Cisco Perkenalkan Silicon One G300 102,4 Tbps, Siap Dorong Infrastruktur AI Skala Besar

Cisco resmi meluncurkan Silicon One G300, switching ASIC dengan kapasitas 102,4 Tbps yang dirancang khusus untuk mendukung pembangunan klaster AI berskala masif. Chip terbaru ini akan menjadi fondasi bagi sistem Cisco N9000 dan Cisco 8000 generasi baru yang difokuskan pada kebutuhan jaringan pusat data untuk beban kerja AI.
Peluncuran ini menegaskan strategi Cisco dalam menjadikan jaringan sebagai platform inovasi AI, bukan sekadar infrastruktur pendukung.
Jaringan sebagai Bagian dari Komputasi AI
Seiring meningkatnya kebutuhan training dan inference model AI, pergerakan data menjadi faktor kunci dalam efisiensi komputasi. Jaringan tidak lagi hanya berfungsi sebagai penghubung GPU, melainkan menjadi bagian integral dari proses komputasi itu sendiri.
Silicon One G300 dirancang untuk menghadirkan bandwidth tinggi, latensi rendah, serta reliabilitas yang deterministik agar klaster AI dapat beroperasi tanpa hambatan akibat packet loss atau kemacetan jaringan.
Cisco mengklaim bahwa arsitektur ini mampu meningkatkan utilisasi jaringan hingga 33% dan memangkas waktu penyelesaian pekerjaan AI hingga 28% dibanding simulasi jalur non-optimasi.

Intelligent Collective Networking
Keunggulan utama G300 terletak pada fitur Intelligent Collective Networking, yang menggabungkan:
- Fully shared packet buffer berkapasitas besar
- Path-based load balancing
- Telemetri jaringan proaktif
Pendekatan ini memungkinkan sistem menyerap lonjakan trafik AI yang bersifat bursty, merespons kegagalan link dengan cepat, serta mencegah drop paket yang dapat menghambat job AI.
Selain itu, G300 bersifat sangat programmable, memungkinkan perangkat yang telah terpasang diperbarui untuk mendukung fungsi jaringan baru di masa depan. Keamanan juga telah diintegrasikan langsung pada level hardware.

Sistem 102.4T dengan Pendingin Cair
Untuk memaksimalkan potensi G300, Cisco menghadirkan generasi terbaru sistem N9000 dan 8000 dengan opsi pendingin cair maupun udara.
Sistem 100% liquid-cooled diklaim mampu meningkatkan efisiensi energi hingga hampir 70% dibanding generasi sebelumnya. Dalam satu sistem, bandwidth yang sebelumnya memerlukan enam perangkat generasi lama kini dapat dicapai dalam satu unit.
Cisco juga memperkenalkan inovasi optik terbaru:
- 1.6T OSFP Optics, mendukung koneksi switch-ke-NIC hingga 1.6T serta variasi 800G, 400G, dan 200G untuk koneksi ke server.
- 800G Linear Pluggable Optics (LPO), yang mengurangi konsumsi daya modul optik hingga 50% dibanding modul retimed, sekaligus menurunkan konsumsi daya switch secara keseluruhan hingga 30%.
Ekspansi Portofolio Silicon One P200
Selain G300, Cisco memperluas lini sistem berbasis Silicon One P200 dengan dukungan hingga 51.2T untuk deployment hyperscale. Sistem baru ini mencakup data center interconnect, universal spine, hingga routing core dan peer untuk neocloud, enterprise, serta penyedia layanan.
Kehadiran modul line card 28.8T serta dukungan optik koheren 800G ZR/ZR+ memungkinkan pelanggan membangun arsitektur jaringan terpadu lintas peran.
Nexus One dan AgenticOps
Untuk menyederhanakan pengelolaan jaringan AI, Cisco meningkatkan platform Nexus One dengan unified management plane yang mengintegrasikan silikon, sistem, optik, perangkat lunak, serta kecerdasan terprogram dalam satu solusi.
Cisco juga memperkenalkan konsep AgenticOps melalui AI Canvas, yang memungkinkan troubleshooting berbasis percakapan terpandu dengan pendekatan human-in-the-loop.
Beberapa kapabilitas utama mencakup:
- Unified Fabric, memungkinkan adaptasi jaringan lintas lokasi dengan otomatisasi berbasis API.
- AI Job Observability, menghadirkan visibilitas terpadu antara telemetri jaringan dan perilaku workload GPU.
- Integrasi native dengan platform Splunk, memungkinkan analisis telemetri langsung tanpa memindahkan data ke sistem eksternal—penting untuk kebutuhan sovereign cloud dan kepatuhan regulasi.
Ketersediaan
Cisco menyatakan bahwa Silicon One G300, sistem berbasis G300, serta solusi optik terkait akan mulai dikirimkan tahun ini.
Dengan kapasitas 102,4 Tbps dan fokus pada efisiensi daya serta skalabilitas AI, G300 menjadi langkah strategis Cisco dalam memperkuat posisinya di pasar jaringan pusat data generasi AI.








