AMD Medusa Point 10 Core dan 20 Thread Muncul di Geekbench 7

Sampel APU AMD Medusa Point muncul di Geekbench 7 dengan konfigurasi 10 core dan 20 thread. Entri benchmark tersebut menunjukkan dua kelompok inti, terdiri dari empat core Zen 6 dan enam core Zen 6c. Konfigurasi ini mengindikasikan AMD masih memakai dua jenis inti dalam satu APU.
Empat Core Zen 6 dan Enam Core Zen 6c
Setiap inti tercatat memiliki cache L1 instruksi 32 KB, cache L1 data 48 KB, dan cache L2 1 MB. Kesepuluh inti berbagi cache L3 16 MB. Geekbench melaporkan frekuensi dasar 2,0 GHz dan frekuensi maksimum 1.996 MHz. Angka maksimum yang sedikit di bawah frekuensi dasar ini kemungkinan mencerminkan pembacaan yang keliru pada sampel awal, sehingga belum bisa dijadikan acuan untuk frekuensi boost.
Entri tersebut juga mencantumkan dukungan AVX-512, termasuk AVX512-FP16 dan AVX512-VNNI, serta AVX-VNNI. Sistem pengujian menggunakan 64 GB DDR5 yang berjalan pada 5.188 MT/s, dengan 55,58 GB tercatat dapat digunakan.

Skor Single-Core Tembus 3.100 Poin
Sampel Medusa Point mencatat 3.100 poin pada pengujian single-core dan 18.313 poin pada pengujian multi-core. Sebagai pembanding, data awal Primate Labs menempatkan Ryzen AI Max+ 395 dengan 16 core di kisaran 2.742 dan 27.412 poin. Medusa Point unggul sekitar 13 persen dalam pengujian single-core, sementara skor multi-core masih lebih rendah. Hasil dari satu sampel awal ini belum mewakili performa produk ritel.
Grafis Terintegrasi Dikaitkan dengan RDNA 4m
Bocoran terpisah menyebut Medusa Point akan memakai GPU terintegrasi berkode GFX1170. Identitas itu mengarah ke keluarga GFX11 yang berkaitan dengan RDNA 3. Sejumlah instruksi matriks, termasuk WMMA dan SWMMAC, memunculkan dugaan bahwa GPU ini mengadopsi sebagian fitur RDNA 4 dan berpotensi mendukung FSR 4. AMD belum mengonfirmasi arsitektur grafis maupun dukungan fitur tersebut.
Sumber: Geekbench 7, melalui HXL
Referensi: AMD “Medusa Point” With 10-Core, 20-Thread CPU Configuration Surfaces








