
Dalam ajang Financial Analyst Day 2025, AMD mengungkap detail baru mengenai akselerator AI generasi berikutnya, Instinct MI400 dan MI500. Seri MI400 yang akan meluncur pada 2026 mengusung arsitektur CDNA 5, menawarkan peningkatan besar pada komputasi AI dan bandwidth memori, sekaligus memposisikan AMD sebagai pesaing langsung NVIDIA di segmen akselerator kelas data center.

Instinct MI400: Lompatan Performa Berbasis CDNA 5
AMD mengklaim bahwa MI400 mampu mencapai hingga 40 PFLOPs FP4 dan 20 PFLOPs FP8, atau sekitar dua kali lipat performa seri MI350 saat ini. Untuk mengimbangi kebutuhan model AI besar, MI400 beralih dari HBM3e ke HBM4, meningkatkan:
- Kapasitas memori dari 288 GB menjadi 432 GB
- Total bandwidth dari 8 TB/s menjadi 19,6 TB/s
- Scale-out bandwidth per GPU menjadi 300 GB/s
Selain itu, seri MI400 memperluas dukungan format data AI dan menambahkan pipeline AI yang lebih kaya.

Dua Model: MI455X dan MI430X
AMD menyiapkan dua varian berbeda:
- Instinct MI455X
Dirancang untuk pelatihan AI berskala besar dan beban kerja inferensi masif. - Instinct MI430X
Menargetkan HPC dan sovereign AI, menghadirkan dukungan FP64 berbasis perangkat keras serta kemampuan komputasi hybrid CPU+GPU. Menariknya, model ini tetap menggunakan subsistem HBM4 yang sama dengan MI455X.
Seri MI400 juga beralih dari teknologi paket CoWoS-S ke CoWoS-L (Local Silicon Interconnect) untuk meningkatkan efisiensi interkoneksi antar-chip di paket multi-die.

AMD Targetkan NVIDIA Vera Rubin
AMD membandingkan MI400 dengan pesaing langsungnya, NVIDIA Vera Rubin, menyatakan bahwa MI400 menawarkan:
- Performa komputasi dan bandwidth memori yang setara
- 1,5× kapasitas memori lebih besar
- 1,5× scale-out bandwidth lebih tinggi
Dr. Lisa Su menegaskan bahwa MI400 akan tersedia untuk pelanggan dan mitra sejak hari pertama peluncuran—sebuah poin penting mengingat tingginya permintaan akselerator AI di pasar global.
MI500: Generasi Berikutnya Tiba Tahun 2027
AMD juga memastikan bahwa Instinct MI500 sedang dalam tahap desain lanjutan dan direncanakan meluncur pada 2027. Perusahaan kini beralih ke siklus pembaruan tahunan untuk lini Instinct, mengikuti kebutuhan industri AI yang berkembang cepat.
Dengan kombinasi HBM4, arsitektur CDNA terbaru, dan strategi rilis agresif, AMD semakin memperkuat posisinya dalam persaingan akselerator AI melawan NVIDIA.








