Microsoft Masih Berupaya Mengatasi Masalah Kilatan Putih di File Explorer Windows 11

Microsoft mengonfirmasi bahwa pihaknya masih terus bekerja untuk menyelesaikan sepenuhnya masalah yang menyebabkan munculnya kilatan layar putih terang saat pengguna membuka File Explorer pada sejumlah sistem Windows 11.

Masalah ini terutama terjadi ketika File Explorer dijalankan atau saat pengguna membuka tab baru. Dalam beberapa kasus, jendela File Explorer sempat menampilkan layar putih kosong sebelum konten file dan folder dimuat sepenuhnya.

Tim Windows Insider Program menjelaskan bahwa perbaikan terbaru telah dilakukan untuk mengurangi efek tersebut. Perbaikan ini mencakup penghapusan kilatan putih yang muncul ketika File Explorer diluncurkan dalam mode tampilan This PC, serta ketika pengguna mengubah ukuran elemen di dalam jendela File Explorer.

Masalah Sudah Dikenali Sejak Pembaruan Sebelumnya

Isu ini sebenarnya telah diakui Microsoft sejak Desember lalu. Saat itu perusahaan mengaitkan masalah tersebut dengan pembaruan opsional non-keamanan KB5070311.

Setelah pembaruan tersebut terpasang, sejumlah pengguna melaporkan gangguan saat membuka File Explorer dalam dark mode. Ketika dijalankan, jendela File Explorer akan menampilkan layar putih kosong sesaat sebelum daftar file dan folder ditampilkan.

Kini, Microsoft mulai menggulirkan perbaikan terbaru melalui versi pratinjau Windows 11 yang tersedia bagi peserta program Windows Insider.

Perbaikan Hadir di Build Preview Windows 11

Perbaikan bug ini mulai tersedia bagi pengguna Windows Insider yang menggunakan:

Dengan pembaruan ini, Microsoft berharap pengalaman membuka File Explorer menjadi lebih mulus tanpa gangguan visual yang mengganggu.

Fitur Baru Juga Ditambahkan ke File Explorer

Selain perbaikan bug, build pratinjau terbaru Windows 11 juga menghadirkan beberapa peningkatan fitur pada File Explorer.

Salah satu yang menarik adalah dukungan voice typing saat mengganti nama file. Pengguna kini dapat menekan kombinasi tombol Windows + H untuk menggunakan fitur pengetikan suara ketika melakukan proses rename file langsung di File Explorer.

Microsoft juga meningkatkan keandalan sistem ketika membuka atau mempratinjau file yang diunduh dari internet setelah proses unblocking, sehingga File Explorer dapat menampilkan pratinjau file dengan lebih stabil.

Upaya Peningkatan Performa File Explorer

Sejak November lalu, Microsoft juga mulai menguji fitur opsional yang memungkinkan File Explorer dimuat lebih awal di latar belakang. Tujuan fitur ini adalah meningkatkan performa serta mempercepat waktu peluncuran File Explorer ketika dibuka oleh pengguna.

Pada periode yang sama, perusahaan juga mengakui adanya masalah serius yang dapat menyebabkan beberapa komponen inti Windows mengalami crash pada perangkat yang menjalankan Windows 11 24H2 dan Windows 11 25H2 setelah pemasangan pembaruan kumulatif sejak Juli 2025.

Gangguan tersebut memengaruhi sejumlah komponen shell Windows seperti Explorer.exe, StartMenuExperienceHost, dan ShellHost.exe. Akibatnya, beberapa sistem hanya berfungsi sebagian karena menu navigasi dan elemen antarmuka tertentu tidak dapat ditampilkan dengan benar.

Microsoft menyatakan masih mengembangkan solusi permanen untuk masalah tersebut. Sementara itu, perusahaan juga menyediakan beberapa perintah PowerShell sebagai solusi sementara untuk mengatasi crash pada File Explorer, serta skrip logon khusus bagi administrator perusahaan yang mengelola instalasi sistem operasi non-persistent.

Exit mobile version