Texas Instruments Resmikan Pabrik Perakitan dan Pengujian Kedua di Melaka, Malaysia

Perusahaan semikonduktor global Texas Instruments (TI) resmi membuka fasilitas perakitan dan pengujian terbaru mereka di Melaka, Malaysia, bernama TIEM2. Pabrik mutakhir ini memperkuat kehadiran TI di kawasan Asia Tenggara serta menjadi bagian penting dari strategi perusahaan untuk memperluas operasi manufaktur internal dan memperkuat rantai pasokan globalnya.
Fasilitas baru ini dilengkapi dengan otomasi pabrik canggih untuk melakukan proses bumping, probing, perakitan, dan pengujian miliaran chip analog dan embedded setiap tahun. Komponen tersebut menjadi tulang punggung bagi hampir seluruh sistem elektronik modern, mulai dari kendaraan, ponsel pintar, hingga pusat data.




Fasilitas Skala Besar untuk Produksi Chip Global
Pabrik enam lantai ini memiliki luas lebih dari 900.000 kaki persegi dan terhubung langsung dengan pabrik TI yang telah ada sebelumnya di Melaka. Dengan tambahan ini, total area manufaktur TI di Melaka kini mencapai lebih dari 1,4 juta kaki persegi, menjadikannya salah satu fasilitas perakitan dan pengujian terbesar di kawasan tersebut.
Investasi TI di Melaka berpotensi mencapai RM 5 miliar, yang akan dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan pasar chip analog dan embedded processing. Ketika beroperasi penuh, pabrik ini diperkirakan akan menyerap hingga 500 tenaga kerja lokal, sekaligus memperkuat posisi Malaysia sebagai pusat manufaktur semikonduktor di Asia.
Langkah ini juga sejalan dengan rencana TI untuk memindahkan 90% operasi perakitan dan pengujiannya ke dalam sistem internal perusahaan pada tahun 2030, sebuah strategi yang bertujuan meningkatkan kendali penuh terhadap rantai pasokan dan memastikan ketahanan produksi global.
Dukungan Pemerintah dan Dampak Ekonomi Lokal
Dalam seremoni pembukaan resmi, Datuk Seri Utama Ab Rauf Yusoh, Ketua Menteri Melaka, bersama sejumlah pejabat lokal turut menghadiri dan meninjau fasilitas baru tersebut.
“Investasi Texas Instruments di Melaka merupakan pengakuan terhadap potensi besar negara bagian kami,” ujar Ab Rauf Yusoh. “Ketika beroperasi penuh, pabrik ini akan menciptakan ratusan lapangan kerja berkualitas tinggi dan memperkuat posisi Melaka sebagai pemain kunci dalam kemajuan ekonomi dan teknologi Malaysia.”
TI sendiri telah hadir di Malaysia selama lebih dari 50 tahun, sejak membuka pabrik pertamanya di Selangor pada tahun 1972. Saat ini, TI menjalankan operasi manufaktur back-end di Melaka dan Kuala Lumpur, yang terus dikembangkan melalui otomatisasi dan modernisasi untuk memenuhi permintaan pelanggan global.
Komitmen terhadap Efisiensi dan Keberlanjutan
Pabrik TIEM2 dirancang untuk mencapai sertifikasi LEED Gold, salah satu standar tertinggi dalam efisiensi dan keberlanjutan bangunan industri. TI menegaskan komitmennya terhadap manufaktur ramah lingkungan melalui penggunaan peralatan canggih yang mampu mengurangi limbah, konsumsi air, dan energi per chip.
“Selama lebih dari lima dekade, TI telah membangun kehadirannya di Malaysia,” ujar Subbah Rao, Vice President sekaligus Country Managing Director Texas Instruments Malaysia. “Ekspansi baru ini memperkuat kemampuan manufaktur internal kami, memungkinkan TI untuk secara andal mengirimkan produk kepada pelanggan di seluruh dunia kapan pun mereka membutuhkannya.”
Dengan berdirinya fasilitas TIEM2, Texas Instruments menandai tonggak penting dalam perjalanan manufakturnya di Asia Tenggara — menggabungkan kapasitas produksi tinggi, efisiensi energi, dan dedikasi terhadap pembangunan industri berkelanjutan.
Sumber: Texas Instruments








