Security

Bullhorn Matikan Akses Platform Perekrutan untuk Bendung Serangan Siber

Perusahaan penyedia perangkat lunak ketenagakerjaan dan rekrutmen asal Amerika Serikat, Bullhorn, terpaksa menonaktifkan akses ke platform utamanya guna membendung dampak serangan siber yang memicu kelumpuhan sistem secara menyeluruh (system-wide outage).

Pihak perusahaan menyatakan bahwa mereka telah berhasil mengisolasi masalah tersebut dan melenyapkan ancaman langsung yang ada di dalam jaringan. Saat ini, tim teknis internal tengah berupaya memulihkan layanan secara bertahap menyusul peninjauan keamanan menyeluruh yang dilakukan bersama para spesialis dari firma keamanan siber CrowdStrike.

Sebagai informasi, Bullhorn merupakan penyedia solusi ketenagakerjaan dan perekrutan berbasis cloud yang melayani lebih dari 10.000 pelanggan di seluruh dunia. Platform ini diandalkan oleh berbagai perusahaan penyalur tenaga kerja untuk mengelola siklus rekrutmen secara penuh, mulai dari pelacakan kandidat, proses onboarding, hingga pengelolaan penggajian (payroll).

Kronologi Insiden dan Daftar Layanan yang Lumpuh

Berdasarkan halaman status insiden perusahaan, para pelanggan mulai mengeluhkan adanya kendala pada fitur pengunggahan lowongan kerja (job posting) di aplikasi Bullhorn sejak hari Jumat lalu. Keesokan harinya, perusahaan mengumumkan bahwa mereka tengah mengalami gangguan sistem menyeluruh yang berdampak pada platform Bullhorn, sebelum akhirnya mengonfirmasi bahwa kelumpuhan tersebut dipicu oleh serangan siber.

“Kami telah mendeteksi adanya insiden siber pada Platform Bullhorn. Kami menonaktifkan sementara akses ke sistem kami guna membendung aktivitas tersebut sembari melakukan investigasi lebih lanjut,” tulis pernyataan resmi perusahaan.

Melalui halaman tanya jawab (FAQ) khusus, Bullhorn menyebutkan bahwa investigasi forensik telah berjalan, namun sejauh ini belum dapat dipastikan apakah ada data pelanggan yang berhasil dicuri (exfiltrated) oleh pelaku. Pihak perusahaan berjanji akan segera menghubungi individu maupun organisasi yang terdampak secara langsung apabila kebocoran data terbukti terjadi.

Berdasarkan pantauan pada halaman status layanan, sebagian besar infrastruktur Bullhorn saat ini masih berada dalam status pemeliharaan atau mengalami penurunan performa, kecuali layanan Adapt, eEmpACT, dan StaffSuite yang dilaporkan tetap beroperasi normal.

Adapun rincian gangguan pada ekosistem Bullhorn meliputi:

  • Layanan yang lumpuh total (major outages): ATS/CRM, Automation, Back Office, Talent Platform, serta lingkungan sandbox.
  • Layanan dengan penurunan performa (degraded performance): Bullhorn for Salesforce beserta produk terkaitnya, Onboarding365, Amplify, Analytics, Messaging, SourceBreaker, VMS Sync, Data Hub, Erecruit, SalesDuel, dan VMS Access.

Kewajiban Reset Kata Sandi dan Rotasi Kredensial API

Hingga berita ini diturunkan, Bullhorn belum memberikan estimasi waktu kapan seluruh layanan tersebut akan kembali pulih sepenuhnya. Meski demikian, sebagai langkah pengamanan pasca-insiden, seluruh pengguna yang tidak menggunakan fitur Single Sign-On (non-SSO) akan diwajibkan untuk mengatur ulang kata sandi (password reset) mereka saat melakukan login berikutnya.

Selain itu, kata sandi API juga diwajibkan untuk menjalani proses rotasi guna melindungi integrasi sistem, sementara perubahan client-secret akan menyusul di tahap berikutnya. Untuk instansi yang di-hosting langsung oleh Bullhorn, proses pembaruan kredensial ini akan dijalankan secara otomatis.

Guna meminimalkan gangguan operasional bisnis selama masa pemulihan, para pelanggan diizinkan untuk mengajukan permintaan ekspor data melalui tim dukungan teknis Bullhorn. Pihak perusahaan juga memastikan bahwa catatan waktu kerja (time records) yang belum sempat terunggah akan diproses ulang setelah sistem kembali normal, dan kompensasi kredit layanan (service credits) akan ditinjau sesuai dengan perjanjian tingkat layanan (SLA) yang berlaku.

Sumber: BleepingComputer / Bullhorn Status Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button