Security

Microsoft Konfirmasi Pembaruan Windows 11 Oktober Dapat Merusak Fitur Smart App Control

Microsoft mengonfirmasi bahwa sebagian pengguna berpotensi mengalami kendala saat mencoba mengaktifkan fitur Smart App Control setelah memasang pembaruan keamanan Windows 11 bulan ini, yakni KB5127648.

Sebagai informasi, Smart App Control merupakan fitur keamanan bawaan Windows 11 yang memanfaatkan layanan intelijen aplikasi milik Microsoft serta kapabilitas integritas kode. Fitur ini bekerja berdampingan dengan Microsoft Defender dan SmartScreen untuk memblokir aplikasi maupun berkas biner yang berpotensi berbahaya sebelum sempat dieksekusi di dalam sistem.

Menurut keterangan resmi perusahaan, pada perangkat terdampak yang menjalankan Windows 11 versi 24H2 dan versi yang lebih baru, opsi pengaturan Smart App Control mendadak berubah menjadi abu-abu (grayed out) sehingga tidak dapat digeser atau diaktifkan oleh pengguna.

Melalui pembaruan pada buletin dukungan KB5127648, Microsoft menjelaskan bahwa setelah menginstal pembaruan ini, beberapa perangkat mungkin tidak dapat mengaktifkan kembali Smart App Control di dalam aplikasi Windows Security apabila sebelumnya fitur tersebut berada dalam kondisi nonaktif. Kendati demikian, perangkat yang sejak awal sudah mengaktifkan Smart App Control dipastikan tidak terdampak oleh bug ini dan tetap terlindungi sepenuhnya.

Solusi Sementara via Registry dan Group Policy

Mengingat patch perbaikan permanen belum tersedia saat ini, Microsoft membagikan panduan solusi sementara (workaround) guna membantu para administrator IT dalam memitigasi masalah tersebut pada perangkat yang dikelola perusahaan, baik melalui modifikasi registry maupun penerapan kebijakan grup (Group Policy).

Untuk memulihkan kembali kemampuan mengaktifkan Smart App Control pada perangkat Windows 11 yang terdampak melalui penyuntingan registry, pengguna atau administrator dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka jendela Command Prompt dengan mengetikkan cmd pada kotak pencarian Windows.
  2. Pilih opsi Run as Administrator.
  3. Pada jendela command prompt yang terbuka, jalankan dua baris perintah berikut secara berurutan, lalu mulai ulang (restart) perangkat:
    • reg add "HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Policies\Microsoft\FeatureManagement\Overrides" /v 2883193997 /t REG_DWORD /d 1 /f
    • reg add "HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Policies\Microsoft\FeatureManagement\Overrides" /v 2850574478 /t REG_DWORD /d 1 /f

Selain metode di atas, para administrator IT juga dapat mengatasi kendala ini dengan menginstal dan mengonfigurasi dua paket Group Policy berikut untuk mengaktifkan Smart App Control sekaligus memastikan pencatatan log (logging) tetap berjalan untuk keperluan pemecahan masalah (troubleshooting):

  • Windows 11, versi 24H2, 25H2, dan 26H2: KB5074105 261015_19222 Feature Preview
  • Windows 11, versi 24H2, 25H2, dan 26H2: KB5074105 261015_19221 Feature Preview

Kedua kebijakan grup tersebut dapat ditemukan melalui jalur direktori Computer Configuration > Administrative Templates > {Nama Group Policy} > Windows 11, version 24H2, 25H2. Setelah terpasang, administrator wajib mengatur kedua opsi tersebut ke status Enabled, lalu melakukan restart pada perangkat yang terdampak agar pengaturan Group Policy dapat diterapkan.

Rentetan Kendala dan Perbaikan pada Pembaruan Windows Pekan Ini

Munculnya masalah pada Smart App Control ini menambah daftar catatan teknis yang menyertai distribusi pembaruan Windows sepanjang pekan ini. Sebelumnya, Microsoft juga telah mengonfirmasi bahwa pembaruan Windows terbaru dapat memicu kegagalan koneksi Remote Desktop bagi pengguna non-admin apabila fitur keamanan “Administrator protection” diaktifkan pada sistem.

Di sisi lain, raksasa teknologi tersebut berhasil menuntaskan sejumlah masalah lawas lainnya pada pekan yang sama. Microsoft telah merilis perbaikan untuk mengatasi kendala koneksi Always On VPN yang sempat muncul pasca-instalasi pembaruan keamanan September 2026, serta menambal bug yang memicu kemunculan layar hitam (black screens), kegagalan pemuatan desktop, dan crash pada Windows Explorer setelah memasang pembaruan Windows 11 yang dirilis sejak bulan Agustus lalu.

Sumber: Microsoft Support Advisory

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button