Security

Revolut Alami Gangguan Layanan Global Akibat Pemadaman Google Cloud

Perusahaan teknologi finansial (fintech) global, Revolut, diterpa gangguan sistem besar-besaran (massive outage) yang melumpuhkan sebagian besar layanan mereka di seluruh dunia. Sejak insiden ini mulai dilaporkan, ribuan pengguna di platform pelacakan gangguan Downdetector mengeluhkan ketidakmampuan mereka mengakses aplikasi Revolut, layanan perbankan seluler, hingga melakukan transfer dana antar-rekening.

Dalam pernyataan resminya, pihak perusahaan mengonfirmasi bahwa gangguan layanan tersebut mulai dirasakan sejak Selasa pagi waktu setempat, namun mereka memastikan bahwa seluruh dana dan data pribadi pelanggan dipastikan aman.

“Kami saat ini sedang mengalami gangguan layanan yang memengaruhi banyak fitur. Kami dapat mengonfirmasi bahwa seluruh uang dan data pelanggan kami aman,” tulis Revolut. “Kami telah berupaya memperbaiki masalah ini sejak teridentifikasi pagi ini dan meminta maaf kepada siapa pun yang terdampak serta atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.”

Berdasarkan halaman status resmi perusahaan, gangguan ini sempat berdampak pada 28 layanan sekaligus, termasuk proses masuk (sign-ins), pembayaran kartu (card payments), transfer dana, pertukaran mata uang (currency exchange), perdagangan saham (stock trading), hingga obrolan dukungan langsung (live support chat) yang sempat ditandai sebagai tidak tersedia sebagian (partially unavailable).

Kaitan dengan Insiden Pusat Data Google Cloud London

Menurut laporan Reuters, lumpuhnya layanan Revolut ini diinyalir kuat berkaitan dengan gangguan layanan lanjutan yang menimpa pusat data Google Cloud di wilayah London (europe-west2) akibat insiden kegagalan daya (power event).

Tidak lama berselang, pihak Revolut mengeluarkan pembaruan status yang mengonfirmasi keterlibatan insiden peladen awan tersebut sekaligus mengumumkan bahwa seluruh layanan telah kembali normal.

“Karena insiden pemadaman Google Cloud baru-baru ini, para pelanggan mungkin sempat mengalami gangguan layanan sementara pada aplikasi Revolut hari ini,” ungkap perwakilan Revolut. “Masalah tersebut kini telah diperbaiki, dan seluruh layanan telah dipulihkan. Semua uang dan data pelanggan kami aman, serta senantiasa aman selama insiden ini berlangsung.”

Sebagai informasi, Revolut saat ini menyediakan layanan perbankan, pengelolaan keuangan, dan investasi kepada lebih dari 80 juta pelanggan yang tersebar di lebih dari 160 negara dan wilayah, termasuk melayani 800.000 pelanggan bisnis.

Sumber: Reuters / Revolut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button