Perusahaan EduTech Instructure Ungkap Insiden Siber, Tengah Selidiki Dampak

Instructure, perusahaan di balik platform pembelajaran populer Canvas, baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka telah mengalami insiden keamanan siber dan saat ini tengah aktif menyelidiki dampaknya.

Sebagai perusahaan teknologi pendidikan (EduTech) yang berbasis di Amerika Serikat, Instructure paling dikenal karena mengembangkan Canvas—sistem manajemen pembelajaran (Learning Management System/LMS) yang digunakan secara luas oleh sekolah, universitas, dan berbagai organisasi untuk mengelola tugas, kurikulum, serta aktivitas pembelajaran daring (online).

Investigasi Berjalan dan Pemeliharaan Sistem

“Instructure baru-baru ini mengalami insiden keamanan siber yang dilakukan oleh aktor ancaman kriminal. Kami secara aktif menyelidiki insiden ini dengan bantuan pakar forensik eksternal,” terang Steve Proud, Chief Security Officer Instructure, dalam sebuah pernyataan resmi.

“Kami bekerja cepat untuk memahami sejauh mana insiden tersebut terjadi dan secara aktif mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan dampaknya. Menjaga kepercayaan Anda adalah prioritas tertinggi kami, dan kami berkomitmen pada transparansi di sepanjang proses ini,” tambahnya.

Sejak tanggal 1 Mei, beberapa layanan mereka, termasuk Canvas Data 2 dan Canvas Beta, dilaporkan berada dalam status pemeliharaan (maintenance). Pelanggan juga telah diperingatkan bahwa mereka mungkin mengalami kendala saat menggunakan alat-alat yang mengandalkan kunci API (API keys). Kendati demikian, perusahaan belum memberikan pernyataan resmi apakah pemeliharaan sistem ini terkait langsung dengan insiden siber yang baru saja diungkapkan.

Sektor EduTech Makin Diincar Peretas

Aktor ancaman kini semakin mengincar perusahaan teknologi pendidikan akibat besarnya volume informasi pribadi yang mereka simpan terkait data siswa dan staf pengajar.

Beberapa insiden serupa yang menegaskan tren kerentanan di sektor pendidikan ini antara lain:

Instructure berjanji akan memberikan pembaruan informasi lebih lanjut mengenai investigasi ini seiring dengan ditemukannya fakta-fakta baru di lapangan.

Exit mobile version