Microsoft akhirnya merilis panduan resmi untuk mengatasi masalah akses drive C:\ yang sebelumnya dialami sejumlah pengguna laptop Samsung dengan Windows 11. Masalah ini diketahui menyebabkan berbagai gangguan serius, mulai dari tidak bisa membuka file hingga aplikasi gagal dijalankan.
Gangguan tersebut terutama terjadi pada perangkat Samsung Galaxy Book 4 dan beberapa desktop Samsung yang menjalankan Windows 11 versi 24H2 dan 25H2.
Penyebab: Aplikasi Samsung Galaxy Connect
Hasil investigasi bersama antara Microsoft dan Samsung mengungkap bahwa sumber masalah berasal dari aplikasi Samsung Galaxy Connect. Aplikasi ini digunakan untuk fitur seperti screen mirroring, berbagi file, dan transfer data antara perangkat Galaxy dan PC.
Akibat bug pada aplikasi tersebut, sistem mengalami kerusakan pada pengaturan izin (permission), sehingga pengguna kehilangan akses ke drive utama sistem.
Sebelumnya, Microsoft bahkan sempat menarik aplikasi ini dari Microsoft Store untuk mencegah dampak lebih luas, sebelum Samsung merilis versi terbaru yang telah diperbaiki.
Dampak yang Dirasakan Pengguna
Pengguna yang terdampak mengalami berbagai kendala, termasuk:
- Tidak dapat mengakses file di drive C:
- Gagal menjalankan aplikasi penting
- Kendala dalam tugas administratif
- Gagal meningkatkan hak akses (privilege escalation)
- Tidak bisa menghapus pembaruan atau mengumpulkan log sistem
Masalah ini juga memicu error perizinan yang cukup kompleks, sehingga tidak bisa diatasi dengan cara biasa.
Solusi Resmi: Proses Pemulihan 29 Langkah
Microsoft dan Samsung kini menyediakan panduan pemulihan yang cukup teknis, terdiri dari sekitar 29 langkah dan membutuhkan waktu hingga 15 menit.
Secara umum, proses perbaikan meliputi:
- Masuk menggunakan akun Administrator
- Menghapus aplikasi Samsung Galaxy Connect atau Samsung Continuity Service
- Mengizinkan Windows memperbaiki izin drive
- Menambahkan izin sementara
- Mengembalikan izin default Windows menggunakan file batch (.bat)
Setelah seluruh langkah selesai, sistem akan kembali ke kondisi normal, termasuk kepemilikan drive C: yang dikembalikan ke TrustedInstaller.
Data Pengguna Tetap Aman
Microsoft menegaskan bahwa proses perbaikan ini tidak akan mengakses atau mengubah file pribadi pengguna. Tujuan utama prosedur ini adalah memulihkan pengaturan keamanan default pada sistem Windows.
Jika setelah proses tersebut masalah masih terjadi, pengguna disarankan untuk menghubungi dukungan resmi Samsung dengan menyertakan keterangan terkait error akses drive C akibat Galaxy Connect.
Pembaruan Lain dari Microsoft
Dalam beberapa hari terakhir, Microsoft juga merilis sejumlah pembaruan darurat lainnya untuk Windows 11 Enterprise, termasuk perbaikan bug Bluetooth yang tidak muncul serta celah keamanan pada layanan Routing and Remote Access Service (RRAS).
Langkah-langkah ini menunjukkan upaya Microsoft dalam menjaga stabilitas dan keamanan sistem, khususnya di tengah meningkatnya kompleksitas integrasi perangkat dan layanan.
