Microsoft Berubah Pikiran: Edge Akan Berhenti Memuat Kata Sandi ke Memori dalam Bentuk Teks Jelas

Microsoft akhirnya memutuskan untuk memperbarui peramban (browser) Edge guna menghentikan kebiasaan sistem yang memuat kata sandi tersimpan ke dalam memori proses dalam bentuk teks jelas (clear text) saat aplikasi pertama kali dijalankan. Langkah ini diambil setelah sebelumnya Microsoft sempat mengeklaim bahwa perilaku tersebut adalah bagian dari fitur yang sengaja dirancang (by design).


Awal Mula Penemuan Celah Keamanan

Masalah ini pertama kali diungkap pada 4 Mei 2026 oleh seorang peneliti keamanan bernama Tom Jøran Sønstebyseter Rønning.

Alasan Perubahan Sikap Microsoft

Pada awalnya, Microsoft menolak untuk memperbaiki celah ini dengan dalih bahwa skenario serangan tersebut berada di luar model ancaman (threat model) standar mereka—di mana model tersebut mengecualikan situasi ketika penyerang sudah berhasil menguasai hak akses administratif perangkat.

Namun, Gareth Evans selaku Microsoft Edge Security Lead menyatakan bahwa melalui komitmen perusahaan pada Secure Future Initiative (SFI) serta masukan dari para pengguna, mereka kini mengambil sudut pandang yang lebih luas. Microsoft menerapkan prinsip Defense-in-Depth (pertahanan berlapis) untuk meminimalkan paparan data sensitif di dalam memori, sekalipun pada skenario di mana sistem telah disusupi secara lokal.


Jadwal Peluncuran Perbaikan

Pembaruan keamanan kritis ini dipastikan akan mendarat di seluruh versi Edge yang didukung:

Exit mobile version