MousesPeripherals

Logitech Tak Sengaja Kirim Mouse G Pro X3 Superstrike yang Belum Resmi Dirilis

Logitech secara tidak sengaja mengonfirmasi keberadaan G Pro X3 Superstrike, mouse gaming yang hingga kini belum diumumkan secara resmi oleh perusahaan. Konfirmasi tersebut terjadi setelah seorang pengguna Reddit menerima mouse yang belum dirilis tersebut, meski sebelumnya memesan G Pro X2 Superstrike.

Kesalahan pengiriman ini memberikan gambaran lebih jelas mengenai penerus G Pro X2 Superstrike, termasuk desain, sensor, bobot, dimensi, dan peningkatan daya tahan baterai.

Logitech G Pro X3 Superstrike Terungkap karena Salah Kirim

Keberadaan G Pro X3 Superstrike sebenarnya sudah beberapa kali muncul melalui informasi yang beredar sebelumnya. Namun, Logitech sendiri belum mengumumkan maupun mengakui keberadaan mouse tersebut secara resmi.

Situasi berubah setelah seorang pengguna Reddit dengan nama u/Alternative-Cream444 memesan G Pro X2 Superstrike, tetapi justru menerima sebuah unit G Pro X3 Superstrike yang belum dirilis.

Pengguna tersebut kemudian membagikan sejumlah foto mouse beserta kemasannya di komunitas r/MouseReview. Foto-foto tersebut memperlihatkan detail produk dan kemasan yang memberikan konfirmasi lebih lanjut mengenai sejumlah informasi yang sebelumnya telah beredar.

Desain Masih Mempertahankan Bentuk G Pro X2

Dari foto yang dibagikan, G Pro X3 Superstrike terlihat mempertahankan bentuk dasar yang sangat mirip dengan G Pro X2 Superstrike.

Mouse yang tidak sengaja dikirim tersebut menggunakan warna pink yang sebelumnya juga muncul dalam informasi mengenai X3 Superstrike. Bentuk bodinya tampaknya tidak mengalami perubahan besar, meskipun terdapat kemungkinan sedikit revisi pada bagian sisi kanan.

Salah satu perbedaan yang terlihat adalah bagian bibir atau lip pada sisi kanan yang tampak sedikit lebih menonjol. Perubahan tersebut kemungkinan ditujukan untuk memberikan grip yang lebih baik, meskipun belum ada keterangan resmi dari Logitech mengenai perubahan desain tersebut.

Bagian bawah mouse juga terlihat menggunakan desain yang sama dengan G Pro X2 Superstrike. Kesamaan ini mengindikasikan bahwa aksesori pihak ketiga seperti mouse skates maupun aksesori resmi yang dibuat untuk X2 kemungkinan tetap dapat digunakan pada X3.

Namun, pengguna yang menerima unit tersebut tidak memiliki G Pro X2 Superstrike sebagai pembanding langsung. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah Logitech telah melakukan perubahan terhadap sejumlah aspek ergonomi lain.

Salah satu hal yang masih belum diketahui adalah apakah Logitech memperbaiki distribusi bobot yang sebelumnya menjadi salah satu keluhan terhadap G Pro X2 Superstrike, terutama kecenderungan bobot terasa lebih berat di bagian depan.

Hero 2 dengan Sensitivitas hingga 48.000 DPI

Informasi pada kemasan memberikan beberapa detail mengenai sensor yang digunakan.

G Pro X3 Superstrike disebut menggunakan versi yang diperbarui dari Hero 2, dengan kemampuan akselerasi hingga 90 G serta sensitivitas hingga 48.000 DPI.

Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemampuan sensor dibandingkan konfigurasi yang digunakan pada generasi sebelumnya, meskipun detail teknis mengenai perubahan internal sensor tersebut belum diungkapkan secara resmi oleh Logitech.

Selain sensor, mouse ini juga membawa peningkatan yang cukup besar pada daya tahan baterai.

Baterai hingga 135 Jam

Salah satu informasi paling menarik yang terlihat pada kemasan adalah klaim daya tahan baterai hingga 135 jam.

Sebagai perbandingan, G Pro X2 Superstrike memiliki klaim daya tahan baterai hingga 90 jam. Jika angka pada kemasan X3 benar, terdapat peningkatan sekitar 45 jam, atau 50 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Peningkatan tersebut berpotensi menjadi salah satu perubahan penting pada generasi baru, terutama bagi pengguna yang mengandalkan mouse wireless untuk penggunaan sehari-hari maupun gaming dalam waktu panjang.

Meski demikian, kondisi penggunaan yang menghasilkan angka 135 jam tersebut belum dijelaskan secara rinci dari informasi yang tersedia.

Bobot Tetap Ringan di 59 Gram

Kemasan G Pro X3 Superstrike juga mencantumkan bobot 59 gram.

Dimensi mouse tercatat sebesar:

  • Panjang: 125 mm
  • Lebar: 63,5 mm
  • Tinggi: 40 mm
  • Bobot: 59 gram

Dengan bobot tersebut, X3 Superstrike masih berada dalam kategori mouse gaming yang relatif ringan. Namun, angka bobot saja belum cukup untuk mengetahui apakah distribusi bobotnya telah berubah dibandingkan X2.

Hal tersebut menjadi penting karena distribusi bobot dapat memengaruhi karakteristik pergerakan mouse, terutama bagi pemain FPS yang menggunakan sensitivitas rendah dan sering melakukan gerakan cepat.

Logitech Belum Mengumumkan G Pro X3 Superstrike

Meskipun unit retail tampaknya sudah sampai ke tangan konsumen, Logitech belum secara resmi mengumumkan G Pro X3 Superstrike berdasarkan informasi yang tersedia.

Kesalahan pengiriman ini justru memberikan konfirmasi langsung bahwa mouse tersebut memang telah mencapai tahap produksi dan distribusi tertentu.

Foto kemasan juga memperkuat sejumlah informasi yang sebelumnya beredar mengenai perangkat tersebut, termasuk pilihan warna, desain, sensor, bobot, dimensi, dan daya tahan baterai.

Namun, beberapa detail penting masih belum diketahui, seperti harga resmi, tanggal peluncuran, ketersediaan regional, perubahan internal dibandingkan X2, serta fitur lengkap yang akan ditawarkan.

Untuk saat ini, G Pro X3 Superstrike dapat dipandang sebagai produk yang secara tidak sengaja telah terungkap sebelum Logitech melakukan pengumuman resminya.

Jika Logitech mempertahankan bentuk dasar X2 tetapi meningkatkan sensor, daya tahan baterai, dan aspek internal lainnya, X3 Superstrike berpotensi menjadi penyegaran yang cukup signifikan dalam lini mouse gaming kelas atas perusahaan tersebut. Namun, detail mengenai spesifikasi lengkap dan harga masih harus menunggu pengumuman resmi Logitech.

Sumber: Reddit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button