Microsoft kembali merilis pembaruan darurat (out-of-band/OOB) untuk Windows 11 guna mengatasi masalah pada perangkat Bluetooth yang tidak muncul di sistem, meski sebenarnya sudah terhubung dan berfungsi normal.
Pembaruan ini ditujukan khusus untuk perangkat Windows 11 Enterprise yang menggunakan fitur hotpatch.
Perangkat Bluetooth Tidak Muncul di Sistem
Bug yang terjadi menyebabkan perangkat Bluetooth tidak terlihat di menu Settings maupun Quick Settings. Hal ini membuat pengguna seolah-olah perangkat tidak terhubung, padahal koneksi tetap berjalan normal.
Selain itu, masalah ini juga berdampak pada proses penambahan perangkat baru. Pengguna tidak dapat melihat daftar perangkat Bluetooth yang tersedia, sehingga gagal melakukan pairing.
Update KB5084897 Hadir Tanpa Perlu Restart
Untuk mengatasi masalah tersebut, Microsoft merilis pembaruan KB5084897 yang tersedia bagi Windows 11 versi 24H2 dan 25H2.
Salah satu keunggulan hotpatch ini adalah proses instalasi yang tidak memerlukan restart, sehingga tidak mengganggu aktivitas pengguna.
Microsoft menjelaskan bahwa pembaruan ini akan langsung terpasang secara otomatis pada sistem yang memenuhi syarat.
Berlaku Khusus untuk Sistem Hotpatch
Perlu dicatat bahwa pembaruan ini hanya berlaku untuk perangkat Enterprise yang menggunakan mekanisme hotpatch, bukan sistem Windows yang menerima pembaruan reguler.
Update ini juga mencakup berbagai perbaikan dan patch keamanan yang sebelumnya telah dirilis dalam pembaruan hotpatch Maret 2026.
Pembaruan Keamanan Tambahan
Sebelumnya, Microsoft juga merilis hotpatch lain (KB5084597) untuk memperbaiki tiga celah keamanan serius pada komponen Routing and Remote Access Service (RRAS).
Kerentanan tersebut berpotensi memungkinkan penyerang menjalankan kode berbahaya dari jarak jauh dengan memanfaatkan skenario tertentu dalam pengelolaan server.
Meski demikian, risiko ini hanya berlaku pada kondisi terbatas, khususnya pada perangkat Enterprise yang digunakan untuk manajemen server jarak jauh.
Teknologi Hotpatch Semakin Diandalkan
Microsoft menjelaskan bahwa mekanisme hotpatch memungkinkan pembaruan diterapkan langsung ke memori proses yang sedang berjalan tanpa harus me-restart sistem.
Pendekatan ini dinilai lebih efisien, terutama untuk lingkungan enterprise yang membutuhkan uptime tinggi dan minim gangguan operasional.
Dengan adanya pembaruan ini, Microsoft berharap masalah Bluetooth dapat segera teratasi tanpa mengganggu produktivitas pengguna.
