Microsoft Rilis Pembaruan Darurat untuk Perbaiki Masalah Windows Recovery
Microsoft merilis pembaruan darurat untuk mengatasi masalah serius yang memengaruhi fitur Windows Recovery Environment (WinRE) pada beberapa sistem operasi Windows. Bug ini menyebabkan kegagalan pada proses pemulihan sistem yang sangat penting bagi pengguna saat mencoba mengatasi kerusakan sistem atau melakukan reset perangkat ke kondisi awal.
Masalah pada WinRE Akibat Pembaruan Sebelumnya
Masalah ini pertama kali muncul setelah pembaruan keamanan bulanan (Patch Tuesday) pada bulan Agustus 2025. Pembaruan tersebut ternyata tidak kompatibel dengan konfigurasi WinRE tertentu, yang mengakibatkan ketidakmampuan pengguna dalam mengakses opsi pemulihan sistem. Dalam skenario terburuk, sistem akan gagal boot ke lingkungan pemulihan saat dibutuhkan, membuat pemulihan sistem tidak bisa dilakukan tanpa intervensi manual tingkat lanjut.
Kegagalan ini sangat mengkhawatirkan bagi pengguna, terutama bagi organisasi yang mengandalkan kemampuan pemulihan sistem otomatis dalam infrastruktur TI mereka.
Pembaruan Darurat untuk Windows 10 dan 11
Sebagai respons cepat, Microsoft merilis pembaruan darurat (emergency out-of-band updates) untuk Windows 10 dan Windows 11. Pembaruan ini tidak akan terpasang secara otomatis melalui Windows Update biasa. Pengguna harus mengunduh dan memasangnya secara manual dari Microsoft Update Catalog.
Pembaruan ini memiliki tujuan utama untuk memperbaiki skrip partisi WinRE dan memastikan bahwa partisi pemulihan tetap berfungsi sesuai semestinya setelah pembaruan keamanan sebelumnya diinstal. Microsoft menegaskan bahwa patch ini sangat penting bagi sistem yang menggunakan WinRE secara aktif.
Petunjuk Instalasi Manual
Microsoft menyarankan pengguna tingkat lanjut maupun administrator sistem untuk memeriksa konfigurasi WinRE terlebih dahulu sebelum menerapkan pembaruan ini. Prosesnya melibatkan pengecekan ukuran partisi pemulihan dan potensi konflik dengan pembaruan sebelumnya. Dokumen dukungan teknis disediakan oleh Microsoft bagi yang membutuhkan panduan instalasi mendetail.
Bagi pengguna rumahan, sebaiknya menunggu penyempurnaan pada pembaruan kumulatif berikutnya jika tidak terbiasa dengan proses instalasi manual. Namun untuk sistem kritikal, tindakan cepat sangat disarankan.
Langkah Pencegahan dan Keamanan
Masalah ini kembali menggarisbawahi pentingnya pengujian mendalam terhadap pembaruan sistem operasi sebelum dirilis secara luas. Selain itu, pengguna dan admin sistem didorong untuk secara rutin memeriksa status partisi pemulihan dan melakukan backup sebelum menginstal pembaruan besar.
Pihak Microsoft belum memberikan keterangan resmi apakah pembaruan perbaikan ini akan disertakan dalam Patch Tuesday bulan berikutnya, namun mengingat sifatnya yang krusial, integrasi dalam rilis mendatang sangat mungkin dilakukan.
Sumber: BleepingComputer








