Arbenan

(Duchesnea indica [Andr.] Focke)
Famili: Rosaceae

a. Uraian tumbuhan
ArbenanArbenan termasuk terna menahun; berakar serabut; tumbuh menjalar; batangnya lemas, bercabang banyak, panjangnya mencapai 60 cm dengan nodul di tempat keluarnya percabangan dan akar tambahan. Tumbuhnya liar atau ditanam di pekarangan pada ketinggian 800–1.800 m di atas permukaan laut (dpl). Daunnya majemuk menjari beranak daun tiga, bertangkai panjang. Anak daun berbentuk bulat telur, tapi bergerigi, pangkal rata. Bunga tunggal, berwarna kuning, ke luar dari ketiak daun, bertangkai panjang, berukuran 12–15 mm. Buah bulat agak lonjong, berbintil-bintil, dan berwarna merah.

b. Kandungan Kimia
Herba: emodin, asam krisofanat, fitosterol, minyak asiri, dan kalsium. Biji: asam linoleat, asam oleat, dan beta-sitosterol.

c. Bagian yang digunakan
Seluruh tumbuhan ((Duchesneae Indicae Herba / she mei / snake strawberry) dapat digunakan untuk obat. Pemakaiannya dalam bentuk segar atau telah dikeringkan.

d. Sifat dan khasiat
Sifatnya manis, pahit, dingin, dan sedikit beracun. Khasiatnya untuk menghilangkan panas dan racun, antibiotik, antiradang, menghentikan perdarahan, menghancurkan darah beku, dan mengurangi pembengkakan.

e. Indikasi
Kanker pada paru, laring (pangkal tenggorokan), nasofaring, esofagus, lambung, serviks, payudara, kandung kencing (vesica urinaria), dan thymus. Juga diindikasikan untuk pengobatan demam, kejang panas, sakit tenggorokan, difteri, sariawan, influensa, batuk, batuk darah, muntah darah, darah haid banyak (menorrhagia), luka terpukul, disentri, hepatitis, mastitis (radang payudara), TBC kelenjar, abses usus, infeksi kulit, gigitan ular, gigitan serangga, dan luka bakar.

f. Cara pemakaian

  1. Herba kering 15–30 g atau herba segar 30-60 g direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Air rebusan diminum sekaligus atau dibagi 2–3 bagian hingga habis dalam sehari
  2. Arbenan, Scutellaria barbata, dan Livistona chnensis masing-masing 30 g direbus dengan 5 gelas air sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, disaring, lalu diminum beberapa kali sehari sampai habis. Kesesokan harinya ampasnya bisa direbus ulang satu kali lagi.
  3. Untuk pemakaian luar, herba segar ditumbuk sampai lumat atau herba kering digiling menjadi bubuk. Lalu, dibubuhkan di tempat yang sakit.

g. Efek farmakologi
Herba ini menghambat sarcoma180 pada tikus dan human esophagus cancer109 cell strain.

Catatan
Herba ini bila direndam dalam arak gosok akan meningkatkan kualitas arak gosok karena menambah khasiat menghilangkan bengkak dan menghancurkan darah beku. Wanita hamil dan kondisi badan lemah dilarang minum obat ini.

Leave a Reply

%d bloggers like this: