Microsoft menyatakan bahwa masalah kegagalan berbagi pada Universal Print yang sedang berlangsung saat ini—yang mencegah pengguna membuat beberapa pembagian printer (printer shares)—ternyata disebabkan oleh perubahan kode pada Microsoft Graph API.
Universal Print sendiri merupakan solusi pencetakan berbasis cloud (komputasi awan) yang dirancang untuk menggantikan pengaturan server cetak lokal (on-premises) dan memberikan kemampuan manajemen pencetakan terpusat bagi pelanggan Microsoft 365.
Akar Masalah: Latensi Entra ID dan Kondisi Balapan
Setelah mengonfirmasi masalah tersebut pada hari Selasa (dilacak di bawah UP1287359), Microsoft menjelaskan bahwa pengguna yang terdampak mungkin akan melihat pesan kesalahan “Sharing Print Failed” secara berkala di portal Universal Print saat mencoba membuat pembagian printer dalam beberapa skenario tertentu.
“Beberapa pengguna yang mencoba membuat pembagian printer dengan opsi ‘Allow all users in my organization’ (Izinkan semua pengguna di organisasi saya) diaktifkan, atau dengan pengguna/grup tertentu yang dipilih pada layar pembuatan, akan terdampak,” urai Microsoft.
Perusahaan menemukan titik terang penyebabnya: “Kami telah mengisolasi perubahan kode pada Microsoft Graph API yang ternyata memicu kesalahan kode. Ini meningkatkan latensi replikasi direktori Entra ID dan mengekspos kondisi balapan (race condition) yang sudah ada sebelumnya dalam alur pembuatan pembagian Universal Print. Hal ini menyebabkan logika percobaan ulang gagal dan operasi berbagi tidak selesai seperti yang diharapkan.”
Meskipun Microsoft belum membagikan data mengenai wilayah mana saja atau berapa banyak pengguna yang terdampak, mereka telah menandai kasus ini sebagai Insiden. Label ini umumnya digunakan untuk mendeskripsikan masalah layanan kritis yang berdampak nyata pada pengguna.
Prosedur Mitigasi Sementara
Saat ini, Microsoft sedang dalam proses menyebarkan perubahan kode untuk memperbaiki bug tersebut. Sembari menunggu perbaikan permanen, Microsoft membagikan prosedur mitigasi untuk membantu pengguna menyiasati masalah ini:
- Buka portal Azure, navigasi ke Universal Print, lalu pilih Printers.
- Pilih printer yang ingin Anda bagikan.
- Klik opsi “Printer Share” (atau “Share Printer”).
- Masukkan nama pembagian.
- JANGAN centang opsi “Allow all users in my organization”. Biarkan opsi ini tidak tercentang.
- JANGAN memilih pengguna atau grup keamanan tertentu pada langkah ini.
- Klik “Share Printer”.
- Tunggu sekitar 30 detik agar pembagian sepenuhnya merambat di sistem.
- Kembali navigasi ke Universal Print, lalu pilih Printer Shares.
- Pilih pembagian yang baru saja Anda buat.
- Buka tab “Members” (atau “Access Control”).
- Tambahkan pengguna atau grup keamanan secara manual.
- Jika semua pengguna memerlukan akses, tambahkan grup keamanan berskala organisasi (misalnya, “All Company”) dari direktori Entra ID Anda.
Setelah menerapkan solusi sementara di atas, pengguna disarankan untuk menunggu 1 hingga 2 menit sebelum mencoba lagi jika pembuatan pembagian masih gagal.
Sebagai catatan, ini adalah rentetan pembaruan perbaikan terbaru dari Microsoft. Bulan lalu, perusahaan juga harus merilis pembaruan out-of-band (OOB) untuk memperbaiki masalah login akun Microsoft. Baru-baru ini, mereka juga membatalkan pembaruan layanan yang mencegah pengguna membuka klien desktop Microsoft Teams, serta merilis pembaruan darurat untuk mengatasi masalah Windows Server yang menyebabkan loop (siklus) restart pada pengontrol domain.
