Take-Two Kirim Cease-and-Desist, Mod GTA 5 untuk Nintendo Switch dan Android Dihentikan

Proyek modding yang sebelumnya berhasil menjalankan Grand Theft Auto V (GTA 5) secara native di Nintendo Switch generasi pertama resmi dihentikan setelah pengembangnya menerima surat cease-and-desist dari Take-Two Interactive.
Kelompok modding Paralympics Productions mengumumkan akan menutup seluruh proyeknya pada 3 Oktober 2026. Pengumuman tersebut disampaikan oleh pemimpin proyek dengan nama M0jso melalui X.
Selain port Nintendo Switch, proyek GTA 5 untuk Android yang sedang dikembangkan setelah keberhasilan versi Switch juga ikut dibatalkan. M0jso mengatakan tidak akan ada pihak lain yang mengambil alih proyek tersebut atau melanjutkannya dengan nama baru.
Take-Two Kirim Surat Cease-and-Desist
Menurut M0jso, Take-Two Interactive mengirimkan surat cease-and-desist yang kemudian membuat tim tidak memiliki pilihan selain menghentikan proyek-proyek tersebut.
M0jso juga menyatakan bahwa source code proyek tidak akan dipublikasikan. Menurutnya, merilis source code berpotensi menimbulkan persoalan hukum tambahan.
Ia juga mengindikasikan bahwa dirinya menilai Take-Two memiliki dasar hukum yang kuat. Karena pertimbangan tersebut, M0jso menyatakan kemungkinan pihaknya tidak akan mampu memenangkan perkara apabila masalah tersebut berlanjut ke pengadilan.
Namun, hingga saat ini isi dan tuntutan spesifik dalam surat cease-and-desist tersebut belum dipublikasikan. Karena itu, belum dapat dipastikan secara rinci bagian mana dari proyek yang menjadi dasar tindakan hukum Take-Two.

Port GTA 5 Diduga Menggunakan Source Code yang Bocor
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penggunaan source code GTA 5 yang bocor pada 2023.
Menurut laporan mengenai proyek tersebut, baik port Nintendo Switch maupun versi Android disebut memanfaatkan source code GTA 5 yang sebelumnya bocor ke publik.
Kebocoran tersebut terjadi setelah insiden peretasan terhadap Rockstar Games pada 2022, dengan sebagian source code GTA 5 kemudian beredar pada 2023.
Namun, M0jso tidak mengungkapkan secara terbuka rincian klaim hukum yang terdapat dalam surat Take-Two. Karena itu, hubungan antara penggunaan source code yang bocor dengan tindakan hukum terbaru tersebut belum dapat dipastikan hanya berdasarkan pernyataan yang tersedia.
Proyek Android GTA 5 Ikut Dibatalkan
Setelah berhasil membawa GTA 5 ke Nintendo Switch secara native, tim tersebut sebelumnya mulai mengembangkan versi untuk Android.
Proyek Android tersebut menjadi kelanjutan dari eksperimen porting GTA 5 ke platform yang tidak mendapatkan versi native resmi dari Rockstar Games.
Dengan dihentikannya proyek Paralympics Productions, pengembangan Android juga berakhir. M0jso menegaskan bahwa tidak ada pihak lain yang akan mengambil alih proyek tersebut maupun meneruskannya dengan nama baru.
Source code juga tidak akan dirilis sehingga komunitas tidak memiliki basis kode resmi dari proyek tersebut untuk melanjutkan pengembangan.
Bertepatan dengan Perubahan Pedoman Mod Rockstar
Penghentian proyek ini juga terjadi pada periode ketika Rockstar Games memperketat pedoman terkait modifikasi game.
Aturan baru tersebut, sebagaimana disebutkan dalam laporan terkait, memberikan batasan terhadap modifikasi yang digunakan untuk menjalankan game Rockstar pada konsol atau platform lain yang tidak secara resmi didukung perusahaan.
Perubahan tersebut terjadi pada bulan yang sama dengan pengumuman penghentian proyek Paralympics Productions.
M0jso sendiri sebelumnya sempat mengkritik aturan modding Rockstar sekitar satu minggu sebelum proyeknya dihentikan. Namun, belum ada konfirmasi bahwa kritik tersebut menjadi alasan atau pemicu Take-Two mengirimkan surat cease-and-desist.
Hubungan antara kedua peristiwa tersebut masih berupa dugaan dan tidak dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia.
Native Port GTA 5 di Switch Menjadi Eksperimen yang Menarik
Keberhasilan menjalankan GTA 5 secara native pada Nintendo Switch generasi pertama sebelumnya menjadi salah satu proyek modding yang cukup menarik perhatian karena perangkat tersebut memiliki keterbatasan hardware dibandingkan platform tempat GTA 5 awalnya dirilis.
Port tersebut menunjukkan bahwa game dapat diadaptasi untuk berjalan secara native pada hardware Switch melalui pekerjaan reverse engineering dan modifikasi tingkat rendah.
Namun, keberhasilan teknis tersebut kini harus berakhir setelah tindakan hukum yang diterima pengembang.
Berbeda dengan metode seperti streaming atau compatibility layer, port native berupaya membuat game berjalan langsung pada hardware dan sistem operasi target. Pendekatan seperti ini membutuhkan pekerjaan teknis yang jauh lebih kompleks.
Pengguna Android Kembali Mengandalkan Compatibility Layer dan Streaming
Dengan dihentikannya proyek native Android, pengguna yang ingin memainkan GTA 5 pada perangkat Android kembali bergantung pada pendekatan seperti compatibility tools berbasis Winlator atau layanan streaming.
Metode tersebut berbeda dari native port karena game tidak dikompilasi dan diadaptasi secara khusus untuk berjalan langsung sebagai aplikasi Android native.
Hingga proyek Paralympics Productions dihentikan, belum ada informasi mengenai proyek native port Android lain yang akan mengambil alih pengembangan tersebut.
Source Code Tidak Akan Dirilis
Keputusan untuk tidak merilis source code menjadi salah satu konsekuensi terbesar dari penghentian proyek.
M0jso mengatakan bahwa source code tidak akan dipublikasikan karena khawatir langkah tersebut dapat menciptakan persoalan hukum tambahan. Dengan demikian, komunitas modding tidak dapat secara langsung melanjutkan pekerjaan dari kode yang dikembangkan oleh tim tersebut.
Untuk saat ini, proyek port GTA 5 native ke Nintendo Switch maupun Android dari Paralympics Productions dapat dianggap berakhir.
Take-Two sendiri belum disebut memberikan rincian publik mengenai isi surat cease-and-desist tersebut. Oleh karena itu, alasan hukum spesifik di balik penghentian proyek masih belum sepenuhnya diketahui.
Sumber: Paralympics Productions








