Pwn2Own Berlin 2026 Resmi Berakhir: Para Peretas Borong Rp20 Miliar untuk 47 Celah Zero-Day

Kompetisi peretasan internasional bergengsi, Pwn2Own Berlin 2026, yang berlangsung di sela-sela konferensi OffensiveCon (14–16 Mei 2026) telah resmi ditutup. Ajang yang berfokus pada teknologi enterprise dan kecerdasan buatan (AI) ini mencatatkan total hadiah fantastis sebesar $1.298.250 (sekitar Rp20,5 miliar) yang diberikan kepada para peneliti keamanan setelah sukses membongkar 47 celah keamanan zero-day unik.

Seluruh target dalam kompetisi ini merupakan perangkat lunak dan sistem komersial dalam kondisi pembaruan paling mutakhir (fully patched). Berdasarkan regulasi, para vendor kini memiliki waktu 90 hari untuk merilis tambalan (patch) resmi sebelum detail teknis kerentanan tersebut dibuka ke publik oleh Trend Micro’s Zero Day Initiative (ZDI).


Akumulasi Perolehan Hadiah Selama 3 Hari

Para kontestan menunjukkan dominasi yang konsisten sepanjang kompetisi dengan rincian pendapatan harian sebagai berikut:


DEVCORE Sabet Gelar “Master of Pwn”

Tim riset asal Taiwan, DEVCORE, keluar sebagai juara umum dan menyabet gelar bergengsi Master of Pwn dengan mengumpulkan 50,5 poin serta total hadiah $505.000 (hampir Rp8 miliar). Sepanjang tiga hari kompetisi, mereka sukses membobol platform-platform raksasa seperti Microsoft SharePoint, Microsoft Exchange, Microsoft Edge, dan Windows 11.

Posisi kedua ditempati oleh STAR Labs SG dengan total hadiah $242.500 (25 poin), diikuti oleh tim Out Of Bounds di posisi ketiga dengan raihan $95.750 (12,75 poin).


Sorotan Utama Ekstrem Sepanjang Kompetisi

Sebagai perbandingan, total hadiah pada Pwn2Own Berlin tahun lalu berada di angka $1.078.750 untuk 29 celah zero-day, yang menandakan bahwa intensitas dan nilai temuan pada tahun 2026 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Exit mobile version