Security

FTC Gugat Sendit atas Dugaan Pengumpulan Data Anak dan Praktik Iklan Menyesatkan

Federal Trade Commission (FTC) resmi menggugat Sendit, aplikasi media sosial populer di kalangan remaja, beserta perusahaan pengembangnya Iconic Hearts Holdings Inc. dan CEO-nya, Hunter Rice. Gugatan ini berkaitan dengan tuduhan pengumpulan data anak di bawah umur tanpa izin, serta praktik berlangganan yang dianggap menipu.

Aplikasi Populer di Kalangan Remaja

Sendit dikenal sebagai aplikasi icebreaker yang memungkinkan pengguna berbagi prompt di Snapchat atau Instagram Stories, lalu menerima jawaban anonim dari teman dan pengikut. Aplikasi ini sangat populer dengan lebih dari 5 juta unduhan di Google Play dan 1,5 juta ulasan di App Store, serta klaim memiliki 25 juta pengguna aktif.

Namun, hasil investigasi FTC menemukan bahwa pada 2022, Sendit memiliki setidaknya 116.000 pengguna terdaftar di bawah usia 13 tahun dari Amerika Serikat.

Tuduhan FTC terhadap Sendit

FTC menuduh Sendit melanggar beberapa aturan penting, di antaranya:

  • Pelanggaran COPPA (Children’s Online Privacy Protection Act): Mengumpulkan data pribadi anak di bawah 13 tahun—seperti nomor telepon, tanggal lahir, foto, dan username media sosial—tanpa notifikasi maupun persetujuan orang tua.
  • Pesan Anonim Palsu: Menghasilkan pesan anonim buatan, bahkan yang bersifat provokatif atau seksual, seolah berasal dari teman pengguna.
  • Keanggotaan “Diamond Membership” Menyesatkan: Menawarkan langganan premium dengan janji membuka identitas pengirim pesan anonim, namun justru memberikan informasi palsu atau bahkan tidak ada sama sekali.
  • Penagihan Tidak Transparan: Gagal menjelaskan syarat biaya dengan jelas, di mana pelanggan dikenakan biaya berulang hingga $9,99 per minggu, bukan pembayaran sekali seperti yang dipromosikan.

FTC menilai praktik ini melanggar FTC Act dan Restore Online Shoppers’ Confidence Act (ROSCA).

Proses Hukum Berlanjut

FTC dengan suara bulat (3-0) memutuskan untuk melimpahkan kasus ini ke Departemen Kehakiman AS (DoJ). Saat ini, gugatan masih berupa tuduhan, dan keputusan akhir akan ditentukan oleh pengadilan.

Sendiri, Iconic Hearts Holdings belum memberikan tanggapan resmi atas gugatan ini.


Sumber: BleepingComputer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button