NetworkingSwitches

Zyxel Networks Luncurkan XS1935, Switch Multi-Gigabit 10G untuk Bisnis SMB

Zyxel Networks memperkenalkan XS1935 Series, jajaran switch smart managed multi-gigabit 10G dengan kemampuan lite-L3 yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan jaringan bisnis kecil dan menengah (SMB).

Seri terbaru ini ditujukan untuk mengatasi keterbatasan bandwidth pada jaringan modern yang semakin banyak menggunakan perangkat berkecepatan tinggi, seperti access point Wi-Fi 7, server, NAS, perangkat video profesional, kamera keamanan, hingga sistem berbasis AI.

Zyxel menghadirkan tiga model dalam keluarga XS1935, yaitu XS1935-12F, XS1935-10, dan XS1935-12HP, dengan pilihan konfigurasi yang disesuaikan untuk kebutuhan jaringan berbeda.

Switch 10G untuk Mengatasi Bottleneck Jaringan

Dalam jaringan SMB, peningkatan performa server atau access point tidak selalu menyelesaikan masalah jika switch yang digunakan masih memiliki kapasitas terbatas.

Perangkat seperti Wi-Fi 7 access point, server berperforma tinggi, NAS, dan sistem kamera dengan resolusi tinggi dapat menghasilkan lalu lintas data yang jauh lebih besar dibandingkan perangkat jaringan generasi sebelumnya.

Akibatnya, switch lama dapat menjadi bottleneck yang menyebabkan transfer file lambat, backup membutuhkan waktu lebih lama, akses simultan beberapa pengguna mengalami penurunan performa, hingga video kamera keamanan mengalami buffering.

XS1935 dirancang untuk mengatasi masalah tersebut dengan menyediakan konektivitas hingga 10 GbE pada port yang tersedia.

Zyxel menawarkan model dengan konfigurasi 10 dan 12 port sehingga SMB dapat memilih kapasitas jaringan sesuai kebutuhan tanpa harus langsung menggunakan switch enterprise berukuran besar.

Setiap Port Mendukung Kecepatan hingga 10G

Salah satu fitur utama XS1935 adalah dukungan konektivitas hingga 10 Gbps.

Bandwidth tersebut dapat digunakan untuk berbagai perangkat yang membutuhkan transfer data tinggi, termasuk:

  • Access point Wi-Fi 7
  • Server berperforma tinggi
  • NAS dan sistem storage
  • Perangkat profesional AV-over-IP
  • Sistem kamera berbasis AI
  • Perangkat jaringan untuk smart city

Dengan koneksi 10G, transfer data antara workstation, server, dan NAS dapat berlangsung lebih cepat dibandingkan jaringan Gigabit tradisional, terutama ketika beberapa pengguna mengakses storage secara bersamaan.

Kapasitas tersebut juga memberikan ruang bagi bisnis yang ingin meningkatkan perangkat jaringan secara bertahap tanpa harus mengganti switch kembali dalam waktu dekat.

XS1935-12F Hadir dengan Koneksi Fiber 10G

Untuk kebutuhan yang memerlukan koneksi fiber, Zyxel menyediakan XS1935-12F.

Model ini menawarkan konektivitas 10G fiber pada seluruh port, sehingga dapat digunakan sebagai switch agregasi maupun untuk koneksi dengan jarak yang lebih jauh.

Penggunaan fiber memberikan fleksibilitas tambahan bagi SMB yang memiliki beberapa lokasi jaringan, membutuhkan uplink berkecepatan tinggi, atau ingin menghubungkan perangkat pada jarak yang lebih jauh dibandingkan penggunaan kabel tembaga biasa.

Dengan seluruh port menggunakan konektivitas fiber 10G, XS1935-12F dapat ditempatkan sebagai bagian dari infrastruktur backbone atau aggregation layer pada jaringan bisnis.

PoE++ hingga 90 Watt per Port

Selain bandwidth, sejumlah perangkat jaringan modern juga membutuhkan daya yang lebih besar.

Access point Wi-Fi 7, kamera PTZ, perangkat IoT, dan sistem konferensi video dapat membutuhkan daya yang melampaui kemampuan switch PoE generasi lama.

Untuk kebutuhan tersebut, XS1935-12HP menawarkan dukungan PoE++ hingga 90 watt per port.

Switch ini memiliki total power budget hingga 400 watt, sehingga dapat menyediakan konektivitas jaringan sekaligus daya melalui kabel Ethernet yang sama.

Pendekatan tersebut dapat mengurangi kebutuhan kabel tambahan dan menyederhanakan instalasi perangkat yang ditempatkan di lokasi tertentu.

Dalam deployment kamera keamanan atau access point, misalnya, perangkat tidak selalu membutuhkan adaptor listrik terpisah jika kebutuhan dayanya masih berada dalam kapasitas PoE yang tersedia.

