Benchmark Snapdragon X2 Elite Extreme: CPU Unggul, GPU Masih Tertinggal

Qualcomm baru saja memperkenalkan Snapdragon X2 Elite Extreme, SoC terbaru untuk perangkat Windows on Arm. Perusahaan mengklaim chip ini mampu menghadirkan peningkatan performa CPU hingga 75% serta efisiensi daya 2,3× lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Kini, hasil benchmark independen mulai bermunculan dan memberikan gambaran lebih jelas tentang kekuatan serta kelemahan prosesor ini.
Performa CPU Melampaui Apple M4 Pro
Uji coba dari ComputerBase menunjukkan bahwa Snapdragon X2 Elite Extreme berhasil mengungguli Apple M4 Pro dalam beberapa tes multicore.
- Cinebench 2024 multicore: 1.964 poin
- Geekbench 6.3 multicore: 23.693 poin
Pada pengujian single-core, hasilnya lebih bervariasi. Apple M4 Pro unggul 7% dalam Cinebench 2024 single-core, tetapi Snapdragon berbalik unggul 7% dalam Geekbench 6.5.

NPU Paling Kencang di Kelasnya
Salah satu kekuatan utama chip ini adalah NPU 80 TOPS. Snapdragon X2 Elite Extreme mencatat performa hingga 128% lebih cepat dibanding Intel Core Ultra 9 288V pada ASUS Zenbook S 14. Hal ini menempatkan Qualcomm di posisi sangat kompetitif untuk beban kerja berbasis AI.

GPU Masih Jauh dari Apple
Meski CPU dan NPU tampil impresif, bagian GPU masih jadi titik lemah. Dalam pengujian:
- 3DMark Steel Nomad Light Unlimited: 5.687 poin
- 3DMark Solar Bay Unlimited: 22.946 poin
Angka ini menempatkan Snapdragon X2 Elite Extreme sekitar 37–40% lebih cepat dibanding iGPU Apple M4 10-Core. Namun, performanya tetap 37–46% tertinggal dari Apple M4 Pro.

Realitas Penggunaan
Walau hasil CPU dan NPU sangat menjanjikan, masih perlu waktu untuk melihat bagaimana performa Snapdragon X2 Elite Extreme dalam skenario nyata, khususnya gaming dan aplikasi Windows yang belum dioptimalkan untuk Arm. Qualcomm tampaknya masih mengandalkan efisiensi daya dan kekuatan CPU/NPU sebagai nilai jual utama, sementara GPU menjadi area yang butuh peningkatan lebih lanjut.
Sumber: ComputerBase








