Framework Umumkan Kenaikan Harga DRAM Lagi, Biaya Memori Kini Tembus USD 10 per GB

Framework kembali menyesuaikan harga memori DRAM menyusul lonjakan biaya dari pemasok. Dalam pembaruan blog resminya pada 24 Desember 2025, perusahaan menjelaskan bahwa volatilitas harga di pasar DRAM memaksa mereka melakukan kenaikan harga lanjutan untuk modul memori DDR5.
Sebelumnya, Framework telah mengumumkan kenaikan harga sebesar 50% untuk konfigurasi upgrade DDR5 pada Framework Laptop DIY Edition. Langkah ini diambil sebagai respons langsung terhadap meningkatnya biaya dari pemasok dan distributor DRAM. Framework menegaskan bahwa mereka tidak mampu menyerap seluruh kenaikan biaya tersebut, sehingga sebagian harus diteruskan ke konsumen. Kenaikan terbaru ini pun disebut sebagai kelanjutan yang sudah diperkirakan sejak pengumuman awal.
Harga Disesuaikan dengan Biaya Riil Pemasok
Dalam pernyataan resminya, Framework menyebutkan bahwa harga memori kini disesuaikan sedekat mungkin dengan harga beli aktual dari pemasok dan distributor. Di tengah kondisi kelangkaan memori ekstrem dan fluktuasi harga yang tinggi, prioritas perusahaan adalah memastikan pelanggan tetap dapat membeli komputer saat dibutuhkan.
Untuk menentukan harga, Framework menggunakan metode Weighted Average Cost (WAC) dari inventaris memori mereka. Saat ini, WAC tersebut berada di kisaran:
- USD 10 per GB untuk modul 8 GB, 16 GB, dan 32 GB
- Sedikit lebih tinggi untuk modul 48 GB
Pendekatan ini mencerminkan kenyataan bahwa Framework terus mencari pasokan memori tambahan, dengan setiap pembelian datang pada harga yang berbeda—dan sering kali lebih mahal.
Dampak bagi Konsumen
Kenaikan harga ini menegaskan betapa seriusnya tekanan di pasar DRAM global. Bagi calon pembeli Framework Laptop, biaya upgrade memori kini menjadi faktor yang semakin signifikan dalam total harga sistem. Namun, Framework menilai transparansi harga dan ketersediaan produk tetap lebih penting dibanding menahan stok atau menghentikan penjualan akibat lonjakan biaya.
Sumber: Framework








