Microsoft telah menggulirkan proses jalur cepat (fast-track) untuk membantu para pengembang mendapatkan kembali akses ke akun Program Perangkat Keras Windows (Windows Hardware Program) mereka yang baru-baru ini ditangguhkan. Langkah ini diambil menyusul banyaknya keluhan dari pengembang yang mengaku dikunci dari sistem tanpa peringatan apa pun.
Pekan lalu, perusahaan teknologi raksasa tersebut menangguhkan sejumlah akun Pengembang Perangkat Keras Windows yang digunakan untuk menerbitkan driver dan pembaruan untuk berbagai alat populer, seperti WireGuard, VeraCrypt, MemTest86, dan Windscribe. Penangguhan ini sontak melumpuhkan kemampuan pengembang untuk merilis build Windows baru dan patch keamanan, sehingga memicu kekhawatiran akan potensi keterlambatan dalam merespons kerentanan yang ada.
Kebingungan Pengembang vs. Alasan Keamanan
Pengembang VeraCrypt, Mounir Idrassi, menyatakan bahwa akunnya telah dihentikan tanpa peringatan dan ia tidak dapat menghubungi perwakilan dukungan manusia. Pengalaman serupa juga dilaporkan oleh pengelola WireGuard, Jason A. Donenfeld, serta beberapa pengembang lainnya yang merasa terkunci dan dihadapkan pada proses banding yang panjang dan tidak jelas.
Setelah gelombang protes meluas di platform X (sebelumnya Twitter), Wakil Presiden Microsoft, Scott Hanselman, angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa akun-akun tersebut ditangguhkan karena gagal menyelesaikan verifikasi identitas dalam Program Perangkat Keras Windows. Ia juga mengklaim bahwa perusahaan telah mengirimkan email pemberitahuan kepada para mitra mengenai persyaratan ini sejak Oktober 2025.
Verifikasi identitas ini diwajibkan oleh Microsoft mengingat Program Perangkat Keras memungkinkan pengembang untuk menandatangani dan mendistribusikan driver tingkat kernel (kernel-level drivers). Driver jenis ini berjalan dengan hak istimewa (privileges) yang sangat tinggi dan memiliki rekam jejak sering disalahgunakan oleh aktor ancaman dalam peretasan masa lalu. Kendati demikian, banyak pengembang bersikeras bahwa mereka tidak pernah menerima pemberitahuan apa pun sebelum akun mereka dibekukan.
Proses Pemulihan Jalur Cepat
Merespons kekacauan ini, Microsoft akhirnya memperkenalkan proses sementara untuk mempercepat pemulihan akun yang ditangguhkan.
“Kami telah mendengar masukan Anda. Kami menyadari bahwa beberapa mitra yang akunnya ditangguhkan pasca-Verifikasi Akun mengalami kesulitan untuk mendapatkan kembali akses ke Pusat Pengembang Perangkat Keras (HDC),” tulis Microsoft dalam pembaruan imbauan terbarunya. “Melindungi keamanan ekosistem Windows tetap menjadi prioritas tertinggi kami, dan kami menambahkan proses sementara untuk mempercepat pengalaman pemulihan bagi mitra yang mampu menyelesaikan persyaratan kepatuhan yang tertunda.”
Berdasarkan proses baru ini, pengembang diinstruksikan untuk segera membuka kasus dukungan (support case) melalui Program Perangkat Keras sebagai cara tercepat untuk memulihkan akun. Permintaan tersebut wajib menyertakan alasan bisnis yang jelas mengenai bagaimana akses ke Pusat Pengembang Perangkat Keras akan digunakan. Microsoft menegaskan bahwa meskipun akses telah dipulihkan, seluruh persyaratan kepatuhan yang tertunda tetap harus diselesaikan secara tuntas agar akses penuh dapat dikembalikan.
Selain itu, perusahaan juga memberikan panduan teknis untuk mengatasi masalah pada alur kerja dukungan:
- Mitra disarankan untuk memastikan bahwa mereka masuk (sign-in) dengan akun yang benar saat mengirimkan tiket.
- Terus gunakan perintah (prompt) pada asisten Copilot untuk membuat tiket jika bantuan otomatis mengalami kegagalan.
- Bagi mereka yang masih tidak dapat mengirimkan permintaan melalui saluran standar, Microsoft telah menyediakan kontak dukungan alternatif untuk membantu memulai prosesnya.
Hingga saat ini, Microsoft belum merinci sampai kapan proses percepatan ini akan diberlakukan. Oleh karena itu, para pengembang yang terdampak sangat disarankan untuk bertindak dengan cepat.
