OpenAI Perbarui GPT-5 agar Lebih Mampu Menangani Kondisi Emosional dan Mental Pengguna

OpenAI mengonfirmasi bahwa pada 5 Oktober 2025, mereka meluncurkan pembaruan besar untuk GPT-5, yang secara khusus dirancang agar model lebih sensitif dan efektif dalam menangani percakapan terkait kesehatan mental dan emosional pengguna.
🧠 Fokus pada Deteksi dan Respons Emosional
Dalam pembaruan ini, GPT-5 kini dapat mengenali tanda-tanda pengguna yang sedang tidak baik-baik saja, termasuk kondisi stres, kecemasan, atau tekanan emosional berat.
Ketika model mendeteksi topik atau sinyal tersebut, sistem akan secara otomatis mengalihkan percakapan ke GPT-5 Instant, model yang telah dilatih khusus untuk menangani kasus semacam ini.
“Kami menggunakan real-time router untuk mengarahkan bagian percakapan yang bersifat sensitif — seperti tanda-tanda tekanan emosional akut — ke model reasoning yang sesuai. GPT-5 Instant kini mampu menangani kasus tersebut sebaik GPT-5 Thinking,” jelas OpenAI dalam dokumen dukungan terbarunya.

⚙️ Bagaimana Proses Routing Otomatis Bekerja
- GPT-5 Instant adalah model paling cepat dan ringan di lini GPT-5 — juga menjadi model default bagi pengguna gratis.
- Jika pengguna memakai GPT-5 Thinking, namun sistem mendeteksi percakapan terkait distress emosional, permintaan otomatis diarahkan ke GPT-5 Instant untuk respons yang lebih aman dan empatik.
- Sebaliknya, bila pengguna memilih GPT-5 Instant namun pertanyaannya lebih cocok dijawab model lain, sistem juga akan mengalihkan permintaan ke GPT-5 Thinking untuk hasil lebih akurat.
BleepingComputer mengonfirmasi perilaku ini dalam pengujian internal, menunjukkan GPT-5 kini dinamis dalam memilih model berdasarkan konteks percakapan.
💬 Kolaborasi dengan Ahli Kesehatan Mental
OpenAI menegaskan bahwa pengembangan fitur ini melibatkan pakar kesehatan mental guna memastikan pendekatan GPT-5 sesuai etika dan aman bagi pengguna.
Model kini mampu:
- Menurunkan eskalasi percakapan emosional berat (de-escalation),
- Menggunakan bahasa yang suportif dan menenangkan,
- Memberikan rujukan ke sumber bantuan nyata bila diperlukan, seperti layanan konseling atau hotline krisis.
🧩 Integrasi dengan Aplikasi Perusahaan
Selain peningkatan kemampuan empatik, OpenAI juga memperluas integrasi GPT-5 dengan konteks organisasi pengguna melalui konektor seperti:
- Slack, SharePoint, Google Drive,
- GitHub, HubSpot, Asana, dan platform bisnis lainnya.
Fitur bernama Company Knowledge ini memungkinkan GPT-5 memberikan jawaban yang disesuaikan dengan proyek dan dokumen internal perusahaan, mirip dengan konsep Microsoft 365 Copilot.
🌟 Kesimpulan
Dengan pembaruan ini, GPT-5 kini bukan hanya lebih pintar secara teknis, tetapi juga lebih peka terhadap kondisi emosional pengguna — menandai langkah besar menuju AI yang lebih manusiawi dan bertanggung jawab.
Integrasi dengan konteks perusahaan pun memperluas fungsinya, menjadikan GPT-5 sebagai asisten serbaguna yang dapat mendukung baik produktivitas maupun kesejahteraan mental.
Sumber: OpenAI








