HardwareNVIDIA GeForce GPUVideo Cards & GPUs

Varian Langka ROG Strix RTX 3080 20 GB Ditemukan di Pasar Loak China

Generasi GPU NVIDIA GeForce RTX berbasis arsitektur Ampere masih memiliki daya tarik tersendiri, terutama di pasar barang bekas. Di tengah harga GPU generasi terbaru yang dinilai semakin tinggi, sebagian penggemar hardware justru melirik kembali kartu grafis generasi sebelumnya yang menawarkan performa tinggi dengan harga lebih masuk akal.

Salah satu temuan menarik datang dari Seninno, seorang penggemar perangkat keras PC dan AI, yang baru-baru ini menemukan varian tidak biasa dari GeForce RTX 3080. Dalam laporan videonya pada pertengahan November, Seninno mengungkap keberadaan kartu grafis ASUS ROG Strix GeForce RTX 3080 dengan konfigurasi VRAM 20 GB, jauh di atas kapasitas standar 10 GB GDDR6X yang umum digunakan pada seri RTX 30 kelas sub-flagship.

Varian RTX 3080 dengan memori 20 GB memang bukan sepenuhnya hal baru, namun jumlahnya sangat terbatas dan sebagian besar sebelumnya dikaitkan dengan model buatan MSI yang beredar melalui jalur pasar bekas di China. Temuan terbaru ini menjadi sorotan karena menggunakan desain ROG Strix dari ASUS, yang belum pernah tercatat secara resmi dalam katalog produk ritel.

Asal-usul Masih Menjadi Tanda Tanya

Setelah melakukan pembongkaran menyeluruh, temuan Seninno mulai menarik perhatian media teknologi internasional. Sejumlah pihak mempertanyakan asal-usul kartu grafis tersebut, apakah merupakan sampel rekayasa internal, produk OEM terbatas, atau hasil modifikasi dari pemilik sebelumnya.

Seninno mengaku menemukan kartu tersebut di sebuah pasar loak di China tanpa informasi resmi yang menyertainya. Ia menyebut belum pernah melihat model serupa sebelumnya dan tidak menemukan referensi daring yang menjelaskan keberadaannya. Meski demikian, kode cetak pada papan sirkuit bertuliskan “STRIX-RTX3080-20G” terlihat cukup meyakinkan dan terkesan sebagai produk resmi.

Identifikasi menggunakan GPU-Z juga menunjukkan perangkat ID yang valid, lengkap dengan kapasitas memori sebesar 20.480 MB. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kartu tersebut memang dirancang dengan konfigurasi VRAM 20 GB sejak awal, bukan sekadar hasil modifikasi sederhana.

Kondisi Fisik Kurang Meyakinkan

Meski spesifikasinya menarik, kondisi fisik kartu grafis tersebut jauh dari kata ideal. Seninno menemukan banyak bekas goresan pada bagian luar dan dalam kartu, yang mengindikasikan kemungkinan penggunaan intensif sebelumnya. Ia menduga kartu tersebut pernah digunakan dalam rig penambangan kripto.

Saat pendingin dilepas, modul memori terlihat masih asli dan utuh. Namun, terdapat tanda-tanda pembongkaran sebelumnya, seperti pasta termal yang telah diganti dan beberapa sekrup yang dilepas tanpa dipasang kembali. Karena kondisi tersebut, Seninno memutuskan untuk mengembalikan kartu grafis itu kepada penjual yang tidak disebutkan namanya.

Temuan Langka di Pasar Bekas

Penemuan ROG Strix RTX 3080 20 GB ini menambah daftar panjang perangkat keras unik yang beredar di pasar sekunder China. Meski belum jelas apakah kartu ini pernah dirilis secara resmi atau hanya diproduksi dalam jumlah sangat terbatas, keberadaannya menunjukkan bahwa masih banyak varian GPU langka yang belum terdokumentasi secara luas.

Bagi kolektor dan penggemar hardware, temuan semacam ini menjadi pengingat bahwa pasar bekas masih menyimpan kejutan, meski risikonya juga tidak kecil, terutama terkait kondisi dan riwayat penggunaan perangkat.

Sumber: Uniko’s Hardware

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button