VKD3D-Proton Hadirkan Dukungan FSR 4, Termasuk untuk GPU Radeon Lama

Teknologi AMD FSR 4 awalnya diumumkan sebagai fitur eksklusif untuk kartu grafis Radeon RX 9000 series. Namun, setelah pustaka FSR 4 bocor secara tidak sengaja, sejumlah pengembang berhasil menjalankannya pada GPU Radeon generasi sebelumnya. Kini, langkah tersebut semakin dimantapkan dengan pembaruan dari proyek VKD3D-Proton, yang resmi menambahkan dukungan FSR 4—termasuk melalui metode emulasi untuk GPU lawas.
VKD3D-Proton merupakan lapisan translasi yang digunakan oleh Proton untuk menjalankan Direct3D 12 melalui Vulkan pada Linux. Dalam pembaruan versi 3.0, Valve menanamkan dukungan FSR 4 untuk GPU Radeon RX 9000 menggunakan metode resmi, sembari menawarkan jalur alternatif untuk kartu grafis yang lebih tua.
Dukungan FSR 4 Hadir dengan Jalur Emulasi
Hans-Kristian Arntzen, pengembang Valve yang memimpin pengembangan VKD3D-Proton, mengimplementasikan “hacky emulation path” yang memungkinkan FSR 4 berjalan pada GPU Radeon generasi sebelumnya. Emulasi ini memanfaatkan dukungan cooperative matrix berbasis int8 dan float16—namun Arntzen memperingatkan bahwa metode ini dapat menyebabkan penurunan performa yang signifikan.
Karena itu, dukungan FSR 4 non-resmi tersebut tidak diaktifkan sebagai bagian dari build standar. Implementasi versi 3.0 ini juga disebut sebagai langkah awal sebelum integrasi FSR 4 yang lebih matang di Proton ke depannya.
Potensi Dampak pada Perangkat Linux Berbasis RDNA
Meskipun FSR 4 kemungkinan tidak memberikan manfaat optimal bagi perangkat seperti Steam Deck—yang mungkin tidak mampu menahan beban performa tambahan—teknologi ini diperkirakan akan lebih relevan bagi perangkat generasi berikutnya. Salah satunya adalah Steam Machine terbaru, yang memanfaatkan arsitektur GPU RDNA 3 dan diproyeksikan memiliki performa setara Radeon RX 7600M.
Dengan hadirnya dukungan ini, ekosistem Linux gaming mendapatkan akses lebih awal terhadap teknologi peningkatan gambar terbaru AMD, membuka peluang bagi pengguna GPU generasi lama untuk merasakan peningkatan kualitas visual, meski dengan kompromi performa tertentu.








