🇺🇸 AS Jatuhkan Sanksi ke Broker Rusia Pembeli Zero-Day Curian

Departemen Keuangan Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap broker eksploit Rusia yang membeli zero-day curian dari mantan eksekutif kontraktor pertahanan AS.
🎯 Siapa yang Disanksi?
Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) di bawah U.S. Department of the Treasury secara resmi menunjuk:
- Operation Zero (Matrix LLC) – berbasis di St. Petersburg, Rusia
- Sergey Sergeyevich Zelenyuk – pemilik Operation Zero
- Lima individu dan perusahaan terkait
- Perusahaan kedok berbasis UEA: Special Technology Services LLC
- Broker eksploit lain: Advance Security Solutions (UEA & Uzbekistan)
Sanksi ini dijatuhkan berdasarkan Protecting American Intellectual Property Act (PAIPA) — dan menjadi pertama kalinya undang-undang tersebut digunakan sejak diberlakukan.
🔎 Latar Belakang Kasus
Langkah ini bertepatan dengan vonis terhadap Peter Williams, mantan eksekutif unit Trenchant milik L3Harris.
Williams mengaku bersalah mencuri delapan eksploit zero-day yang dikembangkan khusus untuk pemerintah AS dan sekutunya, lalu menjualnya ke Operation Zero dengan nilai sekitar $1,3 juta dalam bentuk kripto.
Menurut Departemen Keuangan AS:
Operation Zero membeli alat siber proprietary yang dirancang eksklusif untuk pemerintah AS dan sekutu tertentu, lalu menjualnya ke pengguna tidak sah.
💰 Model Bisnis Operation Zero
Operation Zero menawarkan bounty jutaan dolar bagi peneliti keamanan yang mampu:
- Mengembangkan eksploit untuk sistem operasi buatan AS
- Menemukan celah di aplikasi pesan terenkripsi
- Mendapatkan akses zero-day pada software populer
Perusahaan ini mengklaim hanya menjual eksploit ke organisasi swasta dan pemerintah Rusia, namun AS menilai aktivitas tersebut sebagai ancaman terhadap keamanan nasional dan kekayaan intelektual Amerika.
⚖️ Dampak Sanksi
Dengan penetapan OFAC:
- Semua aset yang berada di wilayah AS dibekukan
- Warga dan perusahaan AS dilarang bertransaksi dengan entitas yang disanksi
- Risiko sanksi sekunder bagi pihak ketiga yang tetap berbisnis dengan mereka
Langkah ini menunjukkan peningkatan ketegasan AS terhadap pasar global zero-day, terutama yang melibatkan aktor negara lawan.
🔐 Kenapa Ini Penting?
Zero-day exploits adalah senjata siber bernilai tinggi karena:
- Belum diketahui publik
- Belum tersedia patch
- Bisa memberi akses penuh ke sistem target
Ketika eksploit yang dirancang untuk pertahanan nasional dijual ke broker asing, risikonya bisa berdampak pada:
- Infrastruktur kritikal
- Sistem militer dan intelijen
- Perangkat jutaan pengguna global
Kasus ini juga mempertegas ancaman insider threat dalam industri pertahanan dan keamanan siber.








