Security

Perubahan Layanan Microsoft Exchange Online Picu Gangguan Akses Email

Microsoft tengah berupaya mengatasi gangguan layanan berkelanjutan yang menyebabkan sejumlah pengguna kesulitan mengakses kotak masuk (mailbox) Exchange Online berbasis komputasi awan mereka secara terputus-putus. Masalah yang dilaporkan telah berlangsung sejak Rabu, 11 Maret ini, secara spesifik memengaruhi pengguna yang mencoba mengakses email melalui aplikasi seluler Outlook dan klien desktop Outlook untuk Mac.

Berdasarkan hasil investigasi internal terhadap insiden yang dilacak dengan kode EX1256020 ini, Microsoft menemukan bahwa akar masalahnya bersumber dari penambahan sebuah “akun virtual” baru ke dalam sistem layanan Exchange Online.

Setelah upaya awal untuk memulai ulang (restart) infrastruktur yang terdampak gagal mengatasi masalah, Microsoft mulai mengambil langkah mundur sejak Sabtu lalu. Mereka memutuskan untuk membatalkan modifikasi sistem tersebut sebagai solusi jangka panjang.

“Setelah penilaian lebih lanjut, kami mengonfirmasi bahwa perubahan yang diidentifikasi dalam layanan Exchange Online—yang dimaksudkan untuk memperkenalkan akun virtual baru—telah mengakibatkan dampak [gangguan]. Untuk mengatasi masalah ini, kami menonaktifkan perubahan tersebut di seluruh lingkungan yang terdampak. Setelah tersedia, kami akan memberikan estimasi waktu penyelesaian,” jelas pihak Microsoft.

Rentetan Insiden Layanan Microsoft

Meskipun Microsoft tidak merinci wilayah operasional mana saja atau berapa jumlah pasti pengguna yang terdampak secara global, perusahaan mengklasifikasikan pemadaman layanan ini sebagai sebuah “insiden”. Penetapan status ini umumnya digunakan oleh Microsoft untuk menandai masalah layanan yang bersifat kritis dengan dampak yang secara nyata dirasakan langsung oleh pengguna.

Gangguan akses pada Outlook seluler dan Mac ini menambah panjang daftar masalah stabilitas yang menimpa layanan Microsoft dalam beberapa waktu terakhir. Hanya berselang sepekan yang lalu, raksasa teknologi ini juga harus berjuang mengatasi pemadaman Exchange Online lainnya. Pada insiden tersebut, pelanggan sama sekali terblokir dari akses ke kotak masuk dan kalender mereka melalui berbagai gerbang, termasuk Outlook versi web, Outlook desktop klasik, hingga protokol koneksi Exchange ActiveSync.

Menariknya, pada hari yang sama dengan insiden pekan lalu, Microsoft juga dipaksa untuk memperbaiki masalah kegagalan akses masuk (sign-in) ke web Office.com dan layanan Microsoft 365 Copilot. Pihak perusahaan mengklaim bahwa gangguan tersebut dipicu oleh “lonjakan volume lalu lintas data yang tinggi”, yang berimbas langsung pada lumpuhnya aplikasi desktop Copilot, Copilot di Microsoft Teams, dan Copilot pada jajaran aplikasi Office.

Jika ditarik mundur lebih jauh, rekam jejak gangguan layanan Exchange Online juga sempat terjadi pada awal tahun. Pada bulan Januari lalu, Microsoft harus memitigasi pemadaman yang secara intermiten memblokir lalu lintas email melalui protokol Internet Mailbox Access Protocol 4 (IMAP4), menyusul insiden serupa pada bulan November yang memutus akses Exchange Online via klien desktop Outlook klasik.Microsoft tengah berupaya mengatasi gangguan layanan berkelanjutan yang menyebabkan sejumlah pengguna kesulitan mengakses kotak masuk (mailbox) Exchange Online berbasis komputasi awan mereka secara terputus-putus. Masalah yang dilaporkan telah berlangsung sejak Rabu, 11 Maret ini, secara spesifik memengaruhi pengguna yang mencoba mengakses email melalui aplikasi seluler Outlook dan klien desktop Outlook untuk Mac.

Berdasarkan hasil investigasi internal terhadap insiden yang dilacak dengan kode EX1256020 ini, Microsoft menemukan bahwa akar masalahnya bersumber dari penambahan sebuah “akun virtual” baru ke dalam sistem layanan Exchange Online.

Setelah upaya awal untuk memulai ulang (restart) infrastruktur yang terdampak gagal mengatasi masalah, Microsoft mulai mengambil langkah mundur sejak Sabtu lalu. Mereka memutuskan untuk membatalkan modifikasi sistem tersebut sebagai solusi jangka panjang.

“Setelah penilaian lebih lanjut, kami mengonfirmasi bahwa perubahan yang diidentifikasi dalam layanan Exchange Online—yang dimaksudkan untuk memperkenalkan akun virtual baru—telah mengakibatkan dampak [gangguan]. Untuk mengatasi masalah ini, kami menonaktifkan perubahan tersebut di seluruh lingkungan yang terdampak. Setelah tersedia, kami akan memberikan estimasi waktu penyelesaian,” jelas pihak Microsoft.

Rentetan Insiden Layanan Microsoft

Meskipun Microsoft tidak merinci wilayah operasional mana saja atau berapa jumlah pasti pengguna yang terdampak secara global, perusahaan mengklasifikasikan pemadaman layanan ini sebagai sebuah “insiden”. Penetapan status ini umumnya digunakan oleh Microsoft untuk menandai masalah layanan yang bersifat kritis dengan dampak yang secara nyata dirasakan langsung oleh pengguna.

Gangguan akses pada Outlook seluler dan Mac ini menambah panjang daftar masalah stabilitas yang menimpa layanan Microsoft dalam beberapa waktu terakhir. Hanya berselang sepekan yang lalu, raksasa teknologi ini juga harus berjuang mengatasi pemadaman Exchange Online lainnya. Pada insiden tersebut, pelanggan sama sekali terblokir dari akses ke kotak masuk dan kalender mereka melalui berbagai gerbang, termasuk Outlook versi web, Outlook desktop klasik, hingga protokol koneksi Exchange ActiveSync.

Menariknya, pada hari yang sama dengan insiden pekan lalu, Microsoft juga dipaksa untuk memperbaiki masalah kegagalan akses masuk (sign-in) ke web Office.com dan layanan Microsoft 365 Copilot. Pihak perusahaan mengklaim bahwa gangguan tersebut dipicu oleh “lonjakan volume lalu lintas data yang tinggi”, yang berimbas langsung pada lumpuhnya aplikasi desktop Copilot, Copilot di Microsoft Teams, dan Copilot pada jajaran aplikasi Office.

Jika ditarik mundur lebih jauh, rekam jejak gangguan layanan Exchange Online juga sempat terjadi pada awal tahun. Pada bulan Januari lalu, Microsoft harus memitigasi pemadaman yang secara intermiten memblokir lalu lintas email melalui protokol Internet Mailbox Access Protocol 4 (IMAP4), menyusul insiden serupa pada bulan November yang memutus akses Exchange Online via klien desktop Outlook klasik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button