Aplikasi Bing Wallpaper Microsoft Dilaporkan Ubah Klik Desktop Jadi Alat Promosi Bing.com

Aplikasi pengubah latar belakang layar populer milik Microsoft, Bing Wallpaper, kini dituding telah berubah fungsi menjadi adware menurut laporan terbaru dari Windows Latest. Pasalnya, aplikasi ini kedapatan mengarahkan (redirect) pengguna ke mesin pencari Bing.com secara otomatis setiap kali mereka mengeklik area kosong di atas meja kerja desktop—bukan pada ikon pintasan maupun menu aplikasi.
Secara normal, perilaku semacam ini tentu tidak dapat diterima dan lazimnya memicu reaksi keras dari komunitas pengguna komputer. Kendati demikian, Microsoft membatasi aksi ini agar hanya terjadi sekali setiap 24 jam. Upaya pengeklikan berulang setelah aktivasi awal tidak akan membuka jendela peramban (browser) baru. Pengujian lebih lanjut mengonfirmasi bahwa perilaku paksaan ini akan terus berulang setelah masa tunggu tersebut berakhir, bahkan pada perangkat yang menetapkan Google Chrome sebagai browser default mereka.

Penghapusan Tombol Pengaturan dan Munculnya Paksaan Ubah Search Engine
Menariknya, Microsoft sempat menguji fitur serupa pada tahun 2025 lalu, di mana aplikasi Bing Wallpaper kala itu menyediakan opsi pengaturan berlabel jelas yang memungkinkan pengguna untuk mematikan fungsi klik desktop pembuka Bing. Namun, opsi penonaktifan tersebut kini telah dihilangkan sepenuhnya pada versi terbaru aplikasinya.
Perubahan ini membuat pengguna kehilangan kendali atas tindakan yang sejatinya sama sekali tidak berkaitan dengan pengelolaan gambar latar belakang desktop. Selain pengalihan klik, aplikasi ini juga dilaporkan kerap menampilkan pop-up anjuran yang mendesak pengguna untuk mengubah mesin pencari default di peramban mereka menjadi Bing, meskipun peramban utama yang terpasang adalah Google Chrome atau aplikasi non-Microsoft lainnya.
Solusi Alternatif Bagi Pengguna
Satu-satunya cara mutlak untuk menghindari perilaku pengalihan acak ini adalah dengan menghapus aplikasi tersebut dan beralih menggunakan perangkat lunak lain untuk mengelola wallpaper desktop. Bagi pengguna yang telanjur menyukai rotasi gambar pemandangan alam berkualitas tinggi ala Bing dari seluruh dunia, fitur Windows Spotlight bawaan Windows dapat dijadikan pertimbangan. Kendati demikian, banyak pihak menyarankan penggunaan aplikasi pihak ketiga yang lebih bersih, mengingat ada kemungkinan strategi serupa lambat laun juga akan diterapkan oleh Microsoft pada fitur Windows Spotlight.
Sumber: Windows Latest








