Micron Mulai Pembangunan Fasilitas Fabrikasi Wafer Canggih di Singapura

Micron Technology, Inc. resmi memulai pembangunan fasilitas fabrikasi wafer canggih yang berlokasi di dalam kompleks manufaktur NAND milik perusahaan di Singapura. Proyek ini merupakan bagian dari rencana investasi jangka panjang senilai sekitar US$24 miliar atau setara SG$31 miliar yang akan direalisasikan selama periode 10 tahun ke depan.
Fasilitas baru tersebut dirancang untuk menyediakan hingga 700.000 kaki persegi ruang cleanroom dan dijadwalkan mulai memproduksi wafer pada paruh kedua tahun kalender 2028. Kehadiran pabrik ini diharapkan dapat membantu Micron memenuhi permintaan pasar terhadap teknologi NAND yang terus meningkat, terutama seiring pesatnya pertumbuhan kecerdasan buatan dan aplikasi berbasis data berskala besar.
Upacara peletakan batu pertama menjadi momen penting bagi industri semikonduktor Singapura, karena fasilitas ini merupakan pabrik wafer bertingkat dua pertama di negara tersebut. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, pimpinan Kementerian Perdagangan dan Industri, serta perwakilan dari Singapore Economic Development Board dan JTC Corporation.
Micron menegaskan bahwa investasi ini memperkuat komitmen jangka panjang perusahaan terhadap Singapura sebagai salah satu pusat manufaktur strategis dalam jaringan globalnya. Selain meningkatkan ketahanan rantai pasok, fasilitas ini juga akan memperkuat ekosistem inovasi dengan mengintegrasikan manufaktur dan riset dalam satu lokasi.
Pabrik wafer baru ini akan menjadi bagian penting dari NAND Center of Excellence Micron di Singapura. Keberadaannya memberikan kapasitas krusial untuk mendukung transisi teknologi lanjutan dan memastikan kesiapan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan penyimpanan jangka panjang. Integrasi antara aktivitas riset dan produksi juga diyakini dapat meningkatkan efisiensi, mempercepat waktu peluncuran produk ke pasar, serta memperdalam kolaborasi riset antara industri dan dunia akademik.
Selain fasilitas NAND, Micron sebelumnya juga telah mengumumkan pembangunan fasilitas advanced packaging untuk high-bandwidth memory (HBM) di lokasi yang sama. Fasilitas HBM tersebut ditargetkan mulai berkontribusi terhadap pasokan HBM Micron pada tahun kalender 2027. Dengan hadirnya NAND dan DRAM dalam satu kompleks manufaktur, Micron melihat peluang sinergi yang lebih besar, sembari tetap menjaga fleksibilitas dalam mengatur peningkatan kapasitas sesuai kondisi pasar.
Dari sisi ketenagakerjaan, investasi fasilitas fabrikasi wafer ini diproyeksikan menciptakan sekitar 1.600 lapangan kerja baru. Jika digabungkan dengan 1.400 posisi dari fasilitas HBM, total ekspansi Micron di Singapura akan mendukung sekitar 3.000 pekerjaan baru. Peran-peran tersebut akan berfokus pada rekayasa dan operasional pabrik, dengan pemanfaatan AI, robotika canggih, dan teknologi manufaktur pintar untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi.
Pembangunan fasilitas ini juga sejalan dengan komitmen keberlanjutan Micron. Pabrik akan mematuhi standar keberlanjutan yang ketat, termasuk pengurangan emisi gas rumah kaca, daur ulang air, serta pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular. Selain itu, fasilitas ini dirancang untuk memenuhi standar LEED dan melanjutkan reputasi lokasi tersebut sebagai penerima penghargaan efisiensi energi dan keberlanjutan tingkat global.
Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan dan mitra ekosistem, Micron juga membuka peluang untuk membangun tenaga kerja semikonduktor yang siap menghadapi masa depan. Inisiatif ini mencakup berbagai jalur pengembangan talenta, termasuk pengalaman belajar langsung di industri seperti program








