Security

Microsoft Teams Aktifkan Fitur Keamanan Pesan Secara Default Mulai Januari 2026

Microsoft mengumumkan bahwa Teams akan mulai mengaktifkan fitur keamanan pesan secara default untuk seluruh tenant yang masih menggunakan konfigurasi standar. Pembaruan ini akan mulai digulirkan pada 12 Januari 2026, sebagai langkah memperkuat perlindungan terhadap konten berbahaya yang beredar melalui pesan.

Dalam pembaruan yang disampaikan melalui Microsoft 365 Message Center, Microsoft menjelaskan bahwa perubahan ini dirancang untuk memberikan perlindungan otomatis bagi pengguna tanpa memerlukan konfigurasi tambahan. Selain itu, pengguna juga akan mendapatkan opsi untuk melaporkan deteksi yang keliru.

Tiga fitur keamanan utama yang akan diaktifkan mencakup:

  • Perlindungan terhadap file berbahaya: Jenis file yang berpotensi dieksploitasi akan diblokir sepenuhnya.
  • Deteksi URL berbahaya: Pesan yang mengandung tautan mencurigakan akan diberi label peringatan.
  • Pelaporan false positive: Pengguna dapat menandai deteksi keamanan yang dianggap tidak akurat.

Setelah fitur ini aktif, pengguna mungkin melihat peringatan pada pesan tertentu, sementara file yang dianggap berbahaya tidak akan dapat dikirimkan. Organisasi yang sebelumnya telah menyesuaikan pengaturan keamanan tidak akan mengalami perubahan apa pun.

Microsoft menyarankan administrator untuk meninjau konfigurasi di Teams admin center sebelum batas waktu Januari. Jika organisasi ingin mempertahankan pengaturan khusus, perubahan harus disimpan sebelum tanggal tersebut agar tidak tertimpa konfigurasi baru.

Perusahaan juga meminta tim TI memperbarui dokumentasi internal dan memberi tahu staf helpdesk mengenai perubahan ini. Administrator dapat memeriksa pengaturan melalui menu Messaging > Messaging settings > Messaging safety.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Microsoft merespons meningkatnya risiko keamanan siber, termasuk serangan phishing dan kampanye malware yang menargetkan pengguna Teams. Dalam beberapa minggu terakhir, Microsoft juga memperkenalkan fitur yang memblokir upaya perekaman layar secara otomatis selama rapat, serta mengembangkan call handler baru untuk meningkatkan performa aplikasi Teams di Windows 11.

Pada konferensi Enterprise Connect tahun lalu, Microsoft mengungkap bahwa platform kolaborasi Teams kini digunakan oleh lebih dari 320 juta pengguna aktif bulanan, menegaskan pentingnya peningkatan keamanan pada layanan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button