baterai, hingga material sasis, meskipun belum ada keputusan final yang disahkan.

Rumor Kembalinya AMD dengan Chip ARM “Sound Wave”

Salah satu poin paling menarik dalam laporan rantai pasok tersebut adalah indikasi kembalinya AMD ke ekosistem Surface melalui pengembangan prosesor berbasis arsitektur ARM. APU ARM buatan AMD yang dikenal dengan sandi “Sound Wave” sebelumnya sempat terpantau muncul dalam manifes pengiriman dan dikaitkan dengan lini perangkat keras Surface untuk tahun 2026.

Berdasarkan bocoran data awal, chip “Sound Wave” dirancang dengan konfigurasi 2 inti performa (performance cores) dan 4 inti efisiensi (efficiency cores), dipadukan dengan pengolah grafis RDNA 3.5 berbekal 4 Compute Units (CUs), serta membidik target daya yang sangat efisien di kisaran 5W hingga 10W.

Kendati demikian, opsi bagi Microsoft untuk tetap mempertahankan kemitraan dengan Qualcomm juga masih terbuka lebar. Hingga saat ini, baik pihak Microsoft maupun AMD belum memberikan konfirmasi resmi terkait rumor spesifikasi maupun pemilihan prosesor tersebut.

Sumber: DigiTimes / harukaze5719 via X

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button