Microsoft Hentikan Instalasi Otomatis Aplikasi Microsoft 365 Copilot di Windows

Microsoft resmi menghentikan sementara kebijakan instalasi otomatis aplikasi Microsoft 365 Copilot pada perangkat Windows yang telah menggunakan paket Microsoft 365 desktop. Keputusan ini diambil tanpa penjelasan rinci terkait alasan di balik perubahan tersebut.
Sebelumnya, Microsoft berencana mendorong distribusi aplikasi Copilot secara otomatis mulai Desember 2025 untuk perangkat di luar wilayah European Economic Area (EEA).
Copilot Jadi Pusat Fitur AI di Microsoft 365
Aplikasi Microsoft 365 Copilot dirancang sebagai pusat akses terintegrasi untuk berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ekosistem Microsoft 365. Copilot dapat digunakan di aplikasi seperti Word, Excel, dan PowerPoint, serta mendukung fitur tambahan seperti AI agents dan Notebooks.
Dengan pendekatan ini, Microsoft ingin mempermudah pengguna dalam mengakses berbagai fitur produktivitas berbasis AI dalam satu tempat.
Rencana Distribusi Kini Dihentikan Sementara
Meski sebelumnya direncanakan akan diinstal otomatis pada perangkat pengguna, Microsoft kini memutuskan untuk menunda implementasi tersebut.
Dalam pembaruan terbaru, perusahaan menyatakan bahwa instalasi otomatis yang semula dijadwalkan pada Desember 2025 saat ini dinonaktifkan sementara. Namun, instalasi yang sudah terlanjur dilakukan sebelumnya tidak akan terpengaruh.
Kebijakan ini juga tidak berlaku bagi pengguna di wilayah EEA sejak awal perencanaan rollout.
Admin Tetap Bisa Mengelola Secara Manual
Meski distribusi otomatis dihentikan, administrator IT masih dapat menginstal aplikasi Copilot secara manual melalui berbagai metode yang tersedia.
Microsoft juga menyediakan opsi bagi admin untuk mengatur preferensi distribusi aplikasi melalui pusat admin Microsoft 365. Dengan demikian, organisasi tetap memiliki kendali penuh atas implementasi Copilot di lingkungan kerja mereka.
Jika nantinya rollout dilanjutkan, aplikasi ini akan muncul di Start Menu Windows dan aktif secara default. Namun, admin dapat memilih untuk menonaktifkan instalasi otomatis melalui pengaturan yang tersedia.
Strategi Copilot Masih Terus Dikembangkan
Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Microsoft untuk memperluas adopsi Copilot sebagai asisten AI di berbagai layanan mereka.
Sebelumnya, Microsoft telah mengintegrasikan Copilot ke dalam berbagai platform, termasuk sidebar browser Edge, serta menghadirkan fitur Copilot Chat di aplikasi Office untuk pelanggan bisnis.
Selain itu, Microsoft juga sempat menguji kebijakan baru yang memungkinkan admin menghapus aplikasi Copilot dari perangkat yang dikelola melalui Microsoft Intune atau System Center Configuration Manager (SCCM).
Indikasi Perubahan Arah Pengembangan
Di sisi lain, laporan terbaru menyebutkan bahwa Microsoft kemungkinan juga membatalkan sejumlah fitur Copilot yang sebelumnya direncanakan untuk Windows 11.
Fitur-fitur tersebut mencakup integrasi Copilot ke dalam Settings, notifikasi sistem, hingga File Explorer. Jika benar, hal ini menandakan adanya penyesuaian strategi dalam pengembangan ekosistem AI Microsoft.
Meski demikian, Copilot tetap menjadi fokus utama perusahaan dalam menghadirkan pengalaman berbasis AI di lingkungan kerja digital.







