
Produsen solusi penyimpanan, jaringan, dan perlindungan data terkemuka, QNAP Systems, Inc., secara resmi meluncurkan versi beta dari sistem operasi NAS terbaru mereka, yaitu QTS 6.1 Beta. Dirancang khusus untuk pengguna rumahan, personal, serta pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), QTS 6.1 Beta membawa pembaruan visual yang lebih segar, penyederhanaan konfigurasi sistem, serta peningkatan keamanan proses masuk (login) guna mempermudah pengelolaan data NAS sehari-hari.
Product Manager QNAP, David Hu, menjelaskan bahwa seiring dengan pertumbuhan data digital yang kian masif, kebutuhan pengguna terhadap NAS telah bergeser dari sekadar penumpukan fitur menuju pengalaman penggunaan sehari-hari yang lebih intuitif dan aman. QTS 6.1 hadir menjawab kebutuhan tersebut dengan menurunkan hambatan teknis penggunaan, di mana melalui antarmuka bersih yang didesain ulang, proses pengaturan awal yang ringkas, serta mekanisme keamanan berlapis, anggota keluarga maupun tim bisnis dapat mengelola dan melindungi data penting mereka dengan mudah dan percaya diri.

Fitur Utama QTS 6.1 Beta
- Antarmuka Baru yang Lebih Bersih: Mengusung tata letak menu dan ikon yang lebih sederhana untuk menyuguhkan pengalaman visual yang intuitif dan nyaman. Proses inisialisasi sistem kini menggunakan layar panduan langkah demi langkah (step-by-step), memungkinkan pengguna menyelesaikan pengaturan awal hanya dengan mengikuti instruksi di layar. Dasbor utama menyatukan informasi kesehatan sistem, penggunaan CPU dan memori, kapasitas penyimpanan, serta suhu perangkat ke dalam satu layar tunggal. Kartu informasi (cards) dapat ditambah atau dikustomisasi secara bebas, dan tata letaknya dapat disinkronkan lintas perangkat melalui akun QNAP.
- Manajemen Akun yang Disederhanakan dan Login Tanpa Sandi (Passwordless): Pengguna kini dapat menautkan akun NAS mereka ke akun QNAP untuk melakukan login langsung tanpa perlu mengingat kata sandi tambahan. Dukungan FIDO2 Passkey turut disematkan, memungkinkan pengguna masuk menggunakan kunci keamanan fisik (seperti YubiKey) atau metode autentikasi biometrik bawaan perangkat seperti Touch ID dan Windows Hello, menggantikan metode sandi konvensional yang rentan terhadap phishing.
- Pencadangan Berkelanjutan (Resumable Backup): Fitur Snapshot Replica kini mendukung transfer pencadangan yang dapat dilanjutkan kembali (resumable). Jika proses pencadangan terputus di tengah jalan, sistem akan melanjutkan transfer dari titik terakhir terhentinya proses alih-alih mengulang dari awal, sehingga menghemat waktu dan pita lebar (bandwidth). Fitur ini sangat membantu untuk pencadangan snapshot berukuran besar atau lingkungan dengan koneksi jaringan yang kurang stabil.
- Peningkatan Fondasi ke Linux Kernel 6.6: Sistem operasi ini telah ditingkatkan menggunakan basis Linux Kernel 6.6, yang menghadirkan stabilitas operasional lebih tinggi di bawah beban kerja berat, perlindungan yang lebih kuat terhadap ancaman keamanan siber baru, serta kompatibilitas yang lebih luas dengan perangkat keras generasi mendatang.
- Dukungan Berbagai Aplikasi AI: Melalui kehadiran AI Service Center yang baru, pengguna dapat memilih untuk menjalankan model AI secara lokal langsung di NAS atau melalui cloud, menyeimbangkan kecepatan, biaya, dan privasi. Fitur ini dipadukan dengan pencarian bahasa alami Qsirch untuk memudahkan pencarian berkas melalui deskripsi sederhana, serta QuAgent yang memungkinkan pengguna memeriksa status sistem dan mengelola berkas lewat percakapan teks (chat), termasuk bantuan AI untuk merencanakan kapasitas penyimpanan.
- Dukungan Kartu Grafis Intel Arc Pro B70: Apabila kartu grafis Intel Arc Pro B70 dipasang ke dalam perangkat NAS, pengguna kini dapat memantau model kartu grafis, suhu, tingkat utilisasi, serta penggunaan memori secara langsung melalui Panel Kontrol (Control Panel).

Sistem operasi terbaru QTS 6.1 Beta kini sudah dapat diunduh dan dipasang secara mandiri melalui pusat unduhan resmi QNAP (Download Center).
Sumber: QNAP Press Release