NebulaFlex Memungkinkan Manajemen Lokal dan Cloud

XS1935 juga dilengkapi NebulaFlex, yang memungkinkan administrator memilih antara pengelolaan secara standalone atau menggunakan platform cloud management milik Zyxel Networks.

Dalam mode standalone, administrator dapat mengelola switch secara lokal.

Sementara itu, integrasi dengan Nebula memungkinkan perangkat dikelola secara terpusat dari cloud, yang berguna untuk perusahaan yang memiliki beberapa lokasi atau membutuhkan remote management.

Fleksibilitas tersebut memungkinkan bisnis memulai dengan pengelolaan lokal kemudian beralih ke manajemen cloud ketika kebutuhan jaringan berkembang.

Fitur Lite-L3 untuk Pengelolaan Jaringan

XS1935 tidak hanya berfungsi sebagai switch Layer 2 biasa.

Seri ini menyediakan kemampuan Lite-L3, termasuk VLAN, Quality of Service (QoS), link aggregation, dan static routing pada Layer 3.

Dukungan VLAN memungkinkan administrator memisahkan jaringan berdasarkan fungsi, misalnya jaringan karyawan, guest, perangkat IoT, kamera keamanan, dan server.

Sementara itu, QoS dapat digunakan untuk mengatur prioritas lalu lintas jaringan agar aplikasi tertentu tetap mendapatkan bandwidth yang dibutuhkan.

Link aggregation dapat menggabungkan beberapa koneksi fisik untuk meningkatkan kapasitas uplink dan menyediakan redundansi.

Static routing juga memberikan kemampuan tambahan untuk mengatur komunikasi antarsegmen jaringan tanpa harus menggunakan router terpisah untuk setiap kebutuhan.

Kemampuan L3 dan AV-over-IP Dapat Diaktifkan Kemudian

Zyxel menyediakan opsi upgrade melalui Access L3 License.

Lisensi tambahan tersebut dapat digunakan untuk membuka kemampuan L3 routing yang lebih lanjut serta NetworkedAV mode untuk deployment profesional berbasis AV-over-IP.

Dengan model lisensi ini, bisnis tidak harus langsung membeli hardware dengan kemampuan yang lebih tinggi daripada kebutuhan saat ini.

Perusahaan dapat menggunakan fitur dasar terlebih dahulu dan meningkatkan kemampuan perangkat ketika kebutuhan jaringan berkembang.

Pendekatan tersebut juga berarti peningkatan kapabilitas tidak selalu mengharuskan penggantian switch secara keseluruhan.

Tiga Model XS1935

Zyxel XS1935 Series terdiri dari tiga model:

XS1935-12F

Model dengan 12 port fiber 10G yang ditujukan untuk kebutuhan agregasi jaringan dan koneksi jarak jauh.

XS1935-10

Model dengan desain 10 port yang ditujukan untuk SMB yang membutuhkan konektivitas 10G dalam konfigurasi yang lebih ringkas.

XS1935-12HP

Model dengan 12 port dan dukungan PoE++ hingga 90 watt per port, serta total power budget hingga 400 watt untuk perangkat yang membutuhkan bandwidth sekaligus suplai daya tinggi.

Ketiga model tersebut memberikan pilihan konfigurasi yang berbeda bagi SMB berdasarkan kebutuhan konektivitas, jumlah perangkat, serta kebutuhan daya.

Kemasan Lebih Ramah Lingkungan

Selain peningkatan kemampuan jaringan, Zyxel juga memperbarui kemasan XS1935 untuk mengurangi dampak lingkungan.

Perusahaan menyebut emisi karbon yang berkaitan dengan kemasan telah dikurangi sekitar 30% dibandingkan generasi sebelumnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi dampak lingkungan dari proses distribusi perangkat jaringan.

Dirancang untuk Infrastruktur SMB yang Terus Berkembang

Peluncuran XS1935 menunjukkan bahwa kebutuhan jaringan SMB semakin mendekati karakteristik infrastruktur enterprise.

Penggunaan Wi-Fi 7, NAS berkecepatan tinggi, sistem kamera dengan analitik AI, perangkat AV-over-IP, dan aplikasi cloud membuat koneksi Gigabit tradisional semakin mudah menjadi bottleneck.

Dengan konektivitas hingga 10G, dukungan PoE++, manajemen cloud melalui NebulaFlex, serta kemampuan Lite-L3, XS1935 dirancang untuk memberikan ruang pertumbuhan tanpa mengharuskan SMB langsung berinvestasi pada switch enterprise berkapasitas lebih besar.

Tiga model yang tersedia juga memungkinkan bisnis memilih konfigurasi berdasarkan kebutuhan saat ini, kemudian meningkatkan kemampuan melalui lisensi tambahan ketika jaringan berkembang.

Sumber: Zyxel Networks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button