NVIDIA mengonfirmasi bahwa Dynamic Multi-Frame Generation (MFG) serta Multi-Frame Generation mode 6x akan resmi dirilis pada April mendatang. Kepastian ini diperoleh dari laporan HardwareLuxx, yang mendapatkan informasi langsung saat berkunjung ke kantor NVIDIA di Munich, Jerman.
Peluncuran ini akan membawa teknologi DLSS 4.5 ke publik, dengan kemampuan generasi frame berbasis AI yang jauh lebih agresif dibanding generasi sebelumnya. Melalui DLSS 4.5, GPU NVIDIA mampu menghasilkan hingga lima frame tambahan setelah setiap satu frame yang dirender secara tradisional. Dengan mengaktifkan mode MFG 6x, performa dapat meningkat hingga enam kali lipat. Dalam skenario praktis, game yang sebelumnya berjalan di 60 FPS berpotensi melonjak hingga 360 FPS.
Namun, NVIDIA menyadari bahwa tidak semua konfigurasi membutuhkan peningkatan ekstrem tersebut. Banyak monitor gaming saat ini memiliki refresh rate maksimum di kisaran 144 Hz atau 240 Hz, sehingga penggunaan MFG 6x secara konstan dinilai berlebihan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, NVIDIA menghadirkan Dynamic MFG, sebuah sistem adaptif yang secara otomatis menentukan pengali MFG paling tepat berdasarkan refresh rate monitor dan frame rate input dari upscaler.
NVIDIA menggambarkan Dynamic MFG sebagai konsep “transmisi otomatis”. Dalam adegan gim yang berat, sistem dapat menaikkan pengali ke 4x, 5x, atau 6x untuk menjaga target FPS. Sebaliknya, pada bagian yang lebih ringan seperti menu pengaturan atau adegan statis, pengali dapat diturunkan ke 2x tanpa mengorbankan kelancaran. Berdasarkan pengujian HardwareLuxx, transisi antar pengali berlangsung mulus dan stabil, tanpa fluktuasi FPS yang mengganggu.
Penting untuk dicatat bahwa Dynamic MFG dan MFG 6x hanya akan tersedia eksklusif untuk GeForce RTX 50-Series berbasis arsitektur Blackwell. Eksklusivitas ini disebabkan oleh penggunaan fitur hardware flip-metering yang hanya terdapat pada generasi GPU terbaru tersebut. Sementara itu, teknologi DLSS 4.5 Super Resolution berbasis Transformer generasi kedua sudah tersedia di lebih dari 400 gim, tetapi hanya berfokus pada peningkatan kualitas visual tanpa peningkatan performa.
Dalam konteks persaingan, kemampuan NVIDIA ini masih berada di depan solusi lain. XeSS 3 milik Intel, misalnya, hanya mampu menghasilkan hingga tiga frame tambahan untuk setiap frame render, atau setara peningkatan 4x. Sementara itu, AMD saat ini belum memiliki teknologi serupa yang dapat menandingi Dynamic MFG dan mode 6x.
Dengan hadirnya Dynamic Multi-Frame Generation dan MFG 6x pada April nanti, NVIDIA mempertegas posisinya dalam inovasi rendering berbasis AI, sekaligus menawarkan fleksibilitas performa yang lebih cerdas dan relevan dengan kebutuhan perangkat gaming modern.
Sumber: HardwareLuxx
