Microsoft Perbaiki Bug Update Windows 11 yang Sebabkan Game dan Aplikasi Crash

Microsoft secara resmi telah memperbaiki masalah (known issue) yang menyebabkan sejumlah game serta aplikasi di Windows 11 yang menggunakan dekode audio AC-3 (Dolby Digital) mengalami crash atau berhenti mendadak setelah pengguna memasang pembaruan pratinjau September 2026 (KB5124010).
Meskipun KB5124010 sejatinya merupakan pembaruan opsional yang mengharuskan pengguna mengeklik tautan “Download and install” secara manual—sehingga membatasi jumlah perangkat yang terdampak—pembaruan ini tetap terpasang secara otomatis pada perangkat yang mengaktifkan pengaturan “Get the latest updates as soon as they’re available” di menu Windows Update.
Saat pertama kali mengakui keberadaan bug ini dua pekan lalu, Microsoft menjelaskan bahwa gejala yang dialami pengguna cukup beragam. Dalam beberapa kasus, aplikasi terdampak sama sekali gagal dibuka (fail to launch) atau langsung tertutup tiba-tiba tanpa peringatan. Pada skenario lain, aplikasi dapat berjalan normal hingga fitur tertentu yang memicu pemrosesan audio dijalankan, seperti saat memutar musik latar.
Masalah ini dilaporkan berdampak pada berbagai jenis perangkat lunak, mulai dari game, pemutar media (media players), hingga sejumlah aplikasi produktivitas. Kendati demikian, aplikasi modern yang tidak mengandalkan dekoder audio bawaan Windows untuk jenis penyandian ini dipastikan aman, mengingat banyak aplikasi masa kini yang sudah menyertakan komponen dekode mandiri untuk menangani codec AC-3 lawas.
Dituntaskan Lewat Pembaruan Patch Tuesday Oktober 2026 (KB5127648)
Melalui pembaruan terkini pada dasbor kesehatan rilis (Windows release health dashboard), Microsoft mengonfirmasi bahwa kendala aplikasi crash ini telah berhasil diatasi melalui rilis pembaruan KB5127648 yang digulirkan pada siklus Patch Tuesday Oktober 2026.
Perusahaan mengimbau para pengguna yang terdampak pada sistem Windows 11 24H2 dan versi yang lebih baru untuk segera memasang pembaruan tersebut.
“Kami menyarankan Anda untuk menginstal pembaruan keamanan terbaru pada perangkat Anda karena pembaruan ini memuat berbagai peningkatan penting serta penyelesaian masalah, termasuk perbaikan untuk kendala ini,” tulis Microsoft dalam buletin dukungannya.
Rentetan Masalah Audio pada Sistem Operasi Windows 11
Dalam beberapa tahun terakhir, Microsoft tercatat telah berulang kali menangani berbagai bug terkait sektor audio yang mengganggu fungsionalitas perangkat lunak maupun komponen internal Windows:
- Dua tahun lalu (2024): Microsoft mengonfirmasi bug yang menyebabkan volume audio game melonjak drastis ke angka 100% secara tiba-tiba saat pengguna memakai sistem suara berbasis USB DAC. Di periode yang sama, Microsoft juga terpaksa memblokir peningkatan (upgrade) ke Windows 24H2 pada perangkat yang memiliki ketidakcocokan driver audio Intel Smart Sound Technology (SST) karena memicu layar biru kematian (Blue Screen of Death / BSOD).
- Januari 2025: Microsoft memperbaiki masalah serupa yang memicu gangguan pemutaran suara pada sistem Windows 11 24H2 yang menggunakan driver perangkat audio USB. Selain itu, perusahaan juga mencabut penangguhan pembaruan (safeguard hold) setelah menyelesaikan masalah kompatibilitas perangkat lunak peningkatan audio Dirac yang sempat membuat headset dan speaker Bluetooth tidak berfungsi.
- September 2026: Baru-baru ini, Microsoft merilis pembaruan darurat (out-of-band) guna menambal bug lain yang melumpuhkan fungsi audio USB pasca instalasi pembaruan keamanan September 2026 (KB5124008 dan KB5124012).
Sumber: Windows Release Health Dashboard








