NEC Provides Computing Power for OCTOPUS Supercomputer at Osaka University

NEC Corporation bekerja sama dengan Osaka University D3 Center menghadirkan OCTOPUS (Osaka University Compute and sTOrage Platform Urging open Science), sebuah superkomputer baru yang akan mulai uji coba pada September 2025 dan beroperasi penuh pada Desember 2025.

🔹 Spesifikasi & Performa
- Performa teoretis: 2.293 petaflops
- Jumlah node: 140 unit NEC LX201Ein-1
- Kinerja: ±1.5x lebih cepat dari sistem sebelumnya
- Fitur baru: provenance management (rekam otomatis proses data)
OCTOPUS dirancang tidak hanya untuk kecepatan, tetapi juga transparansi & integritas ilmiah dengan manajemen jejak data (provenance).
🔹 Teknologi SCUP-HPC
Dikembangkan oleh tim riset Osaka University & NEC:
- Fungsi: melacak, merekam, mengelola, dan memvisualisasikan computational provenance
- Lingkup: superkomputer tipe kluster (multi-HPC dengan jaringan berkecepatan tinggi)
- Manfaat:
- Minim dampak pada performa superkomputer
- Meningkatkan reproducibility & fairness hasil riset
- Mendukung open science dengan audit trail yang jelas
Contoh penerapan: peneliti bisa mencantumkan computation history ID dalam publikasi ilmiah, sebagai bukti riset dihitung menggunakan OCTOPUS.

🔹 Dampak & Visi
- Bagi peneliti: produktivitas meningkat dalam simulasi, AI training, dan analisis data besar.
- Bagi industri & akademisi: infrastruktur riset lebih transparan, efisien, dan terpercaya.
- Rencana ke depan: NEC akan komersialisasi provenance management system berbasis SCUP-HPC.
NEC juga akan melanjutkan strategi BluStellar Scenario, berfokus pada research information infrastructure untuk mendorong open science dan inovasi di bidang akademik & industri.
🔹 Kesimpulan
OCTOPUS bukan hanya superkomputer dengan performa tinggi, tetapi juga menghadirkan era baru transparansi penelitian dengan sistem provenance yang memastikan hasil riset bisa diverifikasi dan direplikasi.



