Microsoft Rilis Pembaruan Pratinjau Terakhir Windows 10 22H2

Microsoft resmi merilis pembaruan pratinjau non-keamanan terakhir untuk Windows 10 versi 22H2 dengan kode KB5066198. Update opsional ini membawa sejumlah perbaikan, termasuk masalah pada out-of-box experience (OOBE) serta konektivitas protokol SMBv1.
Detail Pembaruan KB5066198
Pembaruan ini dirilis sebagai cumulative update akhir bulan yang bersifat opsional, memungkinkan administrator Windows untuk menguji perbaikan sebelum digulirkan ke seluruh pengguna pada Patch Tuesday berikutnya. Setelah terpasang, sistem Windows 10 22H2 akan diperbarui ke build 19045.6396.
Beberapa perbaikan utama yang dibawa, antara lain:
- SMBv1 & NetBT: Memperbaiki masalah yang muncul setelah update keamanan September 2025 (KB5065429) yang membuat koneksi ke SMBv1 shares gagal ketika menggunakan protokol NetBIOS over TCP/IP.
- Windows Autopilot: Mengatasi kendala saat menggunakan Enrollment Status Page (ESP) pada proses OOBE yang tidak muncul sebagaimana mestinya.
- File Server: Menambahkan dukungan bagi administrator IT untuk menerapkan pengamanan tambahan pada SMB.
- App Compatibility: Memperbaiki masalah di mana pengguna non-admin menerima User Account Control (UAC) prompt tak terduga ketika MSI installer melakukan konfigurasi atau perbaikan aplikasi.
- WinSock & NDI: Menangani isu yang terjadi pasca update keamanan Agustus 2025 (KB5063709) yang menyebabkan delay atau performa audio/video tidak stabil saat menggunakan Network Device Interface (NDI) untuk streaming antar-PC.

Cara Instalasi
Pengguna dapat menginstal KB5066198 melalui menu:Settings > Update & Security > Windows Update > Check for updates
Karena bersifat opsional, akan muncul pilihan โDownload and installโ. Alternatifnya, file dapat diunduh manual dari Microsoft Update Catalog.
Akhir Dukungan Windows 10
Microsoft akan menghentikan pembaruan keamanan Windows 10 pada 14 Oktober 2025. Setelah itu, sistem yang tetap menggunakan Windows 10 tanpa migrasi akan rentan terhadap serangan dan malware.
Opsi yang tersedia bagi pengguna:
- Upgrade ke Windows 11 atau Windows 365 (cloud).
- Extended Security Updates (ESU) Program: Biaya $61 per perangkat untuk pelanggan enterprise atau $30 untuk pengguna rumahan per tahun. Program ini gratis bagi pengguna rumahan yang menukarkan poin Microsoft Rewards atau mengaktifkan Windows Backup.
- Khusus EEA (European Economic Area): Microsoft kini mengizinkan pelanggan individu mendaftar ESU secara gratis dengan akun Microsoft, menyusul tekanan dari organisasi perlindungan konsumen Euroconsumers.
Peralihan Windows 10 ke Windows 11
Menurut Statcounter Global Stats, hampir setahun setelah rilisnya, Windows 11 kini telah melampaui jumlah instalasi Windows 10. Saat ini, 49% sistem Windows menjalankan Windows 11, sementara 45% masih menggunakan Windows 10.
Sumber: Microsoft








