Lightmatter Perkenalkan Guide Light Engine untuk AI Berbasis Very Large Scale Photonics

Lightmatter, perusahaan yang dikenal sebagai pelopor komputasi fotonik berskala besar, mengumumkan terobosan fundamental dalam arsitektur laser melalui konsep Very Large Scale Photonics (VLSP). Inovasi ini diwujudkan dalam Guide light engine, sebuah platform laser terintegrasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan bandwidth ekstrem pada infrastruktur AI generasi berikutnya.
Melalui VLSP, Lightmatter membawa manufaktur laser dari proses perakitan manual menuju pendekatan berbasis foundry, memungkinkan tingkat integrasi fotonik yang jauh lebih tinggi. Teknologi ini diklaim mampu memberikan peningkatan awal hingga delapan kali lipat pada kepadatan bandwidth optik, sekaligus menawarkan skalabilitas deployment yang belum pernah ada sebelumnya serta stabilitas panjang gelombang yang lebih presisi.
Seiring pertumbuhan klaster AI berskala hyperscale, keterbatasan utama konektivitas kini tidak hanya berada pada sisi I/O chip, tetapi juga pada teknologi laser yang menjadi sumber cahaya bagi interkoneksi fotonik. Bahkan solusi fotonik paling canggih tetap bergantung pada kemampuan laser yang mendasarinya. Di sinilah Guide light engine diposisikan sebagai lompatan besar dalam roadmap interkoneksi AI.
Arsitektur laser konvensional yang digunakan pada solusi co-packaged optics (CPO) dan near-package optics (NPO) saat ini masih mengandalkan laser diskret berbasis indium phosphide yang ditempatkan dalam modul terpisah. Pendekatan tersebut menghadapi apa yang disebut sebagai “power wall”, di mana peningkatan daya optik justru meningkatkan risiko kerusakan termal pada konektor dan serat optik. Untuk meningkatkan bandwidth, sistem harus menambah jumlah modul laser, yang berdampak langsung pada biaya, konsumsi daya, ruang panel, serta reliabilitas sistem secara keseluruhan.
Guide VLSP light engine menawarkan paradigma penskalaan baru dengan memangkas kompleksitas dan jumlah komponen yang dibutuhkan. Dengan arsitektur laser terintegrasi, Lightmatter menghadirkan jalur pengembangan yang dapat diskalakan dari satu hingga puluhan panjang gelombang dalam satu modul, tanpa mengorbankan stabilitas atau efisiensi. Hasilnya adalah peningkatan kepadatan yang signifikan. Platform validasi generasi pertama Guide mampu menghadirkan hingga 100 Tbps bandwidth switch dalam sasis 1U, sesuatu yang sebelumnya membutuhkan banyak modul laser terpisah dan ruang rak yang jauh lebih besar.
Teknologi ini juga dirancang untuk mendukung interkoneksi fotonik dua arah dengan kontrol tertutup yang sangat presisi. Guide light engine mampu menghasilkan puluhan panjang gelombang dengan jarak yang rapat dan stabil, memungkinkan penerapan dense wavelength division multiplexing yang menjadi kunci jaringan AI masa depan. Stabilitas daya antar kanal yang tinggi memastikan konsistensi performa, bahkan pada skala deployment besar.
Lightmatter menyatakan bahwa Guide light engine menjadi fondasi bagi platform validasi rack-scale mereka, termasuk seri Passage M dan L. Dengan kombinasi kepadatan bandwidth tinggi, daya optik besar per serat, serta kontrol panjang gelombang yang presisi, VLSP dipandang sebagai enabler utama untuk adopsi luas CPO pada jaringan AI skala hyperscale dalam dekade mendatang.
Melalui pengenalan VLSP dan Guide light engine, Lightmatter menegaskan visinya bahwa integrasi tingkat semikonduktor tidak hanya berlaku untuk komputasi, tetapi juga untuk sumber cahaya. Pendekatan ini diyakini akan membuka jalan bagi infrastruktur AI yang lebih efisien, lebih padat, dan lebih mudah diskalakan untuk memenuhi tuntutan model AI generasi berikutnya.
Sumber: Lightmatter








