Security

Anthropic Tegaskan Pesan Viral “Claude Diblokir dan Dilaporkan ke Otoritas” Tidak Benar

Perusahaan AI Anthropic membantah klaim yang beredar luas di media sosial terkait pemblokiran akun pengguna Claude secara permanen disertai pelaporan ke otoritas setempat. Klarifikasi ini disampaikan setelah sebuah unggahan viral di platform X menampilkan tangkapan layar yang mengklaim pengguna Claude telah “dilarang dan dilaporkan ke pihak berwenang”.

Isu tersebut mencuat seiring meningkatnya popularitas Claude, khususnya varian Claude Code yang saat ini dikenal sebagai salah satu agen AI untuk pemrograman paling mumpuni. Dengan adopsi yang luas, Claude kerap menjadi sasaran trolling dan penyebaran tangkapan layar palsu yang diklaim sebagai bukti pemblokiran akun.

Dalam unggahan viral tersebut, ditampilkan pesan bernada mengintimidasi yang menyatakan akun pengguna telah diblokir permanen dan informasinya dibagikan kepada otoritas lokal. Namun, menurut Anthropic, pesan tersebut tidak pernah digunakan dalam sistem mereka dan tidak mencerminkan pengalaman nyata pengguna Claude.

Dalam pernyataan resminya, Anthropic menegaskan bahwa gambar yang beredar adalah palsu dan tidak sesuai dengan bahasa maupun format pesan yang ditampilkan Claude kepada pengguna. Perusahaan menyebut tangkapan layar semacam itu merupakan hoaks lama yang kembali beredar secara berkala dan kerap menimbulkan kebingungan.

Meski demikian, Anthropic juga menegaskan bahwa klarifikasi ini tidak berarti akun Claude sepenuhnya kebal dari pembatasan. Seperti perusahaan AI lainnya, Anthropic menerapkan kebijakan ketat untuk mencegah penyalahgunaan sistem kecerdasan buatan. Akun pengguna dapat dikenai pembatasan atau sanksi apabila terbukti berulang kali melanggar ketentuan penggunaan.

Langkah penegakan ini ditujukan untuk menjaga keamanan, kepatuhan, dan integritas layanan AI, terutama dalam mencegah pemanfaatan Claude untuk aktivitas yang melanggar hukum atau kebijakan internal. Namun, Anthropic menekankan bahwa sanksi tersebut tidak disertai pesan ekstrem seperti yang digambarkan dalam unggahan viral tersebut.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran pengguna dan mencegah penyebaran informasi keliru terkait kebijakan penegakan akun Claude di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button